image
Login / Sign Up

Megawati: Pancasila Mempersatukan Indonesia

Bayu Primanda

Hari Lahir Pancasila

Image

Megawati saat peluncuran Prangko Bung Karno di Sidang BPUPK serta Sampul Hari Pertama Peringatan 73 Tahun Lahirnya Pancasila yang di PT Pos Indonesia (Persero) dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Museum Filateli, Jakarta, Kamis (31/5). | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Mantan Presiden Republik Indonesia ke-5, Megawati Soekarnoputri mengingatkan pentingnya Pancasila' class='related-tag'>Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Nilai-nilai dan prinsip Pancasila' class='related-tag'>Pancasila yang disampaikan Soekarno melalui pidato tanpa teks dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) pada 1 Juni 1945 mampu mempersatukan Indonesia.

Demikian dikatakan Megawati saat peluncuran Prangko Bung Karno di Sidang BPUPK serta Sampul Hari Pertama Peringatan 73 Tahun Lahirnya Pancasila' class='related-tag'>Pancasila yang dilakukan PT Pos Indonesia (Persero) dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Museum Filateli, Jakarta, Kamis (31/5).

baca juga:

Selain Megawati, kegiatan ini juga turut dihadiri para anggota dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila' class='related-tag'>Pancasila (BPIP), anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka serta jajaran Direksi PT Pos Indonesia (Persero).

Dalam sambutannya, Mega mengisahkan pada tanggal 1 Juni 1945 dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK), Ir. Soekarno, menyampaikan sebuah pidato tanpa teks. Pidato tersebut merupakan penyampaian pertama kali ajaran, nilai dan prinsip Pancasila' class='related-tag'>Pancasila sebagai dasar bagi Indonesia merdeka. Pidato ini kemudian disebut sebagai “Pidato Lahirnya Pancasila' class='related-tag'>Pancasila”.

Selanjutnya, pada tahun 1958 dalam kursus Pancasila' class='related-tag'>Pancasila yang diadakan di Istana Negara, Bung Karno menegaskan, “...Lima hal inilah: Ketuhanan, Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Kedaulatan Rakyat, Keadilan Sosial. 

"Saya lantas berkata, kalau ini saya pakai sebagai dasar statis dan Leitstar dinamis, Insya Allah, seluruh rakyat Indonesia bisa menerima, dan di atas dasar meja statis dan Leitstar dinamis itu rakyat Indonesia seluruhnya bisa bersatu padu," kata Megawati dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (31/5).

Tahun ini, tepatnya 1 Juni 2018, adalah 73 tahun lahirnya Pancasila' class='related-tag'>Pancasila. Dengan rasa bangga, Jas Merah mempersembahkan perangko peringatan 73 tahun lahirnya Pancasila' class='related-tag'>Pancasila dan Sampul Peringatan dengan tema “Tjamkan Pantja Sila!”. Koleksi ini terdiri dari 3 foto Bung Karno saat pidato di sidang BPUPK dan tulisan tangan Bung Karno “Tjamkan Pantja Sila!”.

Mega juga mengapresiasi PT POS Indonesia dan ANRI yang telah mendukung peluncuran perangko ini. Mega berharap perangko ini menjadi inspirasi bagi bangsa Indonesia untuk tetap memegang teguh ajaran Pancasila' class='related-tag'>Pancasila yang disampaikan oleh Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945.

"Kita bangsa Indonesia harus mempunyai jati diri. Tidak ada pemikiran tentang SARA, semua satu padu Indonesia," katanya.

Sementara itu, Rieke Diah Pitaloka mengaku dengan bantuan ANRI, dirinya dituntun untuk bertemu dengan satu arsip otentik pidato Muhammad Yamin menjelang 73 tahun lahirnya Pancasila' class='related-tag'>Pancasila.  

Pidato ini disampaikan Muhammad Yamin di depan Rapat Rakyat, yang dihadiri Bung Karno dan para menteri pada perayaan ke-13 lahirnya Pancasila' class='related-tag'>Pancasila, 5 Juni 1945, di Istana Negara, Jakarta. 

"Namun, pada arsip otentik tanggal 5 Juni 1958, Yamin secara eksplisit, di hadapan Rapat Rakyat, mengakui memang Bung Karno yang pertama mengucapkan pidato yang berhubungan langsung dengan ajaran Pancasila' class='related-tag'>Pancasila," kata Rieke.

Dikatakan, buku ini memuat secara utuh pidato Muhammad Yamin pada tanggal 5 Juni 1958. Rieke sengaja menampilkan arsip otentik Muhammad Yamin, arsip ANRI Nomor.545, agar dapat menjadi bagian dari pengungkapan sejarah bangsa.

"Sejarah adalah jati diri suatu bangsa. Suatu bangsa yang tidak tahu jati dirinya sendiri adalah bangsa yang limbung. Tidak bisa berdiri ajeg karena alas tempat berdirinya pun tidak panceg," ungkapnya.

Untuk itu, Rieke mengucapkan terima kasih kepada komunitas Jas Merah dan terutama kepada Megawati Soekarnoputri.

Menurutnya, Megawati telah membimbing dan memotivasi dirinya dan generasi muda saat ini agar tidak menjadi generasi yang buta dan amnesia sejarah. 

