image
Login / Sign Up

Calo Bikin Resah, Demi Harmonisasi Suku Baduy Memilih Pasrah

Prabawati Sriningrum

Transformasi Suku Baduy

Image

Potensi Wisata di daerah suku Baduy, Lebak, Banten | AKURAT.CO/Denny Iswanto

AKURAT.CO Kearifan lokal nan luhur ditengah asrinya panorama keindahan alam yang membentang memberikan kesejukan tersendiri ketika mengunjungi perkampungan adat, terutama perkampungan suku Baduy Dalam. Keteguhan tradisi kuat yang jauh dari hingar bingar perkotaan justru mampu menampakkan keselarasan kehidupan dalam keseharian masyarakat suku Baduy Dalam.

Kesederhanaan dan kesahajaan inilah yang tak ayal menumbuhkan rasa penasaran dari masyarakat perkotaan untuk mengetahui seluk beluk kehidupan suku Baduy Dalam yang memang masih mendewakan aturan adat tanah ulayat mereka.

Kepatuhan penduduk Baduy Dalam terhadap hukum adatnya tak lantas membuat penduduk yang menganut kepercayaan Sunda Wiwitan ini mengkungkung diri dari pergaulan dengan masyarakat yang menjalankan gaya hidup kekinian.

baca juga:

Hal ini tampak dari keakraban dan keharmonisan yang dibangun antara masyarakat Baduy Dalam dengan masyarakat Baduy Luar yang memang telah lebih memilih menerima tren hidup modern. Namun sayangnya, kepolosan dan keluguan dari para masyarakat Baduy Dalam tak dapat dipungkiri kerap dimanfaatkan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab guna mencari keuntungan pribadi semata.

Para oknum tersebut menawarkan jasa sebagai perantara (istilah kasarnya calo) untuk dapat  mempertemukan para pengunjung dengan orang Baduy Dalam yang siap menjadi pemandu bagi para wisatawan. Seperti yang juga dialami oleh tim ekspedisi Akurat.co kala berkesempatan mengunjungi perkampungan adat Baduy di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten.

Sejauh mata memandang, banyak oknum calo bertebaran di garda terdepan ketika tim telah sampai di Terminal Ciboleger yang merupakan tempat mengangkut dan menurunkan wisatawan yang bersiap memasuki kawasan perkampungan Baduy. Dalam menjalankan praktiknya para calo biasanya mengaku bakal memperkenalkan dan mempertemukan wisatawan dengan orang asli Baduy yang akan berperan sebagai pemandu.

Tak jarang sang calo mematok tarif cukup mahal untuk mendapatkan upah dari jasanya. Ironinya para calo ini tak melakukan sistem bagi hasil kepada para pemandu wisata asli suku Baduy Dalam itu. Sehingga para penduduk Baduy Dalam tak menikmati sepeser pun imbal hasil dari sang calo.

Maraknya oknum calo ini pun, turut membuat resah Kang Santa begitu sapaan akrabnya yang merupakan orang asli Baduy Dalam seorang warga yang berprofesi sebagai pemandu sekaligus tuan rumah dari tempat singgah tim Akurat.co selama bermalam di perkampungan Baduy Dalam. Santa mengungkapkan, oknum calo memang masih menghantui orang Baduy Dalam terutama para penduduk yang berprofesi sebagai pemandu wisata.

Tetapi bak buah simalakama, faktanya orang Baduy Dalam tak ingin memprotes lebih lanjut perlakuan semena-mena itu, lantaran tak ingin memperpanjang masalah karena untuk tetap menjaga kerukunan dengan warga luar Baduy.

"Dulu sempat protes, tapi sama mereka ya dibiarin aja. Kita enggak pengen memperpanjang masalah nanti malah takut ribut, jadi yasudah didiemin aja," tegas Santa.

Apalagi, kata Santa, para oknum calo itu biasanya berasal dari penduduk kawasan Baduy Luar yang memang sering singgah di terminal Ciboleger. Alasan itulah yang juga membuat Santa dan kawan-kawannya sesama penduduk Baduy Dalam tak ingin terlalu mengusut masalah ini.

"Mereka biasanya orang Baduy Luar yang memang suka main ke terminal. Jadi tak ingin cari ributlah kita," ujarnya dengan helaan nafas dibumbui dengan tawa dari bibir yang sedikit terpaksa.

Begitulah kebijaksanaan masyarakat Baduy Dalam, yang memang selalu berusaha menerima setiap kondisi yang ada dengan apa adanya. Termasuk ketika dirinya harus sedikit terusik dan dibuat tak nyaman ditanahnya sendiri.

Fenomena ini mampu menjadi gambaran sekaligus renungan, bahwa terkadang kehidupan modern mampu menggelapkan mata masyarakat menjadi pribadi yang arogan terhadap masyarakat pedalaman hingga memanfaatkan keluguan mereka untuk kepentingan pribadi semata.

