Tech

Gara-gara Jumlah Pengguna Melonjak, Iran Blokir Aplikasi Signal

Gara-gara Jumlah Pengguna Melonjak, Iran Blokir Aplikasi Signal
Signal (IT PRO)

AKURAT.CO, Signal menambahkan cara baru bagi pengguna yang diblokir terhubung ke platformnya, sebuah solusi bagi mereka yang berada di Iran. Saat ini, Iran tengah melakukan pemblokiran layanan Signal.  

Dilansir dari Slash Gear, Minggu (7/2) pada akhir Januari Signal menjadi sasaran pemerintah Iran dan ditempatkan di daftar blokir internetnya. Alasannya, aplikasi tersebut mengalami lonjakan unduhan di negara itu.

"Tidak dapat menghentikan pendaftaran, sensor [Iran] sekarang menghentikan semua lalu lintas Signal," kata perusahaan itu. “Orang Iran berhak mendapatkan privasi.  Kami belum menyerah."

baca juga:

“Sebagai solusi sementara untuk membantu orang-orang di Iran terhubung kembali, kami telah menambahkan dukungan di Signal untuk proxy TLS sederhana yang mudah disiapkan, dapat digunakan untuk melewati blokir jaringan, dan akan dengan aman mengarahkan lalu lintas ke Signal,” kata Signal.

Meski dengan proxy, prinsip inti Signal tetap ada.  Percakapan masih dienkripsi secara end-to-end, yang selalu menjadi kebanggaan besar platform. 

Signal mengandalkan pengguna lain untuk menyiapkan dan menjalankan proxy tersebut. Prosesnya sederhana, dan hanya memerlukan server dengan port 80 dan 443 yang tersedia, ditambah domain atau subdomain yang mengarah ke alamat IP server tersebut.  

“Proksi sangat ringan,” Signal menjelaskan. “VPS yang murah dan kecil dapat dengan mudah menangani ratusan pengguna secara bersamaan.”

Signal sendiri mengalami peningkatan jumlah pengguna secara setelah WhatsApp mengumkan persyaratan terbaru mengenai kebijakan privasi. Popularitas Signal melonjak setelah didukung oleh Elon Musk.

Azhar Ilyas

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu