Lifestyle

G20 Health Group Working Singgung Soal Resistensi Antimikroba

G20 AMR Pre-event Meeting yang mengambil topik tentang peran surveilan sebagai dasar utama pencegahan dan pengendalian AMR atau resistensi antimikroba.


G20 Health Group Working Singgung Soal Resistensi Antimikroba
Ilustrasi obat antibiotik (THEHEALTHSITE.COM)

AKURAT.CO Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2020 menyatakan, masyarakat dunia saat ini sangat perlu mengubah cara mereka meresepkan dan menggunakan antibiotik, termasuk mengurangi penyebaran infeksi melalui vaksinasi, mencuci tangan dan mempraktikkan kebersihan makanan. WHO mencatat, resistensi antibiotik meningkat ke tingkat yang sangat tinggi di semua bagian dunia. 

Pada 29 Juni 2022 tadi malam, terdapat acara G20 AMR Pre-event Meeting yang mengambil topik tentang peran surveilan sebagai dasar utama pencegahan dan pengendalian AMR atau resistensi antimikroba. 

Seperti diketahui, surveilan atau surveilans Kesehatan adalah kegiatan pengamatan yang sistematis dan terus meneruskannya ke terhadap data dan informasi tentang kejadian penyakit atau masalah kesehatan, dan kondisi yang mempengaruhi terjadinya peningkatan dan penularan penyakit atau masalah kesehatan, salah satunya soal resistensi antimikroba.

baca juga:

Pertemuan ini merupakan persiapan dari acara puncak berupa “G20 AMR Side Event Meeting” yang akan diselenggarakan pada 24 Agustus 2022 di Bali, sehari sesudah pertemuan ke tiga dari G20 Health Working Group meeting. 

Diketahui, sudah dilakukan pertemuan pertama G20 Health Working Group meeting,  diikuti dengan side event tuberkulosis atau TBC.

Pertemuan “G20 AMR Pre-event Meeting” 29 Juni ini terbagi dalam dua sessi. Pertama adalah bagaimana berbagai sektor secara spesifik melakukan surveilans AMR, AMU (“antimicrobial usage”) dan AMC (“antimicrobial resistance control”), dan bagaimana kemungkinan mengintegrasikannya. 

Di akhir sesi ini, dibahas tentang kemungkinan target apa yang dapat dijadikan surveilan bersama, baik dalam bentuk pathogen yang spesifik, fenotipe resisten, petanda molekuler dan atau grup antimikrobial tertentu.

Pada sesi ke dua di bahas tentang bagaimana mengintegrasikan surveilan dalam cakupan “One Health”, kesehatan-satu bersama, baik dalam bentuk AMR, AMU dan AMC. 

Pada sesi ke dua, disampaikan pengalaman yang sudah dilakukan selama ini dalam bentuk  “Tricycle project”, “Regional networks ReLAVRA” di Amerika dan inisiatis baru di Asia dalam bentuk ASIARSNET.