Layaknya bangsa Indonesia terdahulu yang sempat merasakan terjajah oleh para penjajah di bumi pertiwi. Sama halnya dengan penduduk Baduy Dalam yang harus menelan kepahitan dan ketidakadilan atas kecurangan masyarakat yang sudah terjamah dunia modern.[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Wajib Dipenuhi, ini 3 Syarat Sah Jual Beli dalam Pandangan Islam

Image

Ekonomi

Tak Hanya IMF, Manulife Prediksi Ekonomi Lebih Stabil Tahun Ini

Image

Ekonomi

IHSG Melempem Seharian Imbas Minim Sentimen dan Banyak Kabar Buruk

Image

News

FOTO Presiden Jokowi Tinjau Kawasan Wisata Bersama Sejumlah Menteri

Image

Ekonomi

Dolar AS Menguat Tipis Berkat Membaiknya Data Ekonomi

Image

Ekonomi

Omnibus Law untuk Genjot Investasi Bak Jauh Panggang dari Api

Image

Ekonomi

Penyelesaian Jiwasraya Harus Utamakan Transformasi Bisnis

Image

Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Belum Juga Terakselerasi, Faisal Basri: Kurang Usaha Keras Apa Lagi?

Image

News

Gelar Diskusi Bahas Radikalisme, HMBT Hadirkan Calon Bupati Bima Nimran Abdurahman

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Berhasil Diidentifikasi, Polisi Buru Pelaku Begal di Pesanggrahan Jaksel

Dari hasil pemeriksaan di TKP dan keterangan saksi, pelaku telah berhasil diidentifikasi dan sekarang sedang dicari untuk ditangkap.

Image
News

KPK Klaim LHKPN Menteri dan Wamen Capai 100 Persen

Sisanya sebanyak 29 orang atau sekitar 57 persen merupakan wajib lapor jenis pelaporan periodik dengan batas waktu pelaporan 31 Maret 2020.

Image
News

Kereta Api Anjlok di Lintasan KM 9+9 Jakarta Timur, Perjalanan KRL Terganggu

Sehubungan kendala operasional tersebut, untuk sementara PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan rekayasa pola operasi.

Image
News

Ombudsman Ngadu ke Menko Polhukam Karena Rekomendasi Tidak Dipatuhi Kementerian

Karena kalau kita berbicara pencapaian-pencapaian yang ingin dicapai oleh negara ini, kalau tidak ada 'good governance', ya, tidak tercapai.

Image
News

19 Permohonan Izin Poligami Tercatat di Pengadilan Agama Semarang Sepanjang 2019

Tidak ada pemohon yang berlatar belakang PNS atau dari TNI/ Polri.

Image
News

KPK Periksa Advokat PDIP Donny untuk Konfirmasi Aliran Uang Kepada Wahyu Setiawan

Masih seputar terkait dengan pemberian uang dari tersangka Pak SAE kepada Pak WSE.

Image
News

Terdapat Dalil Kontradikif tentang Kencing Berdiri, begini Penjelasannya

Rasul pernah menyampaikan, kebanyakan siksa kubur datang dari cipratan air kencing. Maka, kita dianjurkan menghindari kencing berdiri.

Image
News

Bamsoet Harap Iran dan Amerika Serikat Capai Kesepakatan Damai

Sebagai Anggota Tidak tetap DK PBB periode 2019-2020, serta Anggota Dewan HAM PBB, Indonesia punya kepentingan menjaga dunia.

Image
News

Doa Agar Diberikan Iman yang Kuat

Rasulullah saw menyebutkan bahwa ada enam perkara iman yang harus dipegang erat oleh setiap muslim.

Image
News

Wajib Dipenuhi, ini 3 Syarat Sah Jual Beli dalam Pandangan Islam

Dahulu, untuk memenuhi kebutuhan, setiap manusia biasa melakukan penukaran barang dengan barang atau yang disebut dengan istilah barter

terpopuler

  1. Pelajar Bunuh Begal, Ferdinand Ingatkan Kejaksaan "Jangan Konyol Ah!"

  2. Istri Terima Beasiswa di Australia, Para Suami Asal Indonesia Rela Jadi Loper Koran

  3. Ferdinand: Tak Kusangka Desmon Sangat Cepat Berubah saat Berenang di Kolam Kekuasaan

  4. Sah Jadi Cawagub DKI, Ahmad Riza Patria Siap Tinggalkan Senayan

  5. Bergaji Rp3,6 Miliar per Minggu, Ini 5 Potret Sederhana Sadio Mane

  6. Menang Tender Revitalisasi Monas Rp71,3 Miliar PT Buana Sewa Alamat Seharga Rp6 Juta Pertahun

  7. Peringatan Keras Faizal Assegaf: Sebaiknya Bung Rocky Jangan Bermain Api dengan Isu-isu Sensitif

  8. Alamat Kontraktor Pemenang Tender Revitalisasi Monas Senilai Rp71,3 Miliar Dipertanyakan

  9. Tak Kuasa Menahan Tangis, Ibu Eksekutor Pembunuhan Hakim Jamaluddin: Anak Saya Orangnya Penyayang

  10. Sederet Penampakan Bus Jurusan Jeneponto-Makassar Bikin Heran, Muatannya Dahsyat

fokus

Toleransi vs intoleransi
Problematika Kota
Masa Depan Buruh

kolom

Image
Zainul A. Sukrin

Negara Sengketa

Image
Ujang Komarudin

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Politik Dinasti Jokowi dalam Pilkada 2020

Image
Harmaini Sitorus

Menimbang Tes DNA dalam Penetapan Hak Waris

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Ahmad Riza Patria, Politisi Gerindra yang Jadi Cawagub DKI Jakarta

Image
News

Buka Kedai Kopi hingga Jadi Cawagub DKI Jakarta, 5 Fakta Perjalanan Karier Nurmansjah Lubis

Image
Ekonomi

Crazy Rich Surabaya dengan 15 Ribu Karyawan, ini 7 Fakta Menarik Bos Cat Alvian, Hermanto Tanoko