Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Bea Cukai Klaim Berhasil Tekan Peredaran Rokok Ilegal dari Tahun ke Tahun

Andi Syafriadi

Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau

Bea Cukai Klaim Berhasil Tekan Peredaran Rokok Ilegal dari Tahun ke Tahun

Webinar Akurat Solusi dengan tema Kenaikan Cukai Hasil Tembakau: Solusi atau Simalakama? di Jakarta | Akurat.CO/ Andoy

AKURAT.CO Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan menyatakan, kondisi produksi rokok pada periode Januari hingga November 2020 terjadi penurunan produksi sebesar 10,2 persen.

"Jadi trennya menurun. Dari tadinya sekitar 317,67 miliar batang menjadi 285,38 miliar batang sampai bulan november," ucap Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai DJBC Kemenkeu, Nirwala Dwi Heryanto dalam Webinar Akurat Solusi bertemakan "Kenaikan Cukai Hasil Tembakau: Solusi atau Simalakama?" di Jakarta, Rabu (23/12/2020).

Kemudian, kata Nirwala, kalau diliat dari jenis rokoknya, ternyata kebijakan tahun 2020 ini menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada jenis rokok yang tingkat komponen dalam negerinya (local content) tinggi.

baca juga:

"Jika mengacu kepada data, di sini kelihatan bahwa jenis rokok SKT itu meningkat 17,2 persen, kemudian kalau kita lihat berdasarkan produksi per golongan itu justru yang meningkat adalah golongan kecil yaitu golongan II sebesar 13,6 persen dan golongan III meningkat sebesar 55,7 persen," ucapnya.

Lalu, tambahnya, jika dilihat dari statistik penindakan rokok ilegal, sejak 2017 sampai dengan 2020, penindakan terhadap rokok ilegal mengalami tren yang meningkat.

"Di mana pada tahun 2020 jumlah penindakan sudah sebanyak 8.155 kali meningkat sebesar 41,23 persen secara year-on-year dibandingkan pada tahun 2019 lalu, dengan cakupan hit rate sebanyak 25 tangkapan per hari," jelas Nirwala.

Lebih rinci, jika dilihat secara year-on-year pada tahun 2017 hanya sebesar 3.176 kali, kemudian di tahun 2018 sebesar 5.200 kali, dan di tahun 2019 sebesar 5.774 kali. Jika dilihat dari jumlah batangnya, kata dia, pemerintah sudah melakukan penindakan sebanyak 384,51 juta batang.

Sementara itu dari sisi penegakan hukum (law enforcement), pemerintah berhasil menekan angka rokok ilegal dari tahun ke tahun. Bahkan, kalau mengacu dari tahun 2016 sampai ke 2020 itu tren penekannya dari 12 persen menjadi 4,9 persen.

"Apakah ini baik atau jelek? Nah menjawab hal tersebut menurut data yang kita peroleh bahwa pada tahun 2018 itu penekanannya baru hanya mencapai 7 persen jika dibandingkan dengan tahun 2020 ini sebesar 4,9 persen. Tentu saja sangatlah baik karena bisa menekan 7 persen itu menjadi 4,9 persen. Akan tetapi jika dilihat dari survei rokok internal bea cukai tahun 2019 itu menunjukkan peningkatan dari 3 persen menjadi 4,9 persen," ucapnya.

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

Ekonomi

Cukai Rokok Naik, BPS: Tidak Pengaruhi Laju Inflasi Februari 2021

Image

Ekonomi

Meski Cukai Naik, Harga Rokok di Pasaran Dinilai Masih Terjangkau

Image

Ekonomi

Cukai Naik, Produksi Rokok 2021 Diprediksi Jeblok 3,3 Persen

Image

Ekonomi

Bu Sri Mulyani, Rokok Ilegal Subur dan Negara Boncos Triliunan Akibat Cukai Naik

Image

Ekonomi

Serikat Pabrik Rokok Dukung Upaya Bea Cukai Berantas Rokok Ilegal

Image

Ekonomi

Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau

Cukai Rokok Naik 12,5 Persen di 2021, Kemenkeu: Sudah Pertimbangkan Kondisi Pandemi COVID-19

Image

Ekonomi

Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau

Kenaikan Harga Rokok Tak Efektif Turunkan Jumlah Perokok Usia Dini, Mengapa?

