image
Login / Sign Up

Pelaku Human Trafficking Harus Didenda Selangit Biar Kapok: Mereka Tega Manfaatkan Kepolosan Korban

Herry Supriyatna

Menjual Orang

Image

Trilogi kejahatan, dari mulai jangan beri kesempatan hingga cegah pelaku agar tak memangsa korbannya | Dok: KPAI

AKURAT.CO * Ada sekitar 1,9 juta dari 4,5 juta orang Indonesia yang bekerja di luar negeri tanpa dokumen.
* Data UNICEF menyebutkan ada sekitar 100 ribu anak dan perempuan Indonesia yang menjadi korban perdagangan manusia setiap tahun. Tiga puluh persen dari jumlah itu, merupakan kasus eksploitasi seks komersial yang korbannya masih dibawah 18 tahun.
* Lemahnya penegakan hukum terhadap pelaku juga menjadi salah satu faktor penyebab tindak pidana perdagangan orang terus terjadi.

***

Orang yang rentan menjadi korban perdagangan orang adalah yang berasal dari keluarga miskin dan susah mencari pekerjaan.

baca juga:

Para perekrut dalam bisnis perdagangan orang biasanya menyasar daerah-daerah yang masuk kategori miskin.

Wakil Rektor Universitas Padjadjaran Keri Lestari mengatakan perdagangan manusia terjadi kalau ada pemindahan orang dengan ancaman. Orang dengan kondisi miskin dan susah cari kerja cenderung mudah diancam.

"Jadi kenapa diancam? Karena tidak berdaya. Kenapa tidak berdaya? Karena dia akan dieksploitasi. Ini tidak adil dan tidak benar tujuannya. Untuk apa dia diancam, diculik, dijual, kemudian dinikahkan paksa. Lalu jelas prostitusi ada kekerasan atau menjadi budak kerja paksa. Lebih bahaya lagi kalau terjadi penjualan organ. Jadi dengan demikian kenapa ini semua terjadi? Awalnya adalah dari kemiskinan dan terbatasnya kesempatan kerja," kata Keri di Jakarta baru-baru ini.

Itu sebabnya, korban mudah dipengaruhi dengan iming-iming pekerjaan maupun gaji yang besar.

Data dari Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia pada 2016 menyebutkan Indonesia menjadi salah satu negara asal utama dan tujuan transit bagi laki-laki, perempuan, dan anak-anak untuk menjadi pekerja paksa serta eksploitasi seksual.

Wakil Rektor UNPAD Keri Lestari. AKURAT.CO/Herry Supriyatna

"Ada sekitar 1,9 juta dari 4,5 juta orang Indonesia yang bekerja di luar negeri tanpa dokumen,” kata Keri.

Dengan tidak mempunyai dokumen izin tinggal, mereka tidak mendapatkan perlindungan dari pemerintah maupun dari perusahaan yang merekrut.

Data UNICEF menyebutkan ada sekitar 100 ribu anak dan perempuan Indonesia yang menjadi korban perdagangan manusia setiap tahun. Tiga puluh persen dari jumlah itu, merupakan kasus eksploitasi seks komersial yang korbannya masih dibawah 18 tahun.

"Kenapa 100 ribu perempuan? Karena memang penduduk Indonesia kan besar dan 30 persen perempuan yang menjadi pelacur di Indonesia ada di bawah 18 tahun. Sehingga kita tahu bahwa inilah yang menjadi korban perdagangan anak dan perempuan," kata dia.

Para pelaku perdagangan orang biasanya mengambil keuntungan dari ketidaktahuan maupun kepolosan korban tentang human trafficking.

"Definisi human trafficking yaitu, sesuatu jika ada unsur pemaksaan. Jika tidak ada unsur pemaksaan itu namanya suka sama suka. Atau jika tidak ada unsur pemaksaan maka itu adalah memang ingin. Namun mengapa mereka ingin? Itu yang menjadi pekerjaan rumah kita apakah karena sumber daya manusia yang kurang atau kesempatan yang tidak ada, atau pendampingan dan sosialisasi trafficking yang kurang sehingga terjadilah kejadian seperti itu (perdagangan manusia)" kata Keri.

Lemahnya penegakan hukum terhadap pelaku juga menjadi salah satu faktor penyebab tindak pidana perdagangan orang terus terjadi.

Keri yakin seandainya aparat pemerintah berani bertindak tegas pelaku, kasus perdagangan orang akan berkurang karena ada efek jera.

