Lifestyle

Gak Hanya Kapal Selam, Ini Jenis-jenis Pempek dan Resepnya

Pempek memiliki beragam jenis dan isian.


Gak Hanya Kapal Selam, Ini Jenis-jenis Pempek dan Resepnya
Pempek kapal selam Palembang (PEMPEKLINCE.COM)

AKURAT.CO, Sumatra Selatan dikenal memiliki banyak kuliner nikmat. Salah satunya adalah pempek. Rasanya yang nikmat dan gurih, membuat kuliner yang satu ini digemari oleh banyak orang.

Pempek  terbuat dari daging ikan yang dihaluskan, ditambahkan tepung kanji. Kedua bahan diaduk lalu dtambahkan telur, bawang putih, penyedap rasa, serta garam juga tercampur adonannya. Pempek umumnya dinikmati dengan kuah berwarna hitam, yang disebut warga Palembang sebagai cuko.

Cuko pempek asli Palembang memiliki konsistensi sedikit kental. Cita rasanya sedikit pedas dan asam. Cuko terbuat dari air yang direbus kemudian ditambahkan  gula, bawang putih, cabai, cuka putih, garam. 

Ikan adalah bahan baku utama olahan pempek. Awalnya, pempek dibuat dari ikan Belida. Namun, seiring berjalannya waktu ikan Belida semakin langka dan harganya pun mahal. Jadi, beberapa masyarakat memilih untuk menggunakan jenis ikan lainnya, seperti tenggiri, gabus dan kakap merah. Selain itu,  kamu pun dapat menggunakan ikan tongkol, tuna, bahkan ikan lele. Intinya, kamu bisa menggunakan ikan apa saja selama tekstur dagingnya lembut dan lengket. 

Ada beberapa jenis pempek, tergantung cara penyajian dan komposisi bahan atau isinya. Setiap jenis pempek memiliki ciri khas tersendiri. 

Kamu mungkin sudah familiar dengan pempek kapal selam, pempek lenjer, maupun lenggang. Namun, masih ada beberapa jenis pempek lain yang mungkin belum kamu ketahui. Apa saja? Simak rangkuman AKURAT.CO berikut ini, Sabtu (31/7/2021): 

Pempek lenjer

Dalam bahsa Palembang, lenjer memiliki arti panjang. Sesuai namanya, pempek lenjer mempunyai bentuk memanjang. Panjangnya kira-kira 15 sentimeter, dengan diameter sekitar 4 sentimeter. Kini, ukuran pempek lenjer sudah cukup bervariasi. 

Pempek lenjer kerap disebut sebagai ibu dari pempek karena masih menggunakan adonan dasar pempek dan bahan baku utamanya masih ikan. 

Jadi, bisa dikatakan bahwa jenis pempek lain adalah perpajuan lenjer dengan berbagai bahan tambahan lainnya. 

Pempek kapal selam

Bukan kapal selam, awalnya orang Palembang menyebutnya pempek telok besak.  Nama kapal selam sendiri sebenarnya berasal dari proses merebus pempek. Pempek akan tenggelam di dasar panci, kemudian akan mengapung saat matang.

Banyak yang bilang bentuk bulat dari pempek ini mirip dengan kapal selam. Bentuk bulat sendiri berasal dari isian telur ayam atau bebek utuh. 

Dibandingkan jenis lainnya, pempek kapal selam memang berukuran paling besar. Harganya juga cenderung lebih mahal dibandingkan jenis lainnya.

Pempek lenggang

Pempek lenggang memiliki bentuk kotak dan dibuat dengan cara dipanggang. Pempek lenggang terbuat dari adonan dasar pempek yang dicampur dengan telur bebek kemudian digoreng. Sekilas memang terlihat seperti telur dadar tapi ada isinya.

Di Palembang, adonan dibungkus dalam daun pisang berbentuk kotak lalu dipanggang hingga setengah matang. Diangkat terlebih dahulu untuk dicampur dicampur dengan telur, kemudian dipanggang hingga matang. 

