Olahraga

Gagal Imbangi "Mind Game" Axelsen, Ginting Terhenti di Perempat Final

Viktor Axelsen kini punya rekor pertemuan 8-4 atas Anthony Sinisuka Ginting.

Gagal Imbangi
Pebulu tangkis tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting melakukan serangan balik kepada pebulu tangkis tunggal putra Tommy Sugiarto pada pertandingan East Ventures Indonesia Open 2022 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (14/6/2022). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Harapan Indonesia untuk mendapatkan gelar Indonesia Terbuka 2022 di sektor tunggal putra harus berakhir. Kenyataan pahit ini harus diterima setelah wakil terakhir Indonesia di nomor tersebut, Anthony Sinisuka Ginting, tunduk di perempat final di hadapan pebulutangkis ranking satu dunia asal Denmark, Viktor Axelsen.

Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (17/6), Anthony Ginting menyerah lewat pertandingan tiga set dengan skor 13-21, 21-19, dan 9-21. Pertarungan yang menyajikan permainan pikiran (mind game) antar kedua pebulutangkis elite dunia itu diselesaikan dengan durasi satu jam tujuh menit.

Ginting memulai pertandingan dengan cukup baik di mana ia sempat mempin 6-3. Namun, permainan taktikal yang dilancarkan oleh Axelsen membuat Ginting terlalu banyak melakukan kesalahan.

baca juga:

Axelsen memburu pada skor 6-6 dan setelah interval untuk keunggulan 11-8 wakil Denmark tak lagi terkejar oleh Ginting. Axelsen meraih lima angka beruntun untuk skor 19-11 sebelum Axelsen menutup pertandingan dengan skor 21-13.

Set kedua juga berlangsung tegang di mana Ginting sempat tertinggal 9-4 sebelum menyamakan kedudukan pada posisi 11-11. Pada fase ini Ginting bisa mengimbangi ritme permainan Axelsen dan sempat unggul 20-18 dan memaksakan pertarungan ke set ketiga setelah pukulan lawan keluar untuk skor 21-19.

Axelsen memainkan perang urat syaraf dengan berlari ke tepi lapangan sesaat setelah Ginting memastikan kemenangan di set kedua. Sikap tersebut ditunjukkan dengan perolehan angka yang dicapai Axelsen di awal set ketiga di mana ia langsung memimpin dengan skor 6-0.

Ginting tampaknya kembali berada dalam “kurungan” permainan Axelsen di mana sejumlah kesalahan disertai dengan beberapa pukulan yang terbuka bagi serangan lawan. Sebuah pukulan yang menyangkut di net membuat Axelsen memimpin di interval dengan 11-3.

Wakil Indonesia mendapat momen untuk mengejar ketertinggalan dengan sejumlah kesalahan Axelsen pada posisi 9-15. Namun, Axelsen kembali mendapatkan momennya setelah itu dengan sejumlah kesalahan Ginting dan menyelesaikan permainan dengan kemenanga 21-9.

Kemenangan ini membuat Axelsen mencatatkan delapan kemenangan dalam 12 pertemuan dengan Ginting. Sekaligus mengulang keberhasilan mengalahkan Ginting di semifinal Indonesia Masters, pekan lalu.[]