Olahraga

Gagalkan Ambisi Djokovic, Medvedev Raih Gelar Grand Slam Perdana

Daniil Medvedev sukses meraih gelar turnamen Grand Slam Amerika Serikat (AS) Terbuka usai mengalahkan Novak Djokovic dengan skor cantik, 6-4, 6-4, dan 6-4.


Gagalkan Ambisi Djokovic, Medvedev Raih Gelar Grand Slam Perdana
Novak Djokovic dan Daniil Medvedev saat penyerahan trofi Amerika Serikat (AS) Terbuka 2021. (ATP Tour)

AKURAT.CO, Petenis nomor dua dunia, Daniil Medvedev sukses meraih gelar turnamen Grand Slam Amerika Serikat (AS) Terbuka usai mengalahkan Novak Djokovic dengan skor cantik, 6-4, 6-4, dan 6-4, pada Minggu (12/9) waktu setempat atau Senin (13/9) WIB.

Bagi Medvedev, ini menjadi gelar grand slam pertama usai tampil dalam tiga final turnamen mayor sepanjang karirnya. Sebelumnya, petenis berusia 25 tahun ini kalah dari Rafael Nadal di AS Terbuka 2019 dan Novak Djokovic di Australia Terbuka 2021.

Sementara bagi Djokovic, hasil ini membuat ia harus memupus mimpinya dalam-dalam. Petenis asal Serbia itu berambisi untuk menjadi petenis pertama dalam lebih dari setengah abad yang mampu meraih empat turnamen grand slam pada tahun yang sama.

Seperti diketahui, Djokovic sebelumnya sudah menggenggam trofi Wimbledon dan Prancis Terbuka, dan Australia Terbuka pada tahun ini.

"Pertama-tama saya ingin meminta maaf kepada para penggemar dan Novak (Djokovic). Kita semua tahu apa yang akan dia lakukan hari ini," kata Medvedev saat upacara penyerahan trofi, dikutip dari ATP Tour.

"Saya tidak pernah mengatakan ini kepada siapapun, tetapi saya akan mengatakannya sekarang. Bagi saya, Djokovic adalah pemain tenis terhebat dalam sejarah,” sambungnya.

Selain itu, Medvedev turut mengucapkan terima kasih kepada para penonton dan penggemar tenis yang telah mendukungnya selama ini. Meskipun, dia mengakui bahwa di partai final kali ini dukungan penonton lebih berpihak untuk Djokovic.

"Saya ingin berterima kasih kepada kalian. Hari ini mungkin kalian sedikit lebih beri dukungan untuk Novak, tapi itu bisa dimengerti. Sepanjang minggu kalian memberi saya banyak energi, mulai dari 2019, dulu sekali. Itu membantu saya sampai hari ini. Itu tidak mudah, tapi terima kasih banyak,” jelas petenis Rusia itu.

Sementara itu, Djokovic yang harus menelan pil pahit atas hasil ini, mengaku sudah menerima kekalahannya dan berterima kasih kepada para penonton. Sebab, dukungan dan kehadiran penggemar membuat pemilik 20 gelar Grand Slam ini merasa tetap senang walau kalah di final.

"Saya ingin mengatakan bahwa malam ini, meskipun saya belum memenangkan pertandingan, hati saya dipenuhi dengan kegembiraan dan saya adalah orang yang paling bahagia karena kalian membuat saya merasa sangat istimewa," kata Djokovic kepada penonton.

"Kalian menyentuh jiwaku. Aku tidak pernah merasa seperti ini di New York. Saya mencintai kalian. Terima kasih banyak atas dukungan dan semua yang telah kalian lakukan malam ini untukku. Aku mencintaimu dan sampai jumpa lagi,” tandasnya.

Sumber: ATP Tour