Ekonomi

FSP BUMN Bersatu: Justru Resesi Akan Bagus untuk Perekonomian RI

FSP BUMN Bersatu: Justru Resesi Akan Bagus untuk Perekonomian RI
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono saat memaparkan materi dalam diskusi Dialektika Demokrasi diruang Pressroom, Nusantara III, Komplesk Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (11/10/2018). Diskusi ini mengambil tema (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Ketua Umum FSP BUMN Bersatu, Arief Poyuono mengatakan, resesi ekonomi yang akan dialami perekonomian Indonesia akibat dampak COVID-19 bukanlah hal yang buruk bagi masa depan perekonomian Indonesia. Justru resesi akan bagus untuk perekonomian.

Menurutnya, resesi baik untuk perekonomian nasional karena selama resesi akan terjadi seleksi lingkungan perekonomian sebuah negara di mana perusahaan yang dijalankan secara benar dan sehat akan bisa bertahan. Akan tetapi, perusahaan yang beroperasi tidak sehat akan berisiko.

"Sekarang harus mengurangi pengeluaran mereka dan menjadi sehat untuk bertahan hidup. Dengan demikian persaingan menjadi adil kembali dan ini akan menguntungkan perusahaan yang selama ini sudah beroperasi secara sehat dan efisien," katanya lewat keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (24/9/2020).

baca juga:

Dengan adanya resesi akibat dampak COVID-19, katanya, maka perusahaan-perusahaan akan berinvestasi dalam teknologi baru dan memperluas operasi mereka karena menjadi lebih murah. Perusahaan yang kuat sekarang dapat mengambil alih perusahaan yang dijalankan tidak sehat, yang mengambil risiko, dengan harga yang jauh lebih rendah seperti sebelumnya.

"Dengan cara tersebut, beberapa karyawan di perusahaan yang berisiko dapat terus bekerja dan berada di perusahaan yang lebih aman. Perusahaan yang sehat juga akan mendapat keuntungan dari kenyataan bahwa harga akan turun, misalnya biaya iklan akan turun, karena perusahaan yang tidak sehat harus mengurangi pengeluarannya. Oleh karena itu, perusahaan yang sehat akan tumbuh lebih jauh dan mampu menawarkan pekerjaan yang lebih aman bagi para pengangguran," jelasnya.

Alasan lain mengapa resesi baik untuk perekonomian adalah bahwa perusahaan yang beroperasi secara tidak efisien harus mengubah metode operasinya. Arief menerangkan, karyawan yang tidak melakukan pekerjaan dengan baik akan digantikan oleh karyawan yang lebih berkualitas.

Oleh karena itu, karyawan mulai berinvestasi pada diri mereka sendiri dengan melatih kembali diri mereka sendiri untuk pekerjaan mereka saat ini atau untuk pekerjaan yang sama sekali berbeda. Para pekerja akan melatih diri mereka kembali pada pekerjaan di pasar yang sedang berkembang, dan di kebanyakan pasar yang inovatif, karena di pasar ini ada masa depan sementara di pekerjaan lama mereka tidak ada.

"Ini berarti pasar inovatif yang berkembang ini akan memiliki akses ke karyawan yang lebih berkualitas yang akan menguntungkan perusahaan karena ada lebih banyak pengetahuan dan juga akan menguntungkan karyawan dalam jangka panjang karena masa depan karyawan akan lebih terjamin," ucapnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, selama resesi, masyarakat ekonomi menengah dan atas akan lebih irit dan akan menabung lebih banyak dibandingkan tahun-tahun di mana ada pertumbuhan ekonomi. Ini berdampak positif bahwa akan ada pengurangan hutang yang signifikan akibat kredit konsumtif dan lebih banyak uang tersedia untuk investasi. Ini berarti perbankan akan memiliki lebih banyak uang yang tersedia untuk investasi tetapi karena resesi mereka akan lebih berhati-hati untuk berinvestasi.

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu