Olahraga

Fury vs Joshua: Ini Petinju yang Dijagokan Wilder

Fury vs Joshua: Ini Petinju yang Dijagokan Wilder
Dua petinju kelas berat, Deontay Wilder dan Tyson Fury, saat bertarung di Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu (22/2). (REUTERS/Steve Marcus)

AKURAT.CO - Pertarungan tinju kelas berat dunia antara Tyson Fury dan Anthony Joshua hampir saja terjadi pada Desember akhir tahun ini, tetapi tampaknya pertarungan tersebut gagal terlaksana. Namun, jika pertarungan itu benar terjadi, mantan pemilik sabuk WBC, Deontay Wilder memprediksi laga bakalan dimenangkan oleh Joshua.

Wilder yang pernah melakoni 3 pertarungan melawan Fury menyebut bahwa Joshua bisa memenangkan laga melawan petinju berjuluk Gipsy King tersebut asalkan ia bisa melatih aspek mental dari keahliannya.

"Saya bisa melihat Anthony Joshua mengalahkan Tyson Fury. saya tahu itu gila, beberapa orang juga berpikir seperti itu," kata Wilder kepada Fight Freaks Unite dikutip laman Mirror.co.uk.

baca juga:

"Tapi saya benar-benar bisa melihat Joshua memenangkan pertarungan itu. Saya pikir jika dia mengubah hal-hal tertentu secara mental, dia bisa kembali dan menebus dirinya lebih dari sebelumnya."

Sebelumnya Fury telah menawarkan Joshua pertarungan perebutan gelar juara dunia tinju kelas berat WBC menyusul kekalahan yang baru dialami petinju asal Inggris itu dari petinju Ukraina, Oleksandr Usyk pada Agustus silam.

Kontrak itu dikirim Fury kepada Joshua dengan tenggat waktu 10 hari yang akhirnya dilewatkan oleh Joshua. Fury membatalkan pertarungan, namun kembali mengusulkan tenggat waktu baru yang lagi-lagi dilewatkan oleh Joshua.

Hingga akhirnya pada pekan ini, kedua tim petarung tampaknya telah mengkonfirmasi bahwa pertarungan itu telah dibatalkan tanpa ada pembicaraan baru yang terjadi setelah Fury kehilangan kesabaran dengan negosiasi sebelum-sebelumnya.

Wilder sendiri telah tiga kali menghadapi Fury sepanjang kariernya, di mana pertarungan pertama berakhir dengan hasil imbang kontroversial, yang diyakini banyak orang seharusnya berakhir untuk kemenangan Fury.

Pertandingan ulang berakhir dengan kekalahan telak bagi Wilder, sebelum petinju Amerika Serikat itu memaksakan pertarungan ketiga dengan Fury, di mana hasilnya masih tetap sama dengan Wilder harus mencium kanvas pada ronde ke-11 meskipun mampu dua kali menjatuhkan Gipsy King.