Olahraga

Gagal Raih Poin di Aragon, Quartararo Siap Menggila di Motegi

Quartararo saat ini hanya berjarak 10 poim dari Bagnaia yang mengekor diurutan kedua.


Gagal Raih Poin di Aragon, Quartararo Siap Menggila di Motegi
Pembalap andalan Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo.. (TWITTER/@YamahaMotoGP)

AKURAT.CO - Fabio Quartararo yang mengalami luka lecet setelah insiden lap pertama dengan Marc Marquez di MotoGP Aragon berharap mampu tampil maksimal jelang MotoGP Jelang akhir pekan ini di Sirkuit Motegi.

Ini adalah kali kedua bagi pimpinan kejuaraan MotoGP 2022 gagal mendapatkan poin, setelah yang pertama dialaminya saat tampil di MotGP Belanda di Sirkuit Assen pada 26 Juni lalu. Keunggulan Quartararo pada klasemen pebalap terpangkas dari 30 poin menjadi hanya 10 poin.

Pebalap Prancis itu saat ini berada di bawah tekanan kuat untuk bisa mengalahkan Francesco Bagnaia yang mengekor di posisi kedua, sesuatu yang belum pernah Quartararo dapatkan sejak sebelum liburan musim panas di Sachsenring.

baca juga:

"Saya (merasa) baik-baik saja. Hari ini saja menjalani (sesi) latihan pertama, dan itu baik-baik saja. Hanya (mengalami) lecet, sedikit menyakitkan, tapi saya pikir (berada di atas) motor tidak akan menjadi masalah besar," kata Quartararo dikutip Crash.net.

"Tentu saja, itu akan menjadi panas pada sesi pertama, tetapi saya pikir itu tidak akan menjadi masalah (dalam) mengendarai motor."

Pebalap berusia 23 tahun itu sebenarnya mampu tampil kompetitif disetiap seri, dia berharap hasil positif juga berhasil diraihnya saat turun di Motegi, walau seri ini sudah tiga tahun tidak digelar.

Quartararo telah memperlihatkan kemampuan balap yang menawan untuk melawan Bagnaia ketika pebalap Italia itu mengklaim empat kemenangan beruntun.

"Kami tampil kompetitif di setiap lintasan. Jika Anda melihat Red Bull Ring dan juga Aragon, kali ini saya memiliki kecepatan yang cukup kuat. Sayangnya, balapan saya berakhir cukup cepat," jelas Quartararo.

"Saya pikir dalam hal kecepatan, tidak ada lintasan di mana kami tidak cepat. Tapi, tentu saja, ada beberapa keadaan (yang sulit) seperti menyalip, tapi saya pikir lintasan ini cukup bagus. Saya sangat kuat di sini, dan tak sabar untuk kembali."

Berbicara tentang satu-satunya kunjungan sebelumnya di Motegi dengan mesin MotoGP, Quartararo hampir mengalahkan Marquez pada tahun 2019. Keduanya terlibat pertarungan panjang yang melibatkan Andrea Dovizioso yang akhirnya finis ketiga.[]