News

Fraksi NasDem DPR RI Tolak Rencana Pemerintah Terapkan PPN Sembako

Penerimaan pajak masih bisa digenjot dengan cara selain menaikan tarifnya


Fraksi NasDem DPR RI Tolak Rencana Pemerintah Terapkan PPN Sembako
Wakil Ketua Fraksi NasDem DPR RI, Willy Aditya (Dpr.go.id)

AKURAT.CO, Wakil Ketua Fraksi NasDem DPR RI, Willy Aditya menilai, rencana Sri Mulyani menaikan tarif pajak akan menambah beban bagi masyarakat.

Apalagi, kebijakan itu diambil di tengah situasi yang belum normal justru akan berdampak negatif bagi ekonomi Indonesia keseluruhan.

“Fraksi NasDem menolak rencana usulan Menkeu soal kenaikan tarif pajak itu. Kami akan perjuangkan ini jika rencana  demikian benar-benar diusulkan ke DPR, dari awal kami tegaskan itu,” terang Willy kepada wartawan, Jumat (11/6/2021).

Anggota komisi XI DPR itu mengatakan, bahwa penerimaan pajak masih bisa digenjot dengan cara selain menaikan tarifnya.

“Harga komoditas di internasional juga sudah mulai membaik. Penerimaan dari sisi pabean juga menunjukan trend positif. Jadi pilihan menaikan tarif itu pilihan potong kompas semata,” ujarnya.

Dia menjelaskan perbaikan regulasi yang menjadi penopang untuk menaikan pendapatan dari pajak perlu dilakukan. Walau demikian regulasi yang dimaksud bukanlah menaikan tarif pajak. Melainkan regulasi untuk menaikan kepatuhan wajib pajak, kemudahan pemungutan dan laporan pajak, serta kecepatan pembayaran oleh para wajib pajak.

“Perbaikan regulasi itu untuk menaikan kepatuhan dan kemudahan menunaikan pajak. Sangat tidak bijak menaikan tarif pajak disaat masyarakat sedang berjuang keras untuk mempertahankan sumber dan nilai pendapatannya," ungkapnya.

"Nilai pendapatan makin berkurang jika dibarengi naiknya tarif pajak. Ini justru akan mengurangi belanja masyarakat,” sambungnya.

Menurut Willy Kementerian Keuangan perlu mengkaji lebih matang sumber-sumber pendapatan negara untuk pembiayaan APBN tanpa harus menaikan tarif pajak. Dari sisi produksi nasional, kemenkeu juga diminta untuk mencari jalan agar terus dapat dipacu.

“Menkeu duduk dan kerja sama lah dengan kementerian lain sehingga bisa juga meraup pendapatan dari upaya mendorong surplus perdagangan luar negeri dan usaha lainnya,” singgungnya.

Untuk itu dia berharap, Menteri Keuangan untuk memikirkan hal yang lebih strategis dan kreatif mengupayakan pendapatan negara. Sehingga tidak menambah beban masyarakat di masa sulit ini.

“Jangan naikan tarif pajak yang membebani masyarakat banyak yang justru menjadi basis dukungan bagi pemerintah,” pungkasnya.[]

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu