image
Login / Sign Up

FOTO ESAI Cap Go Meh dan Ritual Penghormatan Terhadap Dewa

Endra Prakoso

Image

Perayaan Cap Go Meh di Bogor Street Festival 2020, Bogor, Jawa Barat | AKURAT.CO/Endra Prakoso

Perayaan Tahun Baru Imlek tak lengkap rasanya jika tanpa diiringi dengan tradisi Cap Go Meh. Kebanyakan orang mengetahui istilah Cap Go Meh sebagai bentuk perayaan puncak dalam rangkaian Tahun Baru Imlek.

Menurut Arifin Himawan sebagai Ketua Panitia Pelaksana Bogor Street Festival 2020 saat ditemui di Wihara Dhanagun mengatakan bahwa Cap Go Meh merupakan perayaan setelah 15 hari sebagai puncak acara kegiatan Imlek. Dengan kata lain, kegiatan ini menjadi rangkaian penutup pergantian tahun.

Warga etnis Tionghoa beribadah saat perayaan Cap Go Meh. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Warga etnis Tionghoa saat menjalankan riual Tang Sin. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkien dan secara harafiah berarti hari kelima belas dari bulan pertama. Bila diartikan secara terpisah, Cap memiliki arti Sepuluh, Go adalah Lima, sedangkan Meh berarti Malam.

Dahulu kegiatan itu dilakukan secara tertutup untuk kalangan istana. Festival Cap Go Meh dilakukan pada malam hari dengan menyediakan banyak lampion dan aneka lampu warna-warni. Lampion adalah pertanda kesejahteraan hidup bagi seluruh anggota keluarga. Ketika pemerintahan Dinasti Han berakhir, barulah Cap Go Meh dikenal oleh masyarakat luas.

Anak-anak mengenakan atribut Barongsai saat menyaksikan Cap Go Meh. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Anak-anak mengenakan atribut naga saat menyaksikan Cap Go Meh. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Wihara Dhanagun yang berlokasi di Jalan Surya Kencana, Bogor, Jawa Barat pun ikut mengambil peran dalam menyelenggarakan Cap Go Meh 2020. Ini merupakan rutinitas tiap tahunnya sebagai tempat peribadatan masyarakat Tionghoa yang tertua di kotanya dengan perkiraan usia yang mencapai 300 tahun.

Pascaperayaan Imlek menuju Cap Go Meh, warga Tionghoa melaksanakan ritual, salah satunya adalah ritual Tangsin (tolak bala) yang diselenggarakan pada hari ke 14. Kegiatan itu bertujuan sebagai bentuk rasa syukur dan memohon perlindungan serta diberikan rezeki kepada para leluhur.

Suasana perayaan Cap Go Meh. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Warga etnis Tionghoa saat menjalankan riual Tang Sin. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Pada hari inti, petugas wihara silih berganti menerima tamu dari berbagai wihara lainnya beserta para patung Dewa yang dibawa oleh masing-masing rombongan perwakilan wihara di Jabodetabek. Arifin mengatakan kegiatan itu dilakukan sebagai tamu yang berkunjung, yang dimana para rupang (patung) akan dimasukan ke dalam altar yang telah disediakan petugas.

"Tadi kalo kita melihat ada Dewa-Dewi yang masuk ke dalam wihara, ini sebagai tamu. Lalu disambut oleh tuan rumah, kemudian rupangnya akan dibawa ke dalam menuju altarnya," ucap Arifin saat berada di pelataran wihara.

Warga etnis Tionghoa membawa rupang Dewa di wihara. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Warga etnis Tionghoa membawa rupang Dewa di wihara. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Etnis Tionghoa sangat mengagungkan Dewa-Dewi yang dipercaya mengisi setiap rupang yang dipajang di wihara. Bahkan sebelum digelarnya perayaan Imlek, warga keturunan itu melakukan ritual penyucian Kimsin (patung Dewa-Dewi). Dalam kepercayaan, ritual Kimsin atau memandikan rupang dilakukan setelah roh Dewa-Dewi diyakini pergi ke langit untuk melaporkan amal perbuatan manusia di bumi selama satu tahun.