“Ada Bung Karno bersama perjuangan kita!," tandasnya.[]

Editor: Bismarc Lesmana

berita terkait

Image

Hiburan

Tangis Bahagia Sarwendah Pecah pada Perayaan Ulang Tahun Pernikahannya yang Ke-5

Image

Gaya Hidup

Bagimana Cara Minum Macchiato yang Nikmat?

Image

Hiburan

Meski Telah Bercerai, Zack Lee dan Nafa Urbach tetap Jalin Hubungan Baik

Image

Iptek

Kejar Irit, Motor Ini Gunakan Mesin Diesel

Image

News

Digadang Menjadi Solusi Sampah DKI, ITF Sunter Akan Rampung Dalam Dua Tahun

Image

News

Wacana Debat Capres-Cawapres di Kampus, Erick Thohir: Kalau Bisa Kita Hindari

Image

News

PPP Setuju Debat Capres Cawapres Dilakukan di Kampus, Asalkan...

Image

News

Soal Truk Sampah DKI yang Ditahan, Ini Penjelasan Wali Kota Bekasi

Image

News

Alasan Kesehatan, Kuasa Hukum Minta Pemeriksaan Ratna Sarumpaet Ditunda

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Diringkus Polisi Minahasa, Dua Pelaku Judi Togel Huni 'Hotel Prodeo'

"Kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di mapolres untuk diperiksa," kata Kasatreskrim

Image
News

Truk Bermuatan Keramik Mengalami Kecelakaan di Palmerah Jakbar

Belum diketahui penyebab kecelakaan, termasuk ada tidaknya korban dalam kecelakaan tersebut.

Image
News

Memastikan Warga Terdaftar, KPU Rejang Lebong Sambangi Pasar

Image
News

Penetapan Hari Santri Nasional Adalah Wujud Kecintaan Jokowi kepada Santri

"Presiden Jokowi itu cinta santri, buktinya saya dipilih untuk mendampingi sebagai calon wakil presiden,"

Image
News

Digadang Menjadi Solusi Sampah DKI, ITF Sunter Akan Rampung Dalam Dua Tahun

Pembangunan ITF bisa menampung 2.200 ton sampah per hari.

Image
News

Wacana Debat Capres-Cawapres di Kampus, Erick Thohir: Kalau Bisa Kita Hindari

Tim Kampanya Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin berharap agar wacana debat Capres-Cawapres dilakukan di kampus dihentikan.

Image
News

PPP Setuju Debat Capres Cawapres Dilakukan di Kampus, Asalkan...

Komisi Pemilihan Umum (KPU) miliki kewenangan untuk menentukan lokasi debat.

Image
News

Soal Truk Sampah DKI yang Ditahan, Ini Penjelasan Wali Kota Bekasi

"Yang tertahan itu hanya 12 mobil yang gak punya SIM dan surat-surat nya gak lengkap. Itu yang ditahan,"

Image
News

Alasan Kesehatan, Kuasa Hukum Minta Pemeriksaan Ratna Sarumpaet Ditunda

Penundaan itu karena kliennya sedang tidak sehat, dengan keluahan tak enak makan selama di dalam rutan Mapolda Metro Jaya.

Image
News

Gerindra Setuju Pemerintah Berikan Dana Kelurahan, Asal Tujuannya untuk Kemakmuran Masyarakat

"Pertanyaannya adalah kenapa sekarang? Kenapa nggak dari dulu?"

trending topics

terpopuler

  1. Balas Kicauan Cak Lontong, Andi Arief: Enggak Cocok di Stand Up Twitter

  2. Pesan Politik Kebohongan Presiden, HNW: Harusnya Semua Merasa Tersindir

  3. Wanita Ini Mengaku Pernah Punya Hubungan Spesial dengan Delon Thamrin

  4. Tsamara: Dulu Saya Ingin Mondok dan Jadi Santri, tapi Enggak Kesampaian

  5. Bendera Bersimbol Tauhid Dibakar, Mustofa ke Yaqut: Bantu Hentikan Om, Mumpung Antum Masih Ada Umur

  6. Pernyataan Anies Baswedan Jadi Guyonan Warganet

  7. Viral Banser Bakar Bendera Tauhid, Ini Penjelasan GP Ansor

  8. Jaksa KPK Ajukan Kasasi Terkait Putusan Fredrich Yunadi

  9. Mobil Sandiaga Uno Dihadang di Jombang

  10. Habib Ali Al Hinduan: Bendera Tauhid Itu Bukan Milik HTI, Tapi Milik Umat Islam

fokus

Dedikasi Santri untuk Indonesia Mandiri
Satu Tahun Anies Pimpin Ibu Kota
Pray for Donggala

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Berebut Ceruk Segmen Suara Santri

Image

Mengapa Milla Dicintai dan Layakkah Bima Sakti Menggantikannya?

Image
Bayu Primanda Putra

Meikarta, Lippo Group dan James Riady

Image
Ujang Komarudin

Magnet Politik Pesantren

Wawancara

Image
Olahraga

Philippe Coutinho

"Kami Bermain Sepakbola dengan Tutup Botol"

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Sosok

Image
Ekonomi

Cerita Ibu Nengah, Si Penjaga Tiket yang Terampil Membuat Canang

Image
Ekonomi

Kisah Ketut Suarjana Memupuk Semangat Guyub

Image
Gaya Hidup

Inspirasi

Mimpi Munsiah yang Buta untuk Pendidikan Anaknya