Lifestyle

Gak Perlu Cumi-cumi dan Berlebihan, Yuk Ketahui Dampak Buruk Masturbasi

Masturbasi itu memuaskan, menyenangkan, aman dan memastikan keaktifan seksual


Gak Perlu Cumi-cumi dan Berlebihan, Yuk Ketahui Dampak Buruk Masturbasi
Ilustrasi masturbasi (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Beberapa waktu lalu warganet dihebohkan dengan testimoni seorang pria yang mengaku menikmati masturbasi menggunakan cumi-cumi. Dia bahkan menyebut pengalamannya masturbasi menggunakan cumi-cumi, mirip dengan penetrasi seksual.

Pengakuan pria ini sontak membuat warganet mengaku tidak ingin lagi mengonsumsi cumi-cumi.

Saat ini sudah banyak orang menganggap mastubasi sebagai praktik yang sehat dan normal. Ya, masturbasi itu memuaskan, menyenangkan, aman dan memastikan keaktifan seksual. Yang terpenting, masturbasi tidak boleh sampai memengaruhi kualitas hidupmu. Kendati demikian, masturbasi juga memiliki efek yang buruk apabila dilakukan secara berlebihan. 

Berikut AKURAT.CO uraikan beberapa efek buruk melakukan masturbasi secara berlebihan: 

Masturbasi bisa melukaimu

Masturbasi secara berlebihan bisa melukai kamu. Meskipun cederanya biasanya ringan seperti kulit lecet pada vagina dan penis, tapi dalam beberapa kasus tertentu masturbasi bisa menyebabkan penyakit Peyronie, yang berarti penumpukan plak di batang penis karena mengelus berlebihan. Jadi, jika tak ingin menyakiti diri sendiri, kamu harus membatasi frekuensi masturbasimu. 

Menimbulkan stres

Masturbasi secara berlebihan juga dapat memengaruhi kehidupan sosial kamu. Melakukannya terlalu sering dapat membuat kamu ogah keluar dari kamar. Hal ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mentalmu. Jika hal ini terjadi, disarankan agar kamu segera mencari bantuan medis karena hal ini tidak termasuk dalam perilaku seksual normal.

Memengaruhi kehidupan seks

Tidak diragukan lagi, masturbasi membantu kamu tetap aktif secara seksual. Tetapi jika kamu melakukannya secara berlebihan, itu dapat memengaruhi kehidupan seksualmu. Hal ini disebabkan kamu telah membuat otak kamu terbiasa dengan rangsangan saat melakukan masturbasi.

Saat kamu melakukan hubungan seks dengan pasangan, otak kamu akan kesulitan untuk menerima sentuhan pasangan sebagai rangsangan seksual. Sebab, otak kamu hanya mengingat rangsangan seksual yang kamu lakukan sendiri.

Menyebabkan infeksi

Jika menggunakan mainan seks atau benda lain untuk masturbasi, kamu harus menjaganya tetap bersih. Mainan atau benda yang tidak bersih dapat menyebabkan  infeksi dan berbahaya untuk kesehatanmu.

Bila diperhatikan, cumi-cumi adalah salah satu benda yang kurang aman dipakai untuk masturbasi. Sebab, bisa saja cumi-cumi tersebut mengandung bakteri berbahaya. 

Bisa kecanduan

Kecanduan masturbasi dapat merusak kesejahteraan hidupmu dalam jangka panjang. Secara khusus, apabila kamu kecanduan menggunakan cumi-cumi atau hewan lainnya untuk masturbasi, maka kamu rentan terkena zoophilia, yakni ketertarikan seksual terhadap binatang.