image
Login / Sign Up

FOTO ESAI Balada Pasar Malam Ibu Kota

Endra Prakoso

Image

Pekerja beraksi pada pertunjukan tong setan | AKURAT.CO/Endra Prakoso

Jakarta terkenal dengan kemegahannya. Selain sebagai pusat pemerintahan ibu kota negara Indonesia, kota ini juga menjadi pusat kegiatan bisnis. Maka banyak pihak, baik individu maupun kelompok memanfaatkan peluang tersebut tuk mengais rezeki yang didapat dari menghibur warga. Pasar Malam dengan berbagai wahananya adalah contohnya.

Suasana pasar malam menjelang malam hari. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Dewasa ini, pasar malam menjadi alternatif hiburan bagi masyarakat. Padahal banyak pesaing lainnya yang menyediakan wahana permainan lebih modern. Beberapa dari mereka tersebar diberbagai tempat mencoba untuk mengadu nasib. Misalnya di bagian utara Jakarta, atau ada juga yang berdekatan dengan pusat perbelanjaan di beberapa kota besar di Indonesia.

Oman mempersiapkan alat-alat sebelum mulai beroperasi. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Pekerja menjemur pakaian di sebuah wahana pada siang hari. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Dhyan Karya adalah salah satu vendor asal Semarang, Jawa Tengah yang menyuguhkan pasar malam dengan berbagai wahana permainan, seperti komidi putar, bianglala, kora-kora, tong setan, dan beberapa lainnya. Para pekerjanya pun berjumlah puluhan yang bergantung hidup dari hasil menghibur warga.

Salah satunya adalah Ega, ia merupakan pekerja berusia 17 tahun, termuda diantara yang lainnya. Namun pria asal Indramayu itu belum genap setahun bergabung. Ia merantau ke Jakarta karena diajak oleh sang kawan yang juga bekerja di ibu kota.

Petugas melayani pembelian tiket wahana. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Anak-anak didampingi orang tua saat bermain di wahana komidi putar. AKURAT.CO/Endra Prakoso

"Dulu temen saya di sini. Bapak saya juga, temennya pengendara roda gila itu", ucap Ega. "Jadi pas kebetulan lagi nganggur kan di rumah. Saya waktu itu juga udah nggak sekolah. Ya udah, saya ke sini aja dari pada di rumah," sambungnya sambil memainkan ponsel.

Pendapatan yang diperoleh para pekerja tak menentu. Mereka akan membagi rata total pendapatan dari berbagai wahana yang disuguhkan, terkecuali roda gila atau yang biasa disebut tong setan.

Warga antre untuk menaiki wahana niagara. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Penonton memberikan uang pada pertunjukan tong setan. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Ekspresi anak-anak menaiki wahana niagara. AKURAT.CO/Endra Prakoso

“Kalau pembagian upah ya dibagi rata, dikumpulin dulu gitu terus dibagi. Yang beda tong setan, kalau berapanya saya gak tau," ungkap salah satu pekerja.

Pada hari pertama pindah lokasi di Kawasan Kalisari 2, Jakarta Timur, mereka bisa meraup untung yang terbilang lumayan. Dalam satu hari, mereka bisa mengantongi uang sekitar Rp200 ribu. Ternyata itu belum seberapa dibanding saat mereka menggelar lapak di Kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Anak-anak menyaksikan persiapan tong setan. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Pekerja beristirahat pada malam hari di dalam arena tong setan. AKURAT.CO/Endra Prakoso

“Malam ini dapet 200 ribu, hari pertama nih. Waktu di Cilandak bisa dapet sekitar dua kali lipat. Karena disana tuh rame terus,” ujar Ega dengan semangatnya.

Bagi yang tak terbiasa, bekerja di pasar malam sungguh melelahkan. Mereka memulai persiapan sejak sore sekitar pukul 17.00 dan selesai pada 22.00 WIB. Untuk tidur pun, mereka berdampingan dengan barang-barang. Bahkan ada yang tidur di kotak loket yang berukuran 1,5 x 1 meter. Tak hanya itu, usai memutuskan akan berpindah lokasi, mereka juga harus membongkar pasang wahana.

Anak-anak bermain di Pasar Malam Dhyan Karya. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Arief, operator wahana niagara beristirahat saat jeda azan Magrib. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Orang tua menunggu anaknya di Pasar Malam Dhyan Karya. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Sejauh ini, para pekerja yang terlibat masih merasa nyaman dengan kondisi yang ada. Mereka juga dibebaskan untuk mudik ke kampung halaman masing-masing dengan tenggat waktu sepekan. "Kalau pulang kampung ya boleh. Tapi paling ya dikasih waktu paling lama seminggu," cerita Ega.

“Saya pernah pas pulang kampung ke Lampung, eh saya tiba-tiba disuruh nikah sama orang tua. Nikahnya sama biduan sana. Ya saya gak mau lah, saya pergi aja langsung kesini lagi. Padahal waktu itu cuma modal Rp300 ribu,” tukas Roy dengan raut wajah sedikit kesal yang berujung tertawa.