Dalam kepercayaannya, masyarakat etnis Tinghoa mempercayai sejumlah Dewa, seperti Dewa yang dianggap leluhur, tokoh bangsa, berdasarkan legenda, dan masih banyak lagi. Arifin mengatakan sejumlah Dewa yang umumnya dikenal adalah Ma Kwan In, Kwan Kong, serta Hok Tek Ceng Sin terdapat di Wihara Dhanagun sebagai tuan rumah.

"Kalo disini ada Hok Tek Ceng Sin sebagi tuan rumannya, Ma Kwan In, lalu ada Kwan Kong. Jadi sebetulnya itu yang utama. Tetapi tidak menutup kemungkinan ada Dewa-Dewa lainnya,” ungkap Arifin.

Suasana perayaan Cap Go Meh. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Suasana perayaan Cap Go Meh. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Pada perayaan Cap Go Meh, Dewa-Dewi yang dikumpulkan dalam wihara pun ditandu dan dimasukkan ke dalam joli, yang berarti tandu tertutup untuk mengusung raja. Mereka mengarak dengan suka cita dengan rute yang sudah disepakati sebelumnya.

Warga umum pun bisa menyaksikan peribadatan dan persiapan menjelang acara utama. Hanya saja mereka tak boleh mengganggu agar tak merusak proses yang sedang berlangsung.

Warga menyaksikan perayaan Cap Go Meh. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Warga menyaksikan perayaan Cap Go Meh\. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Salah satu penonton yang hadir adalah Uki. Ia datang dari Depok untuk menyaksikan kemeriahan acara tersebut. 2020 ini adalah tahun keempat dirinya bersama keluarga menyambangi lokasi acara yang letaknya tak terlalu jauh dari Stasiun Bogor ini.

"Ini tahun keempat saya datang kesini bareng keluarga. Ya saya mau nonton kemeriahan ini. Jadi pengetahuan buat anak-anak juga karena nampilin banyak budaya di Indonesia," ucapnya sambil memakai payung di tengah teriknya panas matahari menjelang sore hari.

Warga etnis Tionghoa membawa rupang untuk ditandu. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan Cap Go Meh tak hanya menampilkan budaya dari daratan Tiongkok saja. Namun pihak panitia turut menyuguhkan budaya dari berbagai penjuru di Indonesia. []

Foto dan teks: AKURAT.CO/Endra Prakoso

Editor: Abdul Aziz Prastowo

berita terkait

Image

Ekonomi

Pengin Enjoy, Tiru Nih Filosofi Seni Bisnis dari Sun Tzu!

Image

News

FOTO Alihfungsi Area Pemakaman jadi Lapak Pedagang Hewan Kurban

Image

Ekonomi

Ramalan Shio Hari Ini, Monyet Hingga Ular Bakal Beruntung!

Image

Ekonomi

5 Acara Akbar Dunia Paling Rugi Imbas Pandemi COVID-19, Ada yang Capai Rp2 Kuadriliun!

Image

rahmah

5 Fakta Menarik Laksamana Zheng He, Penjelajah Muslim yang Konon Temukan Amerika Sebelum Columbus

Image

News

Diterjang Air Laut, Puluhan Makam Etnis Tionghoa di Aceh Barat Luluh Lantak

Image

Ekonomi

Kiat Jitu Agar Bisnis Musiman Mampu Terus Hasilkan Cuan!

Image

rahmah

Resep Kwetiau Goreng untuk Berbuka Puasa Hari Ini

Image

rahmah

Cara Memasak Tumis Capcai, Masakan Sehat dan Bergizi yang Cocok untuk Sahur

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Luminor Hotel Pecenongan Raih Traveller’s Choice Winner dari Tripadvisor

Pemenang penghargaan ini dihitung berdasarkan kualitas dan kuantitas jutaan ulasan, opini, dan penilaian yang dikumpulkan di Tripadvisor.

Image
Gaya Hidup

Aksi Bersih-bersih Destinasi Wisata Berlanjut ke Bangsasuci

Bangsasuci memiliki sungai yang bersih dengan kebun hijau dan Instagramable.

