News

Gagal Seleksi TWK, Novel Baswedan Cs Diminta Berjiwa Besar

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan Cs diminta untuk berjiwa besar menerima kegagalan hasil Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).


Gagal Seleksi TWK, Novel Baswedan Cs Diminta Berjiwa Besar
Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) (AKURAT.CO/Bayu Primanda)

AKURAT.CO, Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan bersama 74 orang lainnya diminta berjiwa besar menerima kegagalan hasil Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) di lembaga itu. 

"Para pegawai yang tidak lulus harus berjiwa besar, karena ini perintah Undang Undang no 19 tahun 2019 yang sudah diuji di Mamamah Konstitusi (KPK)," ujar Guru Besar Hukum di Universitas Gajah Mada (UGM), Prof. Nur Hasan dalam keterangannya, Minggu (16/5/2021).

Permintaan itu menyusul langkah Novel Cs yang akan memperkarakan hasil TWK itu. Padahal, menurut Nur Hasan, KPK hanya menjalankan Undang-Undang yang berlaku. 

"Dalam UU nomor 19 tahun 2019 tentang KPK, disebutkan bahwa pegawai KPK adalah Aparatur Sipil Negara (ASN)," ujarnya.

Ketentuan itu kemudian diperkuat dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 41 tahun 2020 tentang pengalihan pegawai KPK menjadi ASN dan disebutkan syarat alih pegawai KPK menjadi ASN. 

Selain itu, diatur pula dalam peraturan komisi KPK nomor 1 tahun 2021 tentang mekanisme pengalihan pegawai KPK menjadi ASN sesuai UU nomor 5 tahun 2014 tentang ASN yang mengatur syarat-syarat menjadi ASN yang salah syarat adalah setia kepada Pancasila, UUD1945, NKRI dan pemerintah. 

"BKN yang melaksanakan TWK bagi pegawai KPK sebanyak 1.351 orang. Hasilnya lulus 1.274 orang dan tidak lulus 75 orang. Tapi mengapa sekarang  dipersoalkan dan materi TWK yang disalahkan. Sebab yang memenuhi syarat justru lebih banyak. Artinya alat ukur test wawasan kebangsaan tidak bermasalah. Materi test dibuat dan dilaksanakan oleh Lembaga Negara yang sah, BKN bersama Tim Assesment yang profesional," tuturnya.[]

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co