Olahraga

Fury: Wilder Baru Bisa Bertarung setelah Sihirnya Saya Kembalikan

Tyson Fury merebut gelar juara dunia tinju kelas berat WBC dari Deontay Wilder pada Februari 2020.


Fury: Wilder Baru Bisa Bertarung setelah Sihirnya Saya Kembalikan
Petinju kelas berat asal Amerika Serikat, Deontay Wilder (kiri), usai mendapat pukulan dari Tyson Fury dalam pertarungan yang digelar di MGM Grand Arena, Las Vegas, Amerika Serikat. (REUTERS/Steve Marcus)

AKURAT.CO, Menjelang pertarungannya dengan Anthony Joshua, juara dunia tinju kelas berat WBC, Tyson Fury, justru membicarakan lawan yang dikalahkannya pada Februari tahun lalu, Deontay Wilder. Membayangkan Wilder menghadapi Joshua, Fury lebih menjagokan mantan lawannya tersebut.

Namun demikian, dengan gayanya yang khas, Fury mengatakan bahwa Wilder hanya bisa mengalahkan Joshua jika ia melepaskan “mojo” petinju yang dikalahkannya di Las Vegas, Amerika Serikat, Februari 2020 tersebut.

Sebagai informasi, mojo adalah istilah yang digunakan oleh kalangan kulit hitam di Amerika Serikat untuk menyebut keberuntungan atau kekuatan magis pada diri seseorang. Dan Fury mengklaim telah menyimpan mojo-nya Wilder setelah merebut gelar WBC dari petinju Amerika tersebut.

“Saya selalu bilang saya memilih Deontay Wilder menjatuhkan Anthony Joshua sejak awal, dalam satu atau dua ronde. Itu tergantung apakah saya mengembalikan mojo-nya Wilder, saya punya itu di dalam saku saya,” kata Fury sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.

Dikenal dengan ucapannya yang “antik” dan penuh dengan “kiasan”, Fury menggunakan istilah mojo dengan cukup baik jika melihat kembali pertarungannya dengan Wilder pada tahun lalu.

Pertarungan tersebut adalah yang kedua setelah laga pertama pada Desember 2018 di Los Angeles berakhir dengan hasil imbang. Pada pertarungan kedua, Wilder seakan tak bisa mengeluarkan kekuatan terbaiknya dan tumbang di ronde ketujuh sekaligus merupakan kekalahan pertama sepanjang kariernya.

Kekalahan itu sekaligus melepaskan sabuk gelar juara dunia WBC dari Wilder ke Fury. Seharusnya, mereka punya kontrak pertarungan ketiga namun kubu Fury menyatakan kesepakatan tersebut sudah kadaluarsa karena Wilder tak kunjung bergerak untuk mewujudkan trilogi.

“Jika saya memutuskan untuk mengembalikan mojo dan jiwanya Deontay, dia mungkin bisa bertarung lagi. Tetapi sebelum itu, saya punya pantatnya, jiwanya, mojo-nya, dan buah z***rnya di saku saya. Saya punya semuanya,” kata Fury.

Saat ini, Fury sedang dalam proses merampungkan kepastian lokasi dan waktu pertarungannya dengan Joshua untuk pertarungan perebutan gelar kelas berat WBC, WBO, WBA, IBF, dan IBO. Diperkirakan pada Juli atau Agustus mendatang dengan beberapa pilihan tempat seperti di Timur Tengah, Inggris, atau Amerika.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co