Ilustrasi. AKURAT.CO/Candra Nawa

"Namun ini tidak akan terjadi kalau tidak ada lemahnya penegakan hukum sehingga human trafficking terjadi terus-menerus. Terus kalau misalnya mau trafficking orang-orang yang melakukan diapain? Orang yang melakukan trafficking harusnya bayar denda setinggi-tingginya. Maka saya yakin orang itu akan kapok dan gak mau lagi melakukan human trafficking," kata Keri.

Universitas Padjadjaran hadir dengan berbagi pengetahuan tentang human trafficking dengan mengacu pada pusat riset perempuan dan perlindungan anak.

Pertama, penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya human trafficking. Kedua, memperluas lapangan pekerjaan dengan memberdayakan perempuan.

Ketiga, mendorong aparat penegak hukum meningkatkan kinerja. Keempat, Universitas Padjadjaran aktif memberikan edukasi.

"Kami di sini hadir dari Unpad untuk berbagi pengetahuan bagaimana caranya berbagi pengetahuan para perempuan saat ini, bukan hanya membutuhkan pengetahuan secara formal, tapi yang penting adalah perempuan secara pengetahuan informal," kata Keri.

Pengetahuan informal yang dimaksud yaitu cara melindungi diri agar terhindar dari pelecehan seksual dan perdagangan orang.

Agar perempuan terhindar dari jeratan perdagangan orang dan pelecehan seksual, mereka harus belajar menjadi pemimpin bagi diri sendiri. Kalau sudah bisa menjadi pemimpin bagi diri sendiri, kata Keri, akan mampu mengendalikan diri dan tidak gampang dipengaruhi iming-iming.

"Bagaimana dia harus berpenampilan layak, bagaimana dia agar dapat menunjukkan emosinya, dan bermanfaat untuk sekitarnya. Ya minimal untuk diri sendiri sehingga itulah pendidikan yang diperlukan, tidak hanya punya pendidikan formal namun juga harus informal," katanya.

Ilustrasi. AKURAT.CO/Candra Nawa

"Karena pelecehan tidak hanya terjadi di tempat-tempat dugem. Pelecehan biasanya juga terjadi di kampus, di tempat pendidikan, bisa juga terjadi di tempat ibadah. Karena perempuan tidak bisa melindungi dirinya. Bagaimana perempuan bisa melindungi dirinya, tentu saja itu yang harus diberikan pendampingan."

Pengetahuan lain yang harus diberikan kepada perempuan adalah kesehatan, misalnya soal reproduksi. Tujuannya agar mereka terhindar dari jebakan untuk ikut seks bebas.

"Akhirnya dia tidak mau berhubungan seksual dengan banyak orang, karena ruginya di perempuan. Maka dari itu, masalah-masalah seperti ini harus di edukasi pada perempuan, karena mungkin perempuan tidak tahu atau mungkin sedang dalam ancaman," kata dia.

Peningkatan sumber daya manusia, khususnya perempuan, harus terus dilakukan. Menurut Keri setiap perempuan Indonesia mempunyai impian dan cita-cita. Untuk mencapainya harus dengan cara-cara yang baik.

"Jangan sampai memanfaatkan dan melakukan segala cara. Itu yang harus disampaikan dari sejak pendidikan anak," kata dia. []

Baca juga:

Tulisan 1: Kami di Sana Bukan Dijadikan Istri, Tapi Diperbudak dan Disiksa: Kisah Korban Pengantin Pesanan

Tulisan 2: Banyak Korban Pengantin Pesanan di Cina Tak Bisa Berbuat Apa-apa, Selain Menunggu Bantuan

Tulisan 3: Mak Comblang Untung Besar dari Membodohi Orang Buat Dijadikan Pengantin Pesanan

Tulisan 4: Modus-modus Menjual Manusia, Waspadalah! Pengantin Pesanan Sedang Hangat-hangatnya

Tulisan 6: Sampai Pertengahan Tahun Ini, 4.906 Orang Indonesia Jadi Korban Mafia Perdagangan Manusia

Tulisan 7: Yohana: Jika Menteri Susi Tenggelamkan Kapal, Saya Juga Ingin Tenggelamkan Mafia Penjual Manusia

Tulisan 8: Interview Keira Shabrina: Buat yang Nikmati Human Trafficking, yang Paling Tepat Ya Hukuman Mati

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Menjual Orang

Interview Keira Shabrina: Buat yang Nikmati Human Trafficking, yang Paling Tepat Ya Hukuman Mati

Image

News

Menjual Orang

Yohana: Jika Menteri Susi Tenggelamkan Kapal, Saya Juga Ingin Tenggelamkan Mafia Penjual Manusia

Image

News

Menjual Orang

Sampai Pertengahan Tahun Ini, 4.906 Orang Indonesia Jadi Korban Mafia Perdagangan Manusia

