News

Gandeng Kementan, Anies Optimistis Zona Jakarta Tetap Hijau dan Aman dari PMK

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggandeng Kementan untuk menjamin agar pasokan bahan pangan dan hewan kurban ke Jakarta aman dan DKI tetap menjadi zona hijau PMK.


Gandeng Kementan, Anies Optimistis Zona Jakarta Tetap Hijau dan Aman dari PMK
Menteri Pertanian Yasin Limpo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Humas Pemprov DKI)

AKURAT.CO Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggandeng Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menjamin agar pasokan bahan pangan dan hewan kurban ke Jakarta aman dan DKI tetap menjadi zona hijau Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang saat ini menjadi wabah menakutkan bagi peternak.

Kolaborasi antara Kementan dan Pemprov DKI itu disebut Anies Baswedan penting untuk dilakukan. Sebab, akan ada sekitar 47 ribu ekor hewan diproyeksikan disembelih untuk kurban dan didistribusikan ke wilayah Jabodetabek.

Karenanya, menggandeng Kementan menjadi langkah strategis menjelang pelaksanaan Iduladha.

baca juga:

Anies memastikan bahwa seluruh hewan kurban yang masuk Jakarta telah melalui proses karantina untuk mendeteksi penyakit. 

"Saat ini yang sudah masuk di Jakarta 42 ribu ekor dan mereka semua menjalani prosedur karantina dan lain-lain. Sehingga insya Allah status di Jakarta tetap hijau dan aman dari PMK. Masih ada lima ribu ekor yang dalam perjalanan diprediksikan akan tuntas sebelum perayaan Iduladha," ujar Anies usai Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penyediaan Ternak Kurban dan Pangan Strategis di wilayah Jabodetabek, Senin (4/7/2022). 

Dukungan Kementan itu, kata Anies, patut diapresiasi. Sebab, segala kebutuhan pangan di Jakarta sekitar 95 persen dipasok dari luar daerah. Karenanya, urusan kepastian pasokan tersebut selalu menjadi fokus Pemprov DKI Jakarta. Dia mengatakan, adanya dukungan dari Pemerintahan Pusat selalu memberikan angin segar bagi warga, khususnya di Jakarta.

"Kita bisa lebih tenang, kondisi harga lebih stabil, dan kalau harga stabil maka inflasi terkendali. Bila inflasi di Jakarta terkendali dengan kontribusi Jakarta sekitar 18 persen dari GDP nasional, maka inflasi nasional pun akan ikut terkendali. Kalau inflasi terkendali itu artinya ibu rumah tangga tidak khawatir dengan harga-harga, karena harganya stabil dan kita berharap ini terus kita jalankan," ungkap Anies. 

Anies berharap dukungan serupa dari Kementan juga dirasakan daerah lain di Indonesia. Sehingga dengan begitu, upaya menjaga inflasi nasional tercapai. 

"Terima kasih pak Menteri dan seluruh jajaran atas komitmen dukungan ini. Kita berharap bila di Jakarta dapat dukungan, maka di daerah-daerah lain juga dapat dukungan. Insya Allah seluruh Indonesia kondisi inflasinya terkendali," jelas dia.

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan, pihaknya sebagai Pemerintah Pusat sudah selayaknya berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta demi kepentingan kebutuhan pangan masyarakat.

Ia berharap kerja sama ini terus diperkuat agar kepastian harga kebutuhan pokok di bidang pangan tetap stabil, serta harganya mampu dijangkau oleh masyarakat.

"Kita selalu terbuka sebagai supporting system terhadap kebutuhan pangan yang ada di berbagai daerah. Kita selalu menjaga pendistribusian bahan pangan agar tidak ada lonjakan harga," ujar Mentan. []