Lifestyle

Gas Air Mata Bahan Kimia Berbahaya Bagi Mata Kulit dan Pernapasan

Gas Air Mata Bahan Kimia Berbahaya Bagi Mata Kulit dan Pernapasan
Polisi melakukan ketertiban di Stadion Kanjuruhan, Malang (ANTARA FOTO)

AKURAT.CO, Tragedi memilukan di Stadion Kanjuruhan, Malang terjadi setelah laga klub sepak bila Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022) malam lalu.

Dalam laga itu tuan rumah Arema FC menelan kekalahan 2-3. Kekalahan itu menyebabkan beberapa suporter turun dan masuk ke lapangan. Petugas keamanan dari Polri dan TNI, menghalau para suporter yang masuk ke lapangan itu.

Lalu, aparat kepolisian kemudian meletupkan senjata gas air mata ke arah penonton. Akibatnya massa berlari menuju satu titik keluar.

baca juga:

Banyak suporter meninggal karena terinjak injak penonton yang berebut untuk keluar stadion, karena gas air mata.

Diketahui, gas air mata adalah salah satu bahan kimia yang umumnya digunakan oleh pihak keamanan untuk mengendalikan kerusuhan dan membubarkan massa. 

Dilansir dari laman Healthline, Senin, 3 Oktober 2022. Gas air mata bukanlah sebuah gas, melainkan bubuk bertekanan yang mampu menciptakan kabut saat ditembakkan.

Gas air mata pertama kali dikembangkan pada akhir 1920-an dan digunakan sebagai senjata kimia selama Perang Dunia I.

Dikutip dari laman resmi CDC (Centers for Disease Control), terdapat sejumlah bahan kimia yang biasanya digunakan dalam gas air mata, antara lain chloroacetophenone (CN), chlorobenzylidenemalononitrile(CS), chloropicrin (PS), bromobenzylcyanide (CA), dan dibenzoxazepine (CR).

Dalam efek jangka pendek, paparan gas air mata yang terkena manusia dapat menyebabkan mata perih, hidung berair, iritasi pada kulit, batuk, rasa tercekik pada tenggorokan, hingga sesak napas.

Bila gas air mata terpapar pada orang yang memiliki riwayat penyakit asma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), gas air mata dapat menyebabkan kematian akibat gagal napas. 

Hal tersebut bisa terjadi, jika gas air mata ditembakkan dengan dosis tinggi atau di ruangan tertutup.

Jika seseorang terpapar gas air mata, harus segera meninggalkan lokasi sumber ditembakkan gas air mata dan mencari udara segar. 

Setelah itu, segera lepaskan pakaian, basuh wajah dan seluruh tubuh dengan air bersih terutama pada mata yang perih terkena gas air mata, lalu dapatkan pertolongan medis sesegera mungkin.[]