News

Gagal Jadi Peserta Pemilu, Partai Idaman Sebut Keputusan KPU Bagaikan Roh Hantu

Gagal Jadi Peserta Pemilu, Partai Idaman Sebut Keputusan KPU Bagaikan Roh Hantu
Sidang Mediasi Partai Idaman dengan KPU di Bawaslu (AKURAT.CO/Yudi Permana)

AKURAT.CO, Partai Idaman tidak lolos menjadi peserta pemilu 2019, berdasarkan proses tahapan pemilu yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sekjen DPP Partai Idaman, Ramdansyah mengibaratkan keputusan tersebut bagaikan roh hantu yang datangnya tiba-tiba entah dari mana.

Tak terima dengan keputusan tersebut, Partai Idaman melakukan gugatan ke Bawaslu. Namun mediasi yang dilakukan gagal mencapai titik temu sehingga persoalan ini dilanjutkan ke sidang ajudikasi.

"Hasil mediasi tadi tentu saja sudah disampaikan bahwa kami berlanjut ke ajudikasi. Jadi sangat ringkas karena setelah membaca pokok-pokok permohonan menyatakan bahwa keputusan rapat partai Idaman itu kami tetap pada sikap kami, dan KPU juga tetap pada sikapnya, maka lanjut ke ajudikasi," kata Ramdansyah di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Sabtu (24/2).

baca juga:

Menurut dia, seharusnya KPU tidak perlu melakukan verifikasi faktual berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 6 tahun tahun 2018. Ia pun menilai bahwa verifikasi yang dilakukan KPU saat ini berbeda dengan verifikasi pada saat menjelang pemilu 2014.

"Bahwa partai Idaman telah dilakukan verifikasi. Kami menganggap verifikasi yang dimaksud hari ini berbeda dengan dulu. Karena dalam PKPU nomor 11 tahun 2017 bahwa verifikasi adalah penelitian administrasi dan penelitian verifikasi faktual. Akan tetapi PKPU No 6 tahun 2018 ini kan sudah berubah. Jadi yang namanya berubah verifikasi, maka tidak lagi membutuhkan faktual," imbuhnya.

Kemudian dikatakannya, terkait dengan substansinya dalam verifikasi faktual telah berbeda antara dulu dengan sekarang. Sebelumnya, verifikasi dilakukan dengan random 10 persen, sementara saat ini hanya 5 persen.

"Artinya perubahan substansi ini tentunya saja berbeda sehingga kami menyatakan keberadaan kami ini sebenarnya harus ada payung hukumnya dalam PKPU nomor 6 tahun 2018. Jadi tidak boleh kemudian diabaikan dan ditinggalkan begitu saja. Dan tiba-tiba muncul bagaikan roh hantu pada 17 Februari 2018 muncul nama partai Idaman dinyatakan tidak lolos," ucapnya.

Sebelumnya diketahui, KPU menyatakan partai Idaman tidak lolos dalam proses verifikasi untuk ikut menjadi peserta di Pemilu 2019. Partai Idaman dinyatakan tidak lolos karena dianggap tidak memenuhi persyaratan dalam peraturan KPU. Hal tersebut berdasarkan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual yang dilakukan KPU.[]