Lifestyle

Garuda Indonesia Akan Laksanakan Uji Coba Terbang dengan IATA Travel Pass

Garuda Indonesia akan melaksanakan uji coba penerapan (IATA) Travel Pass, pada tahap awal akan diterapkan pada penerbangan rute Jakarta - Haneda (Jepng)


Garuda Indonesia Akan Laksanakan Uji Coba Terbang dengan IATA Travel Pass
Petugas Garuda Indonesia Maintenance Facilities (GMF AeroAsia) melakukan pemeriksaan pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Senin (30/7/2018). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Maskapai penerbangan nasional, Garuda Indonesia, akan melaksanakan uji coba penerapan International Air Transport Association (IATA) Travel Pass, sebagai aplikasi autentikasi dokumen kredensial kesehatan untuk persyaratan perjalanan udara internasional. 

Uji coba penggunaan “IATA Travel Pass” tersebut akan dilaksanakan mulai 30 Agustus hingga 13 September 2021, dimana pada tahap awal akan diterapkan pada penerbangan GA874/GA875 rute Jakarta-Haneda pergi pulang (PP). 

Melalui uji coba ini, Garuda Indonesia menjadi maskapai pertama di Indonesia yang melakukan uji coba aplikasi IATA Travel Pass kepada pengguna jasa layanan udara, untuk mengelola dokumen kredensial kesehatan Covid-19 digital secara lebih mudah sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah di berbagai negara, khususnya bagi mereka yang akan melakukan perjalanan udara internasional.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, mengungkapkan bahwa menjadi sebuah kebanggaan tersendiri, Garuda menjadi maskapai pertama di Indonesia yang dipercaya untuk melaksanakan uji coba IATA Travel Pass. 

Sebab, baginya, uji coba ini memiliki arti penting dalam mempersiapkan maskapai dan industri penerbangan, ketika berbagai negara secara bertahap mulai melonggarkan pembatasan wilayah untuk turis mancanegara. 

“Kami memahami bahwa era kenormalan baru ini tentunya telah mengubah pola perjalanan masyarakat internasional. Uji coba IATA Travel Pass ini merupakan upaya kami dalam memberikan nilai tambah bagi para penumpang kami dengan menghadirkan kemudahan, rasa aman dan kenyamanan dalam melaksanakan perjalanan antarnegara melalui layanan yang lebih seamless, khususnya di masa adaptasi kebiasaan baru ini,” ujar Irfan melalui keterangan tertulisnya, pada Jumat, (27/8).

Irfan menambahkan, Kolaborasi bersama IATA juga merupakan bentuk nyata dukungan Garuda Indonesia, tidak hanya terhadap pemulihan ekonomi nasional, tetapi juga industri penerbangan global.

Kiranya uji coba aplikasi digital ini tidak hanya dapat memberikan kemudahan bagi para penumpang, namun juga, di saat yang bersamaan, dapat memberikan kepastian bagi negara tujuan terkait validitas dokumen kredensial kesehatan sesuai yang dipersyaratkan oleh otoritas setempat.

“Kami percaya uji coba IATA Travel Pass ini akan menjadi akselerator bagi upaya/langkah kami untuk mengintegrasikan pengelolaan dokumen perjalanan, termasuk sertifikat kesehatan, secara digital ke dalam aplikasi yang telah kami miliki, yaitu FlyGaruda,” katanya.

Menurut Irfan, Garuda Indonesia optimistis uji coba ini akan memenuhi harapan dan kebutuhan pengguna jasa, serta meningkatkan confidence masyarakat terhadap kualitas perjalanan udara, khususnya dengan kehadiran sistem verifikasi dokumen perjalanan yang terintegrasi. 

Sementara itu, IATA Travel Pass merupakan sebuah aplikasi berbasis digital yang memungkinkan penggunanya untuk menyimpan dan mengelola hasil sertifikasi tes atau vaksin Covid-19 dengan mudah dan aman.

Melalui IATA Travel Pass tersebut, para pengguna jasa penerbangan dapat mudah memperoleh informasi perihal persyaratan dokumen Covid-19 untuk destinasi tujuan di berbagai belahan dunia, termasuk informasi tentang lokasi laboratorium pengujian Covid-19 yang terakreditasi. 

IATA Travel Pass juga memungkinkan pengguna jasa penerbangan memiliki paspor digital, untuk mengelola dokumen perjalanan yang dibutuhkan.

Para pengguna jasa penerbangan dapat mengunduh aplikasi IATA Travel Pass secara mudah dan langsung pada perangkat seluler melalui iOS dan Google Play Store.

Selanjutnya, pada aplikasi tersebut, pengguna jasa dapat membuat akun dengan mengisi data diri digital dengan melampirkan foto dan paspor.  

Dengan memasukkan informasi rencana perjalanan ke aplikasi IATA Travel Pass, pengguna akan mendapatkan informasi lengkap perihal persyaratan dokumen Covid-19 yang berlaku di destinasi tujuan.

Lebih lanjut, pengguna memiliki kendali penuh atas informasi pribadi yang akan dicantumkan karena penyimpanan data dilakukan secara lokal pada ponsel, bukan pada database pusat manapun. Hal ini untuk meminimalisr kebocoran data.[]