image
Login / Sign Up

Penyelundupan Gombal Bekas Impor, Polair: Mereka Sudah Tahu Posisi Petugas

Yudi Permana

Gombal Impor

Image

Direktur Polair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Lotharia Latif | Tribrata Polri

AKURAT.CO  Para penyelundup pakaian bekas impor bukanlah orang bodoh. Mereka sangat paham peta jalur laut, bahkan tahu cara aparat keamanan bekerja. Hal itu kemudian menjadi tantangan tersendiri bagi aparat keamanan.

Menyergap kapal penyelundup tidak mudah. Salah sedikit saja, dampaknya besar.

Lalu, bagaimana Kepolisian Perairan dan Udara bekerja tanpa terdeteksi?

baca juga:

Saya mewawancarai Direktur Korps Kepolisian Perairan dan Udara Badan Pemeliharaan Keamanan Polri Brigadir Jenderal Lotharia Latif di kantornya, Tanjung Priuk, Jakarta Utara, pada Jumat, 8 Maret 2019.

“Kami tidak melakukan penangkapan dengan cara berpatroli setiap hari di sejumlah perairan pulau Sumatera yang dilewati kapal kayu yang membawa barang pakaian bekas impor,” kata Latif.

Untuk lebih jelas bagaimana polisi menjalankan peran, berikut petikan wawancara dengan Latif.

Bagaimana tindakan kepolisian mengungkap kasus penyelundupan pakaian bekas?

Kami tidak melakukan penangkapan dengan cara berpatroli setiap hari di sejumlah perairan pulau Sumatera yang dilewati kapal kayu yang membawa barang pakaian bekas impor.
Kami mengungkap kasus penyelundupan pakaian bekas itu berdasarkan laporan atau informasi yang diterimanya. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan penyelidikan.

Jadi tindakan kepolisian dalam mengungkap kasus penyelundupan ballpress tidak ujug-ujug. Anggota kami melakukan penyelidikan. Mereka (para penyelundup) sudah mengetahui keberadaan petugas penjaga yang telah ditempatkan di titik-titik tertentu.

Caranya bagaimana?

Mereka, para penyelundup pakaian bekas itu telah mempelajari cara petugas kepolisian Polair dalam melakukan penangkapan tersebut.  Kita mendalami atau melakukan penyelidikan di tempat-tempat yang di curigai, barang-barang ballpress itu akan masuk ke tempat kita.

Kalau kita hanya patroli dan kemudian menemukan itu, sulit, karena mereka kucing-kucingan. Kalau diketahui ada aparat, mereka akan menghindar, atau mereka akan berpindah-pindah.

Mereka sudah mengetahui dari informan yang mereka punya, 'eh jangan lewat sana karena ada polisi.' Sehingga titik-titik atau tempat yang dijaga petugas tidak akan dilaluinya.
Kami juga menangkapnya juga harus hati-hati berdasarkan informasi dari petugas yang berjaga-jaga. Kami dapat informasi dari orang-orang yang selalu berjaga dan mempunyai informasi.

Lotharia Latif. Tribrata Polri

Jalur mana yang biasa dilewati kapal penyelundup?

Para penyelundup dalam melakukan aksinya melalui pelabuhan tikus yang ada di perairan Sumatera hingga kepulauan Kepri.  Mereka kan di beberapa tempat itu ada namanya pelabuhan tikus ya. Kita sistemnya menempatkan anggota yang ditaruh di beberapa tempat. Kalau disini mereka lolos, di tempat lain pasti dia mau nggak mau ketahuan juga, dan nggak bisa lolos.

Tapi namanya pelaku, dia pinter, karena sudah mempunyai jaringan juga. Jalur yang dilalui tersebut kebanyakan di wilayah barat. Kalau mereka dari Singapura atau Malaysia menuju NTT (Nusa Tenggara Timur), transportasi yang dikeluarkan terlalu banyak.

Kalau dari Malaysia atau Singapur, titik-titiknya biasa melalui Kepri, Riau, Sumatera ke utara, Jambi, itu saja. Kalau dia (ballpress) dibawa melalui wilayah NTT akan lebih jauh, karena memakan transportasi yang banyak. Kalau hanya melalui wilayah barat, itu lebih dekat.

Wilayah barat itu di perairan Pulau Sumatera?

Iya perairan Pulau Sumatera, tidak mungkin jalur lain atau Sulawesi. Pokoknya jalur-jalur yang perbatasan dengan Malaysia dan Singapura, itu pasti. Sepanjang jalur yang dilalui tersebut, terdapat pelabuhan tikus yang menjadi lokasi bersandar atau beristirahat, dan jumlahnya sangat banyak. Mereka sangat pintar dalam membawa kapal kayu untuk sampai ke pelabuhan tikus.

Pakaian bekas diimpor dari negara mana saja? Hasil penindakan seperti apa?