Pempek tunu

Tunu berarti bakar dalam bahasa Palembang. Pempek Tunu berbentuk dua adonan pempek bulat pipih yang disatukan, kemudian dipanggang. Setelah matang, dibelah dan diisi sambal seperti cuko kental, kecap manis, dan cabai rawit tumbuk.

Pempek tahu

Sesuai namanya, sajian ini adalah perpaduan pempek dengan tahu. Tahu bukan sebagai isian, melainkan pembungkus pempek. Barulah nanti pempek bungkus tahu ini digoreng sampai matang.

Pempek pistel

Pempek pistel disebut juga pempek kates atau pepaya. Ya, isian pempek ini memang berupa tumis daun pepaya muda dengan bumbu bawang merah, bawang putih, merica, dan garam. 

Pempek pistel dibentuk seperti kue pastel. Adonannya sama dengan pempek lain, dan bisa direbus maupun digoreng. 

 Pempek keriting

Pempek Keriting, memiliki bentuk seperti mie keriting yang digulung sehingga menyerupai bola. Untuk proses pembuatannya sendiri, pempek keriting terbilang lebih rumit daripada jenis lain. Pempek keriting harus dibuat menggunakan pirikan. Bentuk  mirip saringan, tetapi punya pegangan pada kedua sisinya. Dapat juga digunakan untuk menghaluskan ikan untuk pempek maupun tekwan.

Pempek adaan

Pempek adaan disebut juga pempek bulat. Pempek adaan terbuat dari adonan dasar ditambah santan dan bawang. Ini membuat rasa pempek menjadi lebih gurih, lembut dan aromanya wangi. Cara membuat pempek ini bisa langsung digoreng tanpa direbus terlebih dahulu. 

Pempek kulit

Pempek kulit terbuat dari adonan pempek ditambah kulit ikan yang sudah dihancurkan.  Rasa pempek kulit senikmat pempek dengan bahan dasar daging ikan.

Itu adalah beberapa jenis pempek beserta isiannya. Jika kamu tertarik membuat pempek, berikut AKURAT.CO uraikan resepnya, Sabtu (31/7/2021): 

Bahan-bahan:

  • 1 kg tepung sagu
  • 1 kg daging ikan tenggiri (giling halus)
  • 250 ml air es
  • Air secukupnya
  • 1 sdt garam halus1
  • 1/2 sdt penyedap rasa
  • 1 sdt bawang putih bubuk 
  • Minyak goreng secukupnya

Bahan kuah:

  • 3/4 liter air bersih
  • 150 gr bawang putih (cincang halus)
  • 60 gr air asam jawa
  • 250 gr gula merah (sisir halus)
  • 1 sdm ebi kering bubuk
  • 100 gr cabe rawit (haluskan)

Cara membuat :

  1. Siapkan wadah berisi air es, lalu masukkan ikan. Aduk hingga tercampur rata.  
  2. Tambahkan garam, penyedap rasa. Aduk kembali sampai tercampur. 
  3. Masukkan tepung sedikit demi sedikit, uleni hingga adonan menjadi pas dan kalis.
  4. Ambil secukupnya adonan pempek, lalu bentuklah dengan sesuai dengan ukuran atau sesuai keinginan; panjang, bulat, atau pipih.
  5. Masukkan adonan pempek yang sudah selesai dibentuk kedalam air yang mendidih, tunggu hingga matang (mengapung), lalu angkat dan tiriskan.
  6. Siapkan wajan, panaskan minyak goreng, lalu goreng adonan pempek hingga matang, kulitnya berwarna kecokelatan.
  7. Angkat, lalu tiriskan. Pempek siap disajikan.

Cara membuat cuko:

  1. Siapkan wadah, lalu masukkan air, air asam jawa dan gula merah, rebus hingga mendidih.
  2. Masukkan cabe rawit, bawang putih, ebi dan garam. Aduk sampai tercampur merata. 
  3. Matikan api, dan cuko siap disajikan.