Ega (kanan), Anam (tengah), dan Dadung (belakang) beraksi di tong setan. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Suasana pasar malam tampak atas di pekan ketiga. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Namun di balik pekerjaan yang terkesan kasar, mereka pada umumnya merupakan pecinta hewan, terutama kucing. Dalam ruang lingkupnya, beberapa kucing pun dipelihara mereka. Tak jarang ketika menunggu pengguna jasa, para pekerja asik bermain dengan kucing. []

Foto dan teks: AKURAT.CO/Endra Prakoso

Editor: Abdul Aziz Prastowo

berita terkait

Image

News

Puluhan Pelanggar PSBB di Pasar Malam Jiung Kemayoran Disanksi

Image

Video

Wabah Corona

VIDEO Dampak Corona, Wahana Pasar Malam Tutup

Image

News

Wabah Corona

FOTO Dampak Wabah COVID-19, Wahana Pasar Malam di Depok Tutup

Image

News

Satpol PP Jakbar Bubarkan Pasar Malam di Cengkareng Timur

Image

News

Pasar Malam Sekaten Tahun ini Ditiadakan, Pedagang Terlanjur Berutang

Image

News

Pasar Malam Sekaten Disepakati Tiap 2 Tahun Sekali

Image

News

Tandu dan Alquran Milik Sri Sultan HB I Bakal Dipajang di Pameran Sekaten

Image

News

Tak Ada Pasar Malam di Perayaan Sekaten Besok, ini Penjelasan Keraton Yogyakarta

Image

News

Komidi Putar PRJ Ambruk, Disparbud DKI Akui Tak Lakukan Pengawasan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Tanggapi Pidato Jokowi, PKS: Bicara Saja Gampang, Implementasinya Susah

Mardani bilang jangankan lompatan besar, berjalan saja susah

Image
News

Jokowi: Mari Kita Bajak Momentum Krisis Untuk Lompatan Besar

Diharapkan 25 tahun ke depan, Indonesia bisa sejajar dengan negara-negara maju di dunia

Image
News

Apresiasi Pidato Jokowi, PAN: Presiden Sampaikan Langkah yang Dibutuhkan Masyarakat Pasca Pandemi

Hal ini penting untuk menghadapi virus corona yang masih mewabah di tanah air

Image
News

Jokowi: Jangan Ada yang Merasa Paling Pancasilais Sendiri

Rakyat Indonesia juga diminta tidak merasa paling benar

Image
News

5 Potret Gagah Jokowi Kenakan Baju Adat NTT di Sidang Tahunan MPR RI

Penampilan Jokowi jadi sorotan media

Image
News

'Move On' dari Bersatu, Mahathir Mohamad Bentuk Partai Baru Bernama Pejuang

Disebutkan pula bahwa partai Mahathir mengandung makna seperti namanya, yaitu 'pejuang atau petarung'

Image
News
DPR RI

Ketua DPR Ajak Masyarakat Aktif Berpartisipasi dalam Pilkada 2020

partai politik turut berperan aktif dalam memberi teladan ke masyarakat soal bagaimana berpolitik secara demokratis berdasarkan Pancasila.

Image
News

PAN Tunggu Pinangan Jokowi Pasca Dukung Gibran Maju di Pilwalkot Solo

Namun semua itu tergantung keputusan Jokowi dan koalisinya

Image
News
DPR RI

DPR Berharap Indonesia ke Depan Bisa Perkuat Pembangunan Industri Pangan Nasional

Menurutnya, produk hukum yang dihasilkan harus mampu mendukung tujuan bernegara dan membawa Indonesia Maju.

Image
News
DPR RI

Buruh-DPR Bentuk Tim Khusus, Baleg: 2.000 DIM RUU Cipta Kerja akan Dibahas

Baleg diundang mendengarkan hasil pemaparan tripartit.

terpopuler

  1. Viral Muslim Bantu Prosesi Pemakaman Tetangga Beda Agama, Warganet: Ini Indonesia

  2. Politikus PKS Beri Kritikan 'Pedas' ke Anies Baswedan

  3. Anggaran Pilkada Rp20 T, Rizal Ramli: Sebaiknya Dibelikan 30 Juta HP untuk Anak-anak Kurang Mampu

  4. Ahli Waris Gugat Dik Doank Rp5,5 Miliar Atas Kepemilikan 'Kandank Jurank Doank'

  5. Video Jerinx di Tahanan Viral, Kenakan Celana Pendek dan Tangan Terborgol

  6. Mengenal Pulau Kundur, Penghasil Durian Kelas Wahid yang Ditetapkan Zona Merah COVID-19

  7. Efek Dahsyat Berbakti Kepada Orang Tua

  8. Gaduh Beasiswa Veronica Koman, Stafsus Sri Mulyani: Penuhi Saja, Tanpa Perlu Playing Victim

  9. Hamil Barengan, 5 Potret Kompak Kakak Beradik Citra Kirana dan Erica Putri

  10. Pernah Jadi Tempat Nginap Barack Obama, Hotel Shangri-La Jakarta Mau Disegel Ada Apa?

Akurat Solusi-1

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Egy Massadiah

Doni Menengok Putaran Roda Zaman

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Tarian Sufistik Mengalun di Antara Agama

Image
Dr. Made Saihu

Dakwah sebagai Jalan Hidup

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Menimbang Qiraa’ah Mubadalah untuk Kesetaraan Gender

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Garuda PHK Karyawan Besar-besaran Karena Bisnis Limbung?

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Protokol Kesehatan Mutlak di Garuda Demi Keselamatan Penumpang

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Bukan Orang Airlines, Ternyata Begini Perasaan Irfan Setiaputra Selama Memimpin Garuda

Sosok

Image
News

5 Potret Gagah Jokowi Kenakan Baju Adat NTT di Sidang Tahunan MPR RI

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain