Lifestyle

Gak Boleh Sembarangan, Simak 7 Tips Menghangatkan Botol Susu Bayi

Pada saat memberikan ASI perah, susu formula atau susu sapi dengan botol kepada Si Kecil, Bunda perlu menghangatkannya terlebih dahulu.


Gak Boleh Sembarangan, Simak 7 Tips Menghangatkan Botol Susu Bayi
Ilustrasi - Tips memanaskan botol susu bayi (UNSPLASH/Lucy Wolski)

AKURAT.CO  Pada saat memberikan ASI perah, susu formula atau susu sapi dengan botol kepada Si Kecil, Bunda perlu menghangatkannya terlebih dahulu. Susu yang sedikit hangat membantu bayi tidur lebih nyenyak. 

Akan tetapi, menghangatkan botol susu Si Kecil tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Menghangatkan botol susu dengan benar penting untuk kebersihan dan menjaga semua nutrisi dalam susu tetap utuh.

Hindari suhu yang terlalu tinggi karena itu akan membunuh komponen susu sehingga tidak bergizi untuk bayi. Selain itu, suhu yang terlalu panas dapat melukai mulut bayi.  

baca juga:

Berikut 7 hal yang wajib Bunda perhatikan saat memanaskan botol bayi, Rabu (19/1/2022): 

Menghangat, bukan memanaskan

 Metode apa pun yang Bunda gunakan, jangan memanaskan botol. Cukup hangatkan secara perlahan hingga seseuai dengan suhu tubuh normal.

Jangan gunakan air mendidih

Sama seperti sebelumnya, hindari memanaskan botol susu, termasuk dengan air mendidih. Ingat,  suhu untuk botol bayi perlu dinaikkan secara bertahap dan tidak cepat. Memaparkan susu pada suhu tinggi akan merusak enzim dan nutrisi alaminya.

Jangan gunakan microwave

Hindari menghangatkan botol dalam microwave. Dalam microwave, susu dan botol menjadi hangat secara tidak merata yang dapat menyebabkan luka bakar pada mulut bayi. Selain itu, botol yang dihangatkan dalam microwave, terus memanas bahkan setelah dikeluarkan dari microwave. Ini akan meningkatkan suhu susu di dalam.

Matikan kompor

Bunda mungkin sering menghangatkan botol susu dalam air panas yang direbus di atas kompor gas. Ingatlah untuk mematikan kompor gas. Sebelum memasukkan botol susu ke dalamnya, biarkan air agak dingin ke suhu yang hangat, bukan panas.

Jangan masukkan botol susu ke dalam pemanas air di atas kompor. Ini akan menyebabkan pemanasan botol yang tidak merata.

Putar botolnya

Bunda dapat menggunakan metode apa pun untuk menghangatkan botol susu. Namun pastikan untuk memutar botolnya sebelum diberikan kepada Si Kecil. Hal ini bertujuan untuk mencampur susu jika pemanasannya tidak merata. 

Uji suhu

Selalu uji suhu susu sebelum memberi makan bayi. Ambil beberapa tetes susu di tangan untuk memeriksa apakah suhunya tepat. Jika terasa hangat, tunggu beberapa menit sebelum memberikan botol kepada bayi, Jika dingin, hangatkan lagi sedikit.

Jangan menggunakan kembali sisa susu 

Jangan memanaskan kembali dan memberi makan bayi sisa susu di dalam botol karena umumnya sudah mengandung bakteri. Jadi, selalu buang sisa susu dan cuci botol sebelum menggunakannya lagi. 

Tak hanya cara menghangatkannya saja, Bunda juga perlu memerhatikan jenis botol susu yang dibeli. Pastikan memberi makan Si Kecil dengan botol susu berkualitas tinggi. Botol yang terbuat dari plastik berkualitas rendah umumnya akan melepaskan sejumlah bahan kimia saat dipanaskan. Ini tentunya berbahaya untuk kesehatan Si Kecil. 

Selain itu, botol bayi juga wajib bebas BPA (bisphenol-A), atau bahan kimia mirip estrogen yang dapat menyebabkan masalah kesehatan.[]