Olahraga

Gara-Gara Yel-Yel Putin, Fenerbahce Dihukum UEFA

Keputusan ini menyusul aksi suporter Fenerbahce yang menyanyikan nama Putin ketika Vitaliy Buyalskyi merayakan gol yang dicetaknya, Juli lalu.


Gara-Gara Yel-Yel Putin, Fenerbahce Dihukum UEFA
Pertandingan antara Fenerbahce dan Dynamo Kyiv di Istanbul, Turki, Juli silam. (TWITTER)

AKURAT.CO, Konfederasi Sepakbola Eropa (UEFA) menjatuhkan sanksi terhadap Fenerbahce sehubungan dengan yel-yel suporter mereka yang menyebut nama Presiden Rusia, Vladimir Putin, dalam pertandingan menghadapi tim asal Ukraina, Dynamo Kyiv.

Sebagaimana dikabarkan BBC, UEFA menghukum klub asal Turki tersebut dengan denda sebesar 50 juta Euro (sekitar 761,3 miliar) dan penutupan sebagian tribun stadion pada pertandingan Eropa. Sanksi penutupan sekurang-kurangnya 5.000 tempat duduk itu akan berlaku dua tahun ke depan.

“(Hukuman ini dijatuhkan) karena pelemparan obyek dan menyampaikan pesan provokatif dan gerakan yang menyerang, termasuk nyanyian yang dilarang,” tulis UEFA dalam pernyataan resminya.

baca juga:

Keputusan ini menyusul aksi ribuan suporter Fenerbahce yang menyanyikan nama Putin ketika pemain Kyiv, Vitaliy Buyalskyi, merayakan gol yang dicetaknya di kualifikasi Liga Champions 2022-2023. Dalam pertandingan di kandang Fenerbahce di Istanbul, Turki, 27 Juli silam itu, wakil Ukraina menang 2-1.

Buyalskyi melakukan selebrasi dengan membentuk gerakan tangan seperti elang di hadapan pendukung Fenerbahce. Sebagian suporter Fenerbahce menganggap bahwa itu adalah tanda untuk menghormati tim rival terbesar mereka, Besiktas.

Insiden tersebut menimbulkan nuansa khusus sehubungan dengan krisis Rusia-Ukraina. Vladimir Putin diketahui sebagai sosok yang menggerakan serangan ke Ukraina yang sudah berlangsung sejak 24 Februari silam tersebut.

Adapun Fenerbahce mempertegas posisinya dengan menyatakan bahwa aksi sebagian suporter tersebut tidak mewakili mereka. “Kami, sekali lagi, mengingatkan publik terhadap posisi kami bahwa olahraga dan politik harus selalu dipisahkan satu sama lain,” tulis Fenerbahce dalam salah satu pernyataannya.

Pelatih Kyiv yang justru pernah menjadi Pelatih Tim Nasional Turki, Mircea Lucescu, menganggap bahwa yel-yel tersebut tak bisa diterima. Pria asal Rumania itu bahkan menolak datang ke konferensi pers akhir laga sebagai bentuk protes atas insiden yel-yel Putin.

“Saya tidak menyangka ada nyanyian seperti itu. Itu menyedihkan,” kata Lucescu.

Rusia sendiri sejauh ini telah dikucilkan oleh komunitas sepakbola internasional sehubungan invasi ke Ukraina. Yang paling mencolok adalah pencoretan Tim Nasional Rusia dari keikutsertaan Piala Dunia Qatar 2022 yang digelar November-Desember mendatang.[]