Karena penindakan tergantung jenis pakaian dan kondisi pakaian. Jadi mereka ini membawa pakaian bekas yang di datangkan atau dibawa dari Malaysia dan Singapura.
Mereka ketangkap, kemudian diamankan oleh anggota, lalu diserahkan ke petugas bea cukai yang menangani impor ilegal. Ada yang dimusnahkan ballpres tersebut.

Ini beberapakali (melakukan penangkapan), seperti di Sumatera Utara tahun 2017 sebanyak empat kali, di Riau tiga kali, di Jambi satu kali, dan di Kepri sebanyak 17 kali. Jadi yang bisa diselamatkan (diamankan) di sini banyak sekali.

Pakaian impor bekas di Pasar Senen. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Apakah mereka melawan?

Kalau dari kami karena memakai atribut (pakaian) yang jelas sebagai polisi, tidak ada perlawanan dari mereka. Kami kan sudah jelas pengamanan dari polisi. Selama ini belum pernah ada perlawanan (penyelundup) kepada petugas polisi. Saya nggak tahu kalau dari pihak Bea Cukai. Tapi dari tempat kami nggak pernah ada perlawanan.

Setelah penindakan apa yang selanjutnya apa yang dilakukan?

Sejumlah pelaku dan barang bukti pakaian bekas langsung dilimpahkan kepada bea cukai.  Kami setelah melakukan penangkapan, kami langsung limpahkan ke pihak bea cukai.

Berapa kerugian negara akibat impor ilegal pakaian bekas?

Iya itu yang ada dalam tabel datanya, mencapai miliaran rupiah.  Hasil penindakan itu tergantung bea cukai, apakah nanti dimusnahkan atau tidaknya, bisa ditanyakan ke teman-teman bea cukai.

Apa pendapat anda tentang pakaian bekas?

Pakaian bekas yang kini masih diperjualbelikan itu mengandung sumber penyakit, karena banyaknya bakteri-bakteri yang menempel.  Kondisi kalau pakaian bekas itu tidak menutup kemungkinan sumber penyakit. Namanya pakaian bekas, kalaupun itu bersih atau steril itu kita tidak tahu. Barang pakaian bekas ini merugikan negara, terutama dari sisi pajak, jadi kerugian negara sudah jelas.

Kemudian pakaian bekas membahayakan untuk kesehatan bagi yang memakai atau menggunakannya, walaupun harga itu murah, tapi untuk kesehatan tetap saja nanti setelah dipakai, menimbulkan penyakit. Jadi sudah menjadi tugas kepolisian perairan dalam menggagalkan penyelundupan pakaian bekas. 

Memang tugas polisi salah satunya seperti itu melakukan penindakan, bagaimana caranya barang pakaian itu tidak lolos. []

Baca juga:

Tulisan 1: Cerita dari Sebuah Pelabuhan hingga Pasar Pakaian Bekas

Tulisan 2: Gurihnya Bisnis Gombal Bekas Impor dari Mereka yang Ingin Kece

Tulisan 3: Genderang Perang Ditabuh Terus, Bisnis Gombal Bekas Impor Jalan Terus

Tulisan 4: Ribuan Bakteri Tak Begitu Menakutkan Asal Pakaian Tetap Keren

Tulisan 5: Perang Hadapi Pengawal Kapal Gombal Bekas Impor

Tulisan 6: Rute Gombal Bekas Impor sampai Pelabuhan Tikus, Siapa Pemainnya?

Tulisan 7: Di Balik Kecanduan Pakaian Bekas Impor

Tulisan 9: Kisah Baju You Can See Ketika Pertama Kali Diimpor 

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Gombal Impor

Kisah Baju You Can See Ketika Pertama Kali Diimpor ke Indonesia

Image

News

Gombal Impor

Di Balik Kecanduan Pakaian Bekas Impor

Image

News

Gombal Impor

Rute Gombal Bekas Impor sampai Pelabuhan Tikus, Siapa Pemainnya?

Image

News

Gombal Impor

Perang Hadapi Pengawal Kapal Gombal Bekas Impor di Tengah Laut

Image

News

Gombal Impor

Ribuan Bakteri Tak Begitu Menakutkan Asal Pakaian Tetap Keren

Image

News

Gombal Impor

Genderang Perang Ditabuh Terus, Bisnis Gombal Bekas Impor Jalan Terus

Image

News

Gombal Impor

Gurihnya Bisnis Gombal Bekas Impor dari Mereka yang Ingin Kece

Image

News

Gombal Impor

Cerita dari Sebuah Pelabuhan hingga Pasar Pakaian Bekas

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

30 Orang Pasien Positif Corona di Sumut

Data ini meningkat 13,2 persen dari hari sebelumnya berjumlah 26 orang.

