News

Gagal Dua Jalur Masuk, Ini 5 Fakta Albarr Qolby Mahasiswa Termuda FK UNAIR 2021

Ainun Albar Qolby Mecca menjadi mahasiswa baru termuda di Fakultas Kedokteran UNAIR tahun 2021.


Gagal Dua Jalur Masuk, Ini 5 Fakta  Albarr Qolby Mahasiswa Termuda FK UNAIR 2021
Albarr Qolby Mahasiswa Termuda FK UNAIR 2021 (fk.unair.ac.id)

AKURAT.CO, Seorang remaja berusia 15 tahun telah terdaftar sebagai mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran Universtas Airlangga tahun 2021 ini. Ia adalah Ainun Albar Qolby Mecca.

Dikenal sebagai sosok siswa cerdas, Albarr menjalani pendidikan menengahnya dengan mengikuti program akselerasi di SMA. Namun, ia juga sempat mengalami sejumlah tantangan demi mewujudkan cita-citanya untuk bisa bersekolah di Fakultas Kedokteran. 

Dilansir dari FK UNAIR, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta menarik terkait Ainun Albar Qolby Mecca. 

1. Dikenal memiliki sejumlah prestasi

Sejak SMA, Albarr dikenal sebagai sosok penuh prestasi. Sejumlah olimpiade pernah dimenangkannya, mulai dari Juara 1 Olimpiade Kedokteran OPSILON 2021 hingga Medali Emas Olimpiade Kedokteran IYSC POSI 2021. Tak hanya itu, ia juga sempat menjadi Finalis MEDSPIN FK UNAIR Tahun 2021, Semifinalis BESC 2021, hingga peserta termuda di Lomba Kuis Kihajar. 

2. Tak lolos jalur SNMPTN

Dengan berbagai prestasi tersebut, banyak yang menyangka bahwa ia dapat melenggang dengan mudah di jalur SNMPTN. Prestasinya yang menonjol membuatnya masuk ke dalam daftar 50 siswa terbaik satu angkatan yang didaftarkan ke jalur SNMPTN dari sekolahnya. Namun ternyata, Albarr tidak lolos. 

3. Tak lolos SBMPTN

Kegagalan yang dialaminya di jalur SNMPTN tidak memengaruhi tekadnya yang telah bulat. Setelah hatinya kembali tertata, ia langsung melakukan sejumlah persiapan mulai dari belajar lebih giat hingga mengencangkan jalur langit dengan doa dan puasa. Namun, ia dihadapkan kembali dengan sebuah kenyataan pahit. Remaja asal Lamongan ini kembali tidak lolos jalur SBMPTN. 

4. Habiskan 6 buku UTBK sehari

Kegagalan keduanya membuat semangatnya runtuh. Ia sempat mengalami patah semangat. Beruntung, ia memiliki lingkungan yang selalu mendukungnya.

Keluarganya selalu berada di sampingnya termasuk sang kakak, Chaq El Chaq Zamzam Multazam yang ketika itu sedang menjalani coass di FK UNAIR. Hingga akhirnya, semangatnya kembali pulih dan belajar lebih keras lagi. Jika sebelumnya ia menghabiskan 4 buku soal UTBK, ketika itu ia bisa menghabiskan hingga 6 buku soal UTBK. 

5. Lolos jalur mandiri hingga ingin jadi spesialis orthopedi  

Belajar dengan lebih giat dan terus mengencangkan salat dan puasa, akhirnya Albarr menemui keberhasilannya. Ia lolos Jalur Mandiri dengan tes. Setelah resmi menjadi maba FK UNAIR, anak kedua dari tiga bersaudara ini kembali menyusun cita-citanya.

Albarr juga mengaku bahwa mimpinya ke depan adalah menjadi seorang spesialis Othopedi lulusan FK UNAIR. Pilihan tersebut juga terinspirasi dari sang paman yang juga memiliki kemampuan sama. 

Albarr memiliki sebuah prinsip bahwa bakat hanyalah 1 persen sedangkan 99 persen sisanya adalah kerja keras, seperti yang dinyatakan oleh Albert Einstein. []