image
Login / Sign Up
Image

Lutfiana Nadzroh

Pemerhati kebijakan publik dan ASN pada Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Kementerian Keuangan

Strategi Menggaungkan Perhelatan IMF-WB Annual Meeting

IMF-WB Annual Meeting

Image

Annual Meeting IMF-World Bank 2018 |

AKURAT.CO Pada 8-14 Oktober mendatang, perhatian dunia tertuju pada Indonesia, tuan rumah IMF-WBG Annual Meetings 2018. Pertemuan ini merupakan pertemuan pelaku utama sektor keuangan dengan jumlah peserta terbesar di dunia, yang diperkirakan lebih dari 15 ribu peserta dan mencapai sekitar 2000 pertemuan.

Pertemuan ini akan dihadiri oleh 22 kepala negara (setingkat kepala negara), 189 menteri keuangan, 189 gubernur bank sentral, akademisi terkemuka, lembaga internasional, CEO industri keuangan, investor, pers, observer, dan pemangku kepentingan lainnya.

Agenda yang akan dibahas dalam IMF-WBG AM 2018 meliputi perkembangan ekonomi dunia, pemanfaatan perkembangan teknologi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, pengentasan kemiskinan dan pengurangan kesenjangan, serta pertumbuhan sektor keuangan.

baca juga:

Selain itu, pemberdayaan perempuan, perpajakan, ekonomi syariah, investasi pada sektor energi dan infrastruktur, sumber daya manusia, pertanian, dan pariwisata. Lalu, ekonomi digital, gaya hidup, kesehatan, dan mitigasi perubahan iklim untuk mengatasi kesenjangan, serta isu-isu institusional pada IMF- World Bank.

Dunia Akui Eksistensi Ekonomidan Pesona Indonesia

Terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah IMF-WBG AM 2018 menunjukkan tingginya kepercayaan dunia internasional atas reputasi dan stabilitas ekonomi, politik, keamanan, serta kemajuan pembangunan Indonesia. Pengakuan dunia akan stabilitas ekonomi dan politik tidak terlepas dari capaian yang diraih Indonesia dan telah menunjukkan hasilnya.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II tahun 2018 mencapai 5,27%, tingkat kemiskinan turun menjadi 9,82%, dan peringkat kemudahan berbisnis naik dari peringkat 91 ke 72. Indonesia telah mendapatkan pengakuan dari semua lembaga pemeringkat (Moodys, Fitch, S&P, JCRA, dan Rating & Investment) yang menempatkan Indonesia ke dalam kelompok negara layak investasi (investment grade).

Selain itu, dunia telah mengakui keindahan pesona pariwisata Indonesia. Pemerintah telah mengembangkan sepuluh destinasi pariwisata “the 10 new Bali” meliputi Danau Toba, Belitung, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Borobudur, Gunung Bromo, Mandalika Lombok, Pulau Komodo, Taman Nasional Wakatobi, dan Morotai. Sekejap mata langsung terpikat akan pesona pariwisata Indonesia.

Lebih dari 15 ribu delegasi akan menetap di Bali setidaknya selama tujuh hari. Seminggu sebelum acara, diprediksikan para tamu sudah berdatangan. Usai acara, para tamu berpeluang singgah ke destinasi wisata di Bali dan sekitarnya. Pemerintah harus gencar mempromosikan pariwisata “the 10 new Bali” jika tidak ingin peluang ini disambar oleh negara tetangga seperti Singapura. Bukan tidak mungkin, para tamu akan singgah ke negara tetangga tersebut karena jarak Bali-Singapura tidak terlalu jauh. Mengingat tidak sedikit pula dari para peserta datang menggunakan private jet.

Promosi Publikasi

Begitu banyak manfaat yang akan didapat dari perhelatan IMF-WBG AM 2018, sehingga perlu strategi khusus agar event tersebut lebih membumi di seluruh lapisan masyarakat. Mengapa? Karena gema IMF-WBG AM 2018 kurang didengar gaungnya oleh masyarakat di luar.

Dalam hal ini, pemerintah harus lebih gencar dalam menggaungkan event akbar ini melalui berbagai kanal komunikasi yang dimiliki. Promosi publikasi melalui websitevideotron, publikasi flyer, brosur, dan media sosial agar lebih dioptimalkan. Pemerintah dan pemangku kepentingan terkait perlu bersinergi dalam menggaungkan bersama event akbar ini kepada masyarakat luas.