Image

News

Menjual Orang

Modus-modus Menjual Manusia, Waspadalah! Pengantin Pesanan Sedang Hangat-hangatnya

Image

News

Menjual Orang

Mak Comblang Untung Besar dari Membodohi Orang Buat Dijadikan Pengantin Pesanan

Image

News

Menjual Orang

Banyak Korban Pengantin Pesanan di Cina Tak Bisa Berbuat Apa-apa, Selain Menunggu Bantuan

Image

News

Menjual Orang

Kami di Sana Bukan Dijadikan Istri, Tapi Diperbudak dan Disiksa: Kisah Korban Pengantin Pesanan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Antisipasi Dampak Asap, Puskesmas Tapanuli Tengah Bagikan Dua Ribu Masker

"Kalau kabut asapnya masih ada, ya kegiatan ini akan terus kita lakukan," katanya.

Image
News

Kabut Asap dan Pesawat Gagal Mendarat di Bandara Silangit

Di wilayah Sumatera Utara, terdeteksi ada enam titik panas (hotspot).

Image
News

Pagar Depan Lokasi Pencari Suaka Disegel

Spanduk penyegelan tersebut berasal dari orang tidak bertanggungjawab yang memasang tanpa izin

Image
News

Kuliah Terganggu Akibat Sengketa, Gedung STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Disegel Mahasiswa

Perkuliahan terganggu sebagai buntut persoalan gedung baru STAIN yang berstatus sengketa.

Image
News

Selvi Hamil Lagi, Gibran: Cowok atau Ceweknya Rahasia, Nanti Juga Tahu

"Alhamdulillah sehat semua, sudah jalan tujuh bulan lebih," ujarnya.

Image
News

KLHK Desak Perusahaan Siapkan Brigdalkarhutla

Selain itu, perusahaan juga wajib melakukan patroli rutin di area usaha mereka

Image
News

Menkominfo Sebut Kebocoran Data Lion Air Group Bukti Urgensi RUU PDP

Meski UU PDP belum ketok palu, bukan berarti pemerintah tidak merespons isu kebocoran data Lion Air Group

Image
News

Pengamat Kritisi Presiden Jokowi Pasca Revisi UU KPK

Jokowi kini berada dalam oligarki partai politik, yang orang-orangnya banyak diamankan KPK

Image
News

Sindikat Narkoba Internasional Manfaatkan Karhutla Riau Untuk Penyelundupan

Pengungkapan sindikat jaringan narkoba internasional ini dilakukan di Pekanbaru

Image
News

Kapolda Kalteng Sebut Pembakar Lahan Tega Kepada Masyarakat

Karena sekolah sampai diliburkan, kesehatan masyarakat terganggu, penerbangan terhambat dan aktivitas ekonomi masyarakat juga terganggu

trending topics

terpopuler

  1. Imam Nahrawi Jadi Tersangka, Rocky Gerung: Bong, Hidung Kalian Pasti Makin Panjang

  2. Tsamara: Pengen Marah dan Nangis Rasanya Baca Kayak Gini

  3. 5 Meme Kocak Di Maria yang Bikin Madridista Meringis

  4. 5 Pekerjaan dari Ajang Pencarian Bakat Ini Kian Hilang dari Dunia Hiburan Tanah Air

  5. Syamsuddin: Pengesahan Revisi UU MD3 dan KPK Benar-benar Bikin Negeri Ini Mundur 20 Tahun

  6. Pangdam XVIII/Kasuari: Saya Tidak Butuh Rekomendasi

  7. Imam Nahrawi TSK, Musni: Publik Apresiasi, Tapi Amat Prihatin Revisi UU Diduga Keras Buat Lemahkan KPK

  8. Bikin Madrid Loyo, 5 Meme Zidane Ini Malah Nambah Kasihan

  9. Cukur Real Madrid, PSG Pimpin Klasemen Grup A

  10. Soal Menteri Kabinet Kerja Periode Kedua, Tanri Abeng Yakin Jokowi Pilih Orang Terbaik

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan

kolom

Image
Ujang Komarudin

Gigitan Terakhir KPK

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Image
Abdul Aziz SR

Perempuan dan Jabatan Publik

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
Ekonomi

5 Sumber Kekayaan 'Crazy Rich Medan' Sukanto Tanoto, Minyak hingga Serat Tekstil

Image
News

Dari Presiden hingga Ulama, 5 Tokoh Tanah Air yang Masuk Daftar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

Image
News

Tanahnya Dipakai Jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Ini 5 Rekam Jejak Sukanto Tanoto