Lifestyle

Perkuat Hubungan, Garuda Indonesia Jalin Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines (SIA) menandatangani MoU, salah satunya untuk mengoptimalkan potensi frequent flyer dan konektivitas


Perkuat Hubungan, Garuda Indonesia Jalin Kerja Sama dengan Singapore Airlines
Petugas Garuda Indonesia Maintenance Facilities (GMF AeroAsia) melakukan pemeriksaan pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Senin (30/7/2018). PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) merampungkan sekuritisasi pendapatan penerbangan rute Timur Tengah senilai Rp 2 triliun. Sekuritisasi tersebut dikemas dalam kontrak investasi kolektif efek beragun aset (KIK-EBA) yang terdiri atas kelas A sebesar Rp 1,8 triliun dan kelas B Rp 200 miliar. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Maskapai Garuda Indonesia dan Singapore Airlines (SIA) memperkuat hubungan baik yang telah terjalin selama ini dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU). Melalui kerja sama ini, Garuda Indonesia dan Singapore Airlines sepakat untuk mengoptimalkan potensi penyelarasan program frequent flyer, kegiatan pemasaran bersama, dan inisiatif untuk mempromosikan pariwisata di Indonesia. 

Penandatanganan tersebut dilaksanakan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra dan Chief Executive Officer Singapore Airlines, Goh Choon Phong, sekaligus bertepatan dengan momentum implementasi kebijakan peraturan bebas karantina Vaccinated Travel Lane (VTL/ Jalur Perjalanan Vaksinasi) antara Indonesia dan Singapura, yang akan diberlakukan mulai 29 November 2021 mendatang.

Kedua maskapai ini juga berkomitmen untuk mengoptimalkan peluang pertumbuhan baru di segmen angkutan udara, serta kerjasama dalam kegiatan pemeliharaan, perbaikan dan overhaul armada.

Selain itu, Garuda Indonesia dan Singapore Airlines juga bersepakat untuk menjalin kerja sama pengembangan konektivitas penerbangan, dimana dimulai sejak 1 Oktober 2021 lalu.

Garuda Indonesia dapat menghubungkan pengguna jasa Singapore Airlines dari Singapura menuju Bali, Jakarta dan Surabaya. Sebaliknya, penumpang Garuda Indonesia juga dapat menikmati penerbangan ke London yang dilayani oleh Singapore Airlines. 

Lalu, Singapore Airlines juga akan memperluas jaringan penerbangan bagi penumpang Garuda Indonesia ke Mumbai, yang diharapkan akan mulai dapat dioperasikan pada 1 Januari 2022, setelah mendapatkan persetujuan dari otoritas India. 

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines juga menyepakati penjajakan pengembangan jaringan lainnya ke destinasi yang berada pada jaringan kedua maskapai, untuk mendukung peningkatan konektivitas udara ke Indonesia dan Singapura, serta kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya.

“Kedua maskapai membawa misi yang sama dalam kerja sama ini, yaitu mendukung penguatan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Singapura. Kami berkomitmen untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi dan pariwisata dengan ikut serta memastikan kesiapan infrastruktur transportasi udara, khususnya untuk mengantisipasi program Jalur Perjalanan Vaksinasi (VTL) antara Indonesia dan Singapura,” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra  melalui keterangan pers, dikutip pada Sabtu (27/11).

 “Kerja sama ini merupakan momentum penting bagi upaya pemulihan kinerja, dimana Garuda Indonesia berkesempatan menjadi maskapai penerbangan pertama di Indonesia yang dapat mendukung program perjalanan berbasis vaksinasi antara Indonesia dan Singapura yang salah satunya dilakukan melalui kerja sama dengan Singapore Airlines," jelas Irfan.