Ekonomi

Gandeng PNM, Sandi Optimis Ekonomi Kreatif Ciptakan Banyak Lapangan Kerja

MenparEkraf Sandiaga mengaku optimis sinergitas dan kolaborasi bersama PNM Mekar dapat mendorong peningkatan ekonomi dan pembukaan lapangan pekerjaan.


Gandeng PNM, Sandi Optimis Ekonomi Kreatif  Ciptakan Banyak Lapangan Kerja
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menjadi pembicara usai disuntik dosis pertama vaksin COVID-19 produksi Sinovac Astra Zeneca di Sentra Vaksinasi Central Park dan Neo Soho Mall, Jakarta, Selasa (8/6/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno mengaku optimis sinergitas dan kolaborasi bersama Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekar Cirebon dapat mendorong peningkatan ekonomi dan pembukaan lapangan pekerjaan.

"Kita sinergikan pemasaran, karena beberapa produk ekonomi kreatif di sini bisa mendunia. Seperti di tempat-tempat lain setiap saya berkunjung ke PNM Mekar," ungkap Sandiaga Uno melalui keterangan tertulis yang didapat di Jakarta, Jumat (10/9/2021). 

"Saya sudah lapor ke Erick Thohir. Ini luar biasa pemberdayaan masyarakat, terutama keluarga yang dikomandoi emak-emak," tambahnya.

Ia menyebutkan PNM Mekar telah memiliki sebanyak 10,7 juta nasabah yang tersebar di seluruh Nusantara.

Mereka pun katanya telah menjadi bagian dari sistem ekonomi rakyat.

"Kolaborasi untuk membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya Dan kami lihat produk ekonomi kreatif semua memiliki kualitas. Yang bisa kita berikan nilai tambah melalui pendamping dan pemasaran," kata Sandiaga Uno.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga Uno meminta para turis ataupun tamu yang datang ke tempat pariwisata untuk belanja produk ekonomi kreatif di tempat pariwisata

"Harus jadi Rombongan Jadi Beli (Rojali), dan kalau beli harus Rogana (Rombongan Gak Boleh Nawar) karena membuat produk ekonomi kreatif itu sulit," tutur Sandiaga Uno.

Ke depannya Sandiaga Uno mengaku akan terus bersinergi untuk akses pembiayaan, baik dari keuangan maupun pendamping.