Memang jauh hari sebelum pertemuan ini digelar, pemerintah sebenarnya sudah menggaungkan IMF-WBG AM 2018 melalui program Voyage to Indonesia. Program tersebut adalah serangkaian kegiatan pemanasan menuju penyelenggaraan IMF-WBG AM 2018. Tema yang diusung yaitu Indonesia sebagai kekuatan ekonomi yang bereformasi, progresif, dan berdaya tahan yang mendukung tercapainya pemerataan yang berkesinambungan. Bentuk kegiatannya meliputi seminar, pameran, kegiatan kebudayaan dan kuliner, dan lain sebagainya.

Pertanyaannya, sudahkah program Voyage to Indonesia ini efektif untuk membangun dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan event akbar tersebut?

Promosi Media Sosial

Gema perhelatan akbar ini harus digaungkan juga lewat media sosial. Media sosial menjadi alat ampuh penyebarluasan informasi kepada khalayak luas. Selain itu, media sosial dapat berperan sebagai electronic word of mouth (e-WOM) terhadap hospitality dan keputusan berkunjung ke destinasi wisata yang tersebar di seluruh penjuru nusantara.

Dapat dibayangkan, apabila satu pengguna internet saja mengunggah potensi wisata di Indonesia, diikuti komentar dari pengguna internet yang lain akan pengalaman berwisata di Indonesia, kemudian diikuti unggahan potensi Indonesia lainnya maka gema Indonesia akan semakin terdengar di seluruh belahan dunia.

Sebagai evolusi komunikasi tradisional, electronic word of mouth (e-WOM) menjelma menjadi ajang promosi keunggulan Indonesia. Pemerintah dapat menyampaikan pesan kunci bahwa pertemuan ini akan berdampak besar bagi perekonomian Indonesia, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Strategi Engagement

Melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan YouTube dapat meningkatkan pengetahuan (knowledge), membangun kesadaran (awareness) masyarakat akan pentingnya perhelatan akbar tersebut bagi perekonomian Indonesia.

Dukungan masyarakat pun sangat diharapkan. Untuk itu, diperlukan strategi engagement dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat agar dapat menyaksikan gelaran IMF-WBG AM 2018 yang dikemas dalam bentuk 'nobar' alias 'nonton bareng' untuk pertemuan yang sifatnya open for public. Bukan tidak mungkin, program nobar ini dapat menjadi alternatif komunikasi yang murah oleh pemerintah untuk masyarakatnya.

Dengan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi, masyarakat dari sabang sampai merauke dapat merasakan dan menyaksikan secara langsung apa yang sedang dikerjakan pemerintah dalam perhelatan akbar di Pulau Dewata tersebut. Selain itu, masyarakat juga diberikan kesempatan yang sama untuk ikut berpartisipasi dalam pertemuan IMF-WBG AM 2018 tersebut.

Selain masyarakat, partisipasi seluruh pemangku kepentingan dalam event ini juga sangat dibutuhkan. Tidak lupa konten komunikasi penting untuk diperhatikan. Jangan sampai pemerintah keliru atau salah langkah dalam mengomunikasikan kepada publik.

Sebagai tuan rumah, Indonesia tentu tidak akan menyia-nyiakan momentum ini lepas begitu saja. Harapannya, IMF-WBG AM 2018 selain dapat menambah penerimaan devisa sekitar USD 100 juta, juga dapat menarik investor menanamkan modalnya ke Indonesia.

Pada akhirnya dapat memperluas lapangan kerja dan menurunkan angka kemiskinan sehingga masyarakat Indonesia dapat mencapai kesejahteraannya sesuai janji Republik kepada rakyatnya yaitu mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur.

Ditulis oleh: Lutfiana Nadzroh, pemerhati kebijakan publik dan ASN pada Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Kementerian Keuangan

*) Tulisan ini merupakan pendapat penulis pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi dimana penulis bekerja

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Rusia Jadi Negara yang Hampir Tak Memiliki Obligasi AS

Image

Ekonomi

Demi Peluang Investasi, 25 Perusahaan Belgia Terbang ke Zimbabwe

Image

Ekonomi

Anda Susah Menabung? Ini Tips-tipsnya

Image

Ekonomi

Setelah Bos IMF, Menkeu Prancis Batal ke Saudi

Image

Ekonomi

Persyaratan Investasi Pertanian Dipermudah dengan Sistem Layanan Satu Pintu

Image

News

Ini Modus Mantan Karyawan PT Reliance Securities Gelapkan Dana Nasabah Rp55 Miliar

Image

News

Mabes Polri Ungkap Kasus Penipuan dengan Modus Investasi Bodong

Image

News

KPK Pertajam Bukti Kasus Investasi Pertamina di Luar Negeri Era Karen

Image

Ekonomi

Mesir Tak Ragukan Investasi Jalur Sutra China

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

KKP Perkuat Kerja Sama dengan SKK Migas

KKP bersama SKK Migas telah bekerja sama guna membangun ketahanan energi melalui sinergi keamanan industri strategis nasional.