Image
Gaya Hidup

Food Stylist Ruby Perman Sulap Makanan Jadi Outfit Selebriti yang Ciamik

Bagaikan melukis di atas kanvas, penampilan para bintang dunia di atas piring ini begitu ciamik, Kamu gak akan tega memakannya.

Image
Gaya Hidup

Masih Ada Sisa Daging? Coba Dibuat Masakan Asam-asam yang Simpel dan Segar

Perpaduan gurihnya kaldu dari daging, aneka sayuran dan belimbing sayur membuat masakan yang satu ini sangat nikmat.

Image
Gaya Hidup

HUT Menkes Terawan, Netizen: HBD Pak, Semoga Cepet Nongol ke Publik

Alih-alih mendoakan, justru netizen menanyakan sosok Terawan yang dirasa hilang dari publik saat pandemi COVID-19

Image
Gaya Hidup

Sisca Soewitomo Gantung Panci, Isyaratkan Pamit dari Dunia Kuliner?

"Ini adalah waktu yang tepat untuk gantung panci." ujar Sisca

Image
Gaya Hidup

Murah, 5 Bahan Makanan Ini Bisa Tingkatkan Antibodi dan Lawan COVID-19

Pandemi COVID-19 belum usai. Yuk, konsumsi bahan makanan yang bisa meningkatkan antibodi.

Image
Gaya Hidup

Termasuk Basah-basahan, 3 Cara Mudah Ini Bisa Merangsang Wanita Lebih Cepat

Fantasi seks pada wanita bisa distimulasi, loh!

Image
Gaya Hidup
Kemenparekraf

Masamo, Kursus Masak Online Gratis Datang Lagi

Kamu akan diberikan modal berupa bahan baku yang disesuaikan dengan menu masak yang digunakan oleh chef

Image
Gaya Hidup

3 Hal yang Menggairahkan Wanita Bahkan Sebelum Sesi Bercinta

Perempuan lebih lama terangsang, tak secepat lelaki

terpopuler

  1. Tengkuzul Menggebu-gebu Tanya Kapan Indonesia Umumkan Krisis, Staf Menkeu: Sabar Sikit Ustadz!

  2. Bungkam Anji-Hadi Pranoto, Video Dokter Wisma Atlet Bikin Terenyuh

  3. Cerita Traveler Indonesia Pura-pura Jadi Pacar Demi Selamatkan Gadis Jepang dari Penguntit

  4. Kasih Kejutan Cake Sepatu Emas, Istri Immobile Tulis Pesan yang Bikin Haru

  5. Jadwal Lengkap Liga Champions dan Liga Europa, 5–9 Agustus 2020

  6. Popularitas Prabowo Subianto di Bursa Pilpres 2024 Hampir 100 Persen, Ahok Nomor 4

  7. Akhirnya, WHO Sukses Rampungkan Penyelidikan Awal Asal-Usul Corona di China

  8. Diseret ke Pidana, Kejagung Beberkan Bukti Jaksa Pinangki Terlibat Skandal Kasus Djoko Tjandra

  9. Mengenal Swinger, Penyimpangan Seks yang Dilakukan Bambang Arianto

  10. Berstatus Terpidana, Kabareskrim Tegaskan Djoko Tjandra Bisa Jadi Tersangka Lagi

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit  

Diskursus antara WHO dan Sains 'Vis a Vis Post-truth' Era Pandemi COVID-19

Image
DR TANTAN HERMANSAH

“Nyate” dan Perubahan Mikro Sosial

Image
Lasmardi Iswondo

Menjaga Kemabruran Haji

Image
Lasmardi Iswondo

Meraih Keutamaan Hari Tasyrik

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
News

Kisah Horor Kaesang di Istana, Awalnya Bikin Penasaran Endingnya Bikin Kesal Warganet

Image
Ekonomi

Ada yang Hartanya Tembus Rp19 T! Ini 7 Penulis Terkaya di Dunia

Image
Hiburan

5 Fakta Menarik Mendiang Ajip Rosidi, dari Sastrawan hingga Nikahi Artis Nani Wijaya