Ekonomi

Gara-gara Ini, Harga Minyak Mentah Tak Berdaya!

kekhawatiran resesi global membebani pasar, bahkan ketika pasokan tetap ketat di tengah produksi OPEC yang lebih rendah


Gara-gara Ini, Harga Minyak Mentah Tak Berdaya!
Minyak mentah dunia (REUTERS)

AKURAT.CO, Harga minyak turun pada hari ini, memangkas kenaikan dari sesi sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan kekhawatiran resesi global membebani pasar, bahkan ketika pasokan tetap ketat di tengah produksi OPEC yang lebih rendah dan kerusuhan di Libya serta sanksi terhadap Rusia.

Melansir dari Reuters, Senin (4/7/2022), minyak mentah berjangka Brent untuk September turun 36 sen, atau 0,3 persen menjadi $ 111,27 per barel pada 0300 GMT, setelah melonjak 2,4 persen pada hari Jumat.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Agustus turun 34 sen, atau 0,3 persen menjadi $108,09 per barel, setelah naik 2,5 persen pada hari Jumat.

baca juga:

" Kekhawatiran resesi adalah faktor bearish utama yang telah membatasi lonjakan harga minyak. Kenaikan suku bunga dan penurunan kepercayaan konsumen telah merusak prospek permintaan bahan bakar, sementara data menunjukkan bahwa kapasitas kilang minyak AS telah meningkat," kata analis CMC Markets Tina Teng.

Selain itu, USD yang kuat juga melemahkan pasar komoditas secara luas, termasuk harga minyak mentah. 

Sentimen konsumen AS turun ke rekor terendah pada bulan Juni meskipun sedikit perbaikan dalam prospek inflasi, karena Federal Reserve mengatakan komitmennya untuk mengendalikan inflasi tanpa syarat dan meningkatnya kekhawatiran kenaikan suku bunga.

Kekhawatiran pasokan minyak masih tetap ada, mencegah penurunan harga yang lebih curam.

"Pasar energi tetap sarat dengan risiko pasokan spesifik yang membuat short menjadi pengalaman yang menegangkan," ucap analis komoditas Commonwealth Bank Tobin Gorey.

Sementara itu, output dari 10 anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada Juni turun 100.000 barel per hari (bph) menjadi 28,52 juta barel per hari, dari peningkatan yang dijanjikan sekitar 275.000 barel per hari.