Ekonomi

Gaikindo Minta Maaf Bagi Masyarakat yang Masih Antri Diskon PPnBM

(Gaikindo) sempat mengatakan minta maaf kepada masyarakat yang saat ini masih mengantri mendapatkan diskon PPnBM.


Gaikindo Minta Maaf Bagi Masyarakat yang Masih Antri Diskon PPnBM
Tampak suasana pameran otomotif bertaraf internasional Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE BSD City Tangerang, Kamis (18/7/2019). Pemeran tersebut menghadirkan beragam merk kendaraan yang di dominasi produk Jepang dan Eropa yang akan berlangsung pada 18 - 28 Juli 2019. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Animo masyarakat untuk memanfaatkan program diskon PPnBM begitu besar. Untuk itu Gabungan Industri Kendaraan bermotor Indonesia (Gaikindo) sempat mengatakan minta maaf kepada masyarakat yang saat ini masih mengantri mendapatkan diskon PPnBM.

"kami mohon maaf sampai saat ini masih terjadi antrian pemesanan kendaraan," kata Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi saat Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021, Tangerang, Kamis (11/11/2021).

Untuk itu ia mengatakan pihaknya akan memenuhi permintaan masyarakat sesegera mungkin bagi  yang ingin menikmati diskon PPnBM.

baca juga:

Pada kesempatan yang sama, mengatakan Gaikindo dengan dukungan pemerintah akan terus mendorong perbaikan pencapaian industri otomotif Indonesia. Salah satu dengan menyelenggarakan pameran GIIAS. 

Ia juga menyebut pameran GIIAS ini satu-satunya pameran otomotif di Indonesia yang mendapat dukungan dari asosiasi otomotif dunia. 

"GIIAS merupakan bagian dari rangkaian pameran otomotif dunia. Menjadi ajang yang memberikan informasi perkembangan industri otomotif di Indonesia bagi dunia," ujar Nangoi.

Nangoi juga mengatakan, GIIAS dapat menginspirasi publik dengan menghadirkan teknologi otomotif terkini. Dengan mengusung tema "Wheels to Move", GIIAS 2021 sebagai bukti bahwa industri otomotif di Indonesia akan terus bergerak maju bersama Gaikindo. 

Diwaktu yang sama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto, mengatakan pameran otomotif ini dapat  mendorong industri otomotif dengan multiplyer effect.

"Saya melihat ada beberapa launching kendaraan bermotor baru di arena GIIAS. Ada juga kendaraan bermotor battery vehicle (mobil listrik) yang diharapkan bisa membuat ekosistem supply chain daripada electric vehicle," kata Airlangga Hartarto.