Lifestyle

Tak Perlu Cek HP, Bicarakan Saja!

Meragukan kesetiaan pasangan bisa membuatmu melakukan hal-hal "gila", termasuk memeriksa ponselnya terus-menerus. 


Tak Perlu Cek HP, Bicarakan Saja!
Ilustrasi memeriksa ponsel pasangan (theghanareport.com)

AKURAT.CO, Meragukan kesetiaan pasangan bisa membuatmu melakukan hal-hal "gila", termasuk memeriksa ponselnya terus-menerus. Kamu ingin membaca isi chat, membaca email, melihat telepon terakhir yang dilakukan pasangan.

Kamu mungkin menilai hal ini sebagai tindakan berjaga-jaga, agar pasangan tidak mengkhianatimu. Namun, apakah ini sehat untuk hubunganmu?

"Memeriksa ponsel pasangan tidak akan menyelesaikan masalah hubungan kamu," kata Mary Lamia, PhD, seorang psikolog klinis di California, dikutip AKURAT.CO pada Senin, (27/9/2021). 

Ketahuilah bahwa dorongan untuk memeriksa ponsel pasangan sebenarnya menggambarkan lebih banyak tentang dirimu daripada pasangan. Lamia mengungkapkan bahwa biasanya seseorang yang memeriksa ponsel pasangan punya rasa percaya diri yang rendah. Inilah yang membuatnya selalu membayangkan pasangan tertarik dengan orang lain.

Selain itu, kamu mungkin selalu merasa ditolak oleh pasangan, sehingga mencoba mencari tahu penyebabnya lewat ponselnya. 

"Seseorang mungkin memeriksa ponsel pasangan karena kebutuhan mereka merasa tidak terpenuhi oleh pasangannya, dan mereka mencoba memahami  penolakan yang mereka rasakan," jelasnya.

Alasan lainnya, kamu mungkin merasa trauma dengan hubungan di masa lalu. Kamu menjadi hipersensitif terhadap tindakan, pola komunikasi, atau perubahan jadwal pasangan.

"Kenangan emosional memainkan peran besar dalam cara kita merespons situasi saat ini. Memikirkan hubungan saat ini secara berlebihan, mengingat apa yang telah kamu alami di masa lalu, hanyalah cara di mana otak mencoba untuk mengingatkan kamu," kata Lamia. 

Lamia lantas menyarankan untuk mencari sumber keraguanmu, apakah itu benar-benar sesuai dengan apa yang kamu alami saat ini, atau itu hanya ketakutan yang terbawa dari masa lalu. Artinya, jika pasangan tidak melakukan hal-hal yang aneh, bisa jadi keraguanmu itu bersumber dari trauma masa lalumu saja.

Terlepas dari apapun sumber keraguanmu, jika kamu benar tidak bisa menghentikannya, komunikasikan dengan pasangan tentang perasaanmu alih-alih mengintip ponselnya. 

Mulailah dengan mengatakan, “Untuk beberapa alasan, saya meragukan kesetiaanmu, dan saya ingin membicarakannya dengan kamu.”

Dari sana, berkomunikasilah dengan jelas. Bicarakan dengan pasangan tentang apa yang kamu rasakan dan mengapa keraguan tersebut muncul di pikiranmu. Perhatikan bagaimana pasangan bereaksi terhadap kekhawatiran kamu.

"Percakapan ini akan, atau seharusnya, membantu kamu mempelajari sesuatu tentang diri sendiri dan pada akhirnya membuat ikatan kamu lebih kuat dengan pasangan," ucapnya. 

Jika pasangan menilai kekhawatiranmu sebagai hal yang konyol, merespons secara defensif, atau menolak untuk memberikan jaminan yang memadai, maka kamu harus memutuskan apakah ini karena karakternya memang tertutup, atau dia memang menyembunyikan sesuatu darimu.[]