Image
News
Wabah Corona

BPTJ Dinilai Tidak Perlu Terbitkan Surat Edaran Pembatasan Transportasi Umum Hingga Tol

Karena sekarang sudah ada PP Nomor 21 tahun 2020, di mana mekanismenya adalah harus ada penetapan terlebih dahulu dari Menteri Kesehatan.

Image
News
Wabah Corona

Guru Besar UGM Perkirakan Wabah Covid-19 Berakhir 29 Mei dengan Total 6.174 Orang Positif

Dari hasil analisis pandemi Covid-19 akan berakhir pada 29 Mei 2020 dengan minimum total penderita positif di sekitar 6.174 kasus.

Image
News

Beberapa Obat dan Metode Pengobatan yang Diajarkan Nabi Muhammad

Segala perkataan dan perbuatan dari Nabi Muhammad saw patut diteladani oleh setiap manusia.

Image
News

Sembilan Siswa Setukpa yang Diduga Suspect Corona Tengah Dirawat di RS Polri

Berawal dari siswa yang merasa demam kemudian dirujuk ke (RS Polri Said Sukanto) Kramat Jati. Awalnya satu (orang).

Image
News

6 Hewan Ini Tercatat dalam Sejarah Agama Islam, Ada yang Pernah Selamatkan Nabi Muhammad

Segala sesuatu yang diciptakan Allah ta'ala di muka bumi ini tidak ada yang sia-sia.

Image
News
Wabah Corona

144 Jamaah Masjid Kebon Jeruk yang Dikarantina Masih Dipantau Petugas Puskesmas

Ada lima jamaah yang memeriksakan kesehatan, tiga sakit ringan dengan keluhan pegal-pegal dan kesemutan.

Image
News

Cara Mengusir Mimpi Buruk dengan Doa Sesuai Hadis Nabi

Ketika tidur, kita tengah berada di alam bawah sadar

Image
News
Wabah Corona

Mulai Hari Ini WNA Dilarang Berkunjung ke Indonesia

Larangan itu berlaku untuk seluruh WNA dengan enam pengecualian, yakni orang asing pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap.

Image
News
Wabah Corona

66 Orang di Sulsel Positif Terjangkit Virus Corona

Jumlah 16 positif sampai hari ini berasal dari hasil pemeriksaan di dua sumber yakni laboratorium Balai Kesehatan Kemenkes (15 pasien).

terpopuler

  1. Mudik Dilarang, Tapi Operasi Bus AKAP yang Distop Anies Dibatalkan Luhut, Tengku: Ada yang Bisa Jelaskan Maksudnya Apa?

  2. Sumbangan Atasi Corona dari Warga Capai Rp80 M, Pemerintah: Akan Kami Pakai dengan Tepat dan Bertanggungjawab

  3. Kepala Terminal: Justru Semenjak Ada Tanggap Darurat Corona, Jumlah Penumpang di Terminal Kampung Rambutan Turun Terus

  4. Rustam: Barangkali Jokowi Ingin Ingatkan bahwa Dia Punya Kewenangan Menetapkan Darurat Sipil, Darurat Militer, Bahkan Darurat Perang

  5. Kabar Gembira, 81 Pasien Sembuh, Yurianto: Saya Ingatkan kepada Kita Semua, Kunci Sukses Tanggulangi Covid-19 Ada Pada Kita

  6. Ruhut: Tolong Dibaca Ya, Pak Jokowi Presiden RI yang Terbaik untuk Rakyatnya, Itu yang Utama

  7. Malaysia Terapkan Lockdown, Harga Kelapa Sawit Indonesia Meroket

  8. Kabar Gembira dari Pasien Positif Corona di Jakarta: Dokter Baru Saja Kasih Informasi Hasil Tes Swab Negatif dan Saya Sudah Bisa Pulang

  9. Pengamat Soroti Hubungan Pemprov DKI dan Pemerintah Pusat Soal Penanganan Covid-19

  10. Mahfud: yang Mau Karantina Sudah Ada Jalannya dengan Cara UU Indonesia Yaitu Pembatasan Sosial Berskala Besar

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Sebuah Harapan Pribadi: PERPPU Pemilihan Segera Terbit dan Opsi A Jadi Pilihan

Image
Achsanul Qosasi

Corona, Subsistensi dan Kredit

Image
Bisman Bhaktiar

Aspek Hukum Perpanjangan Pengusahaan Pertambangan Batubara PKP2B

Image
Abdul Aziz SR

Omnibus Law dan Kuasa Kaum Kapitalis

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

10 Potret Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam di Berbagai Kegiatan, Seru!

Image
News

Paman Idaman! 8 Potret Seru Aspri Menhan, Rizky Irmansyah saat Momong Keponakan

Image
News

Buka Puasa hingga Berolahraga, Potret Aktivitas 7 Politisi Tanah Air di Tengah WFH