Image
Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi China Makin 'Seret' Akibat Perang Dagang

Perlambatan ekonomi China semakin terasa karena perang dagang dengan Amerika Serikat semakin memburuk.

Image
Ekonomi

Ekonom ERIA Optimis Ada Perbaikan Sistem Manajemen BPJS

Ekonom senior Economic Research Institute for Asean and East Asia (ERIA) Fauziah Zen optimis pada arah perbaikan sistem manajemen BPJS.

Image
Ekonomi

Diduga Dukung Terorisme, AS Jatuhkan Sanksi ke Jaringan Bisnis Iran

Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) pada Selasa (16/10) lalu menjatuhkan sanksi terhadap "sebuah jaringan bisnis besar" karena menyedia

Image
Ekonomi

China-Eropa Desak WTO Selidiki Tarif Trump

China dan Uni Eropa (UE) telah membentuk sekelompok negara gabungan untuk meminta Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk menyelidiki tarif

Image
Ekonomi

Ekonomi China Hanya Tumbuh 6,5 Persen Terlemah Sejak Krisis Keuangan

Perlambatan ekonomi China semakin mendalam karena perang dagangnya dengan Amerika Serikat (AS) semakin meningkat.

Image
Ekonomi

Rusia Jadi Negara yang Hampir Tak Memiliki Obligasi AS

Bank Sentral Rusia terus menyingkirkan obligasi AS sejak bulan Agustus dan saat ini obligasi AS di Rusia telah mendekati nol.

Image
Ekonomi

CEO Top AS Tetap ke Arab Saudi Meski Ada Isu Khashoggi

Para CEO senior perusahaan-perusahaan besar Barat masih akan menghadiri forum bisnis Arab Saudi meski ada skandal yang semakin meningkat ata

Image
Ekonomi

Nazir Razak Mundur dari Presiden Komisaris CIMB Niaga

Nazir Razak layangkan surat pengunduran diri sebagai Presiden Komisaris CIMB Niaga

Image
Ekonomi

PT PP Raih Kontrak Baru Rp32,45 Triliun

PT PP (Persero) Tbk, perusahaan konstruksi dan investasi Indonesia berhasil membukukan kontrak baru Rp32,45 triliun sampai akhir September.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Kadar Gula Tinggi dalam Tubuh, Harus Minum Banyak Air, Jika Tidak...

  2. Ngeri! Jika Kalah Sidang Arbitrase, Pemerintah Rogoh Kocek Hingga Rp 7,7 Triliun

  3. Belum Perang, Caleg Partai Perindo Sudah Jadi Tersangka

  4. Mengerikan! Polisi Turki Duga Jasad Khashoggi Dibuang di Sini

  5. Satu Tahun Jokowi Lebih Baik Dibandingkan Anies dalam Memimpin Jakarta, Ini Buktinya

  6. Untuk Pertama Kalinya Trump Ucapkan Ini: 'Kemungkinan Khashoggi Tewas'

  7. Pasukan Oranye Serahkan Rp26 Juta ke Gubernur Anies, Buat Apa?

  8. Soroti Kepemimpinan Anies, Pengamat: Jangan Berjanji Kalau Tidak Bisa Dijangkau

  9. Yordania Taklukkan Vietnam, Irak Ditahan Thailand

  10. Usai Debat di Televisi, Misbakhun Minta Tv One Seleksi Pembicara

Available

fokus

Satu Tahun Anies Pimpin Ibu Kota
Pray for Donggala
Dari Indonesia untuk Dunia
Available

kolom

Image
Bayu Primanda Putra

Meikarta, Lippo Group dan James Riady

Image
Ujang Komarudin

Magnet Politik Pesantren

Image
Ilham M. Wijaya

Prospek Proyek Meikarta Pasca OTT

Image
Achmad Fachrudin

Penguatan Demokrasi di Era Digital

Available

Wawancara

Image
Olahraga

Philippe Coutinho

"Kami Bermain Sepakbola dengan Tutup Botol"

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Sosok

Image
Ekonomi

Semringah Produsen Minuman Herbal Indonesia Merangsek Pasar Korea

Image
Gaya Hidup

Inspirasi

Ikke Meliasari: Kebutaan Bukan Halangan Bahagiakan Anak

Image
Gaya Hidup

Kisah Bangkitnya Guntur, Altet Renang yang Kehilangan Tangan