Image

Ekonomi

Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau

Tak Jawab 4 Pilar Ini, Pengamat Tanyakan Tujuan Kenaikan CHT

Image

News

FOTO Akurat Solusi Bahas Polemik Kenaikan Cukai Hasil Tembakau

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Digitalisasi Buka Kesempatan Kamu Bikin Karya Tanpa Batas

Kamu bisa berkarya sesuai yang kamu bisa

Image
Gaya Hidup
Lawan Covid-19

Panduan Berlibur Ke Ancol Saat PPKM

4 hal yang harus diperhatikan oleh pengunjung Ancol agar bisa merasakan pengalaman rekreasi yang aman di masa normal baru

Image
Gaya Hidup

Deretan Produk Sebagai Peluang Bisnis Baru di Masa Pandemi

Pandemi mendorong terciptanya tren dan peluang baru, termasuk di bidang kecantikan dan perawatan tubuh

Image
Gaya Hidup
Lawan Covid-19

Pakar Beberkan Dampak Virus Corona Baru B117

Masyarakat harus memaksimalkan protokol kesehatan

Image
Gaya Hidup
Lawan Covid-19

MalaysiaPunya Alat Uji COVID-19 Pakai Sampel Air Liur

Produk tersebut kini sudah dipasarkan dan digunakan secara meluas di beberapa negara Asia serta Eropa

Image
Gaya Hidup

Lebih Berani, Berikut Tren Warna Rambut Wanita di 2021

Sejak tahun 2020 banyak wanita mulai berani menggunakan warna-warna cerah

Image
Gaya Hidup

Bukan Cuma Bakat dan Kerja Keras, Ini yang Membawa Kamu Sukses

Gritty Leadership merupakan pola pikir yang membentuk seseorang menjadi individu pantang menyerah, berani dan konsisten mewujudkan target

Image
Gaya Hidup

Coba Deh! Rambut Bob Pendek Lebih Kece di Pandemi

Rambut gaya pixie atau super pendek juga kembali menjadi tren

Image
Gaya Hidup

5 Brand Parfum Lokal yang Menarik Kamu Dicoba

Oullu memiliki delapan varian aroma yang bisa kamu pilih

Image
Gaya Hidup

Kiat Aman Memulai Diet Sehat

Coba eliminasi zat yang hanya mengandung kalori tanpa zat gizi lainnya

terpopuler

  1. Polres Jakpus Tangkap Preman yang Kuasai Rumah Orang Lain di Kemayoran

  2. 6 Mobil SUV Mewah Cuma Rp70 Juta, Tampang Gahar dan Mesin Bandel

  3. Baru Diangkat oleh Militer, Duta Besar Myanmar untuk PBB Langsung Mengundurkan Diri

  4. Saking Malunya, SBY Sampai Minta Ampun ke Allah Karena Pernah Tunjuk Moeldoko Jadi Panglima TNI

  5. Pengamat Sebut KLB Demokrat untuk Muluskan Agenda Terselubung Moeldoko

  6. Program Warisan Jokowi-Ahok Telan Anggaran Besar, Wagub DKI: Rp5 T Hanya untuk Normalisasi Ciliwung

  7. Jualan Ikan Pakai Desain Caleg, Warganet: S3 Marketing!

  8. Kamala Harris Telepon Netanyahu, Bela Israel dari Tudingan Kejahatan Perang di Palestina

  9. Moeldoko Jadi Ketum Demokrat Versi KLB, Wanita Emas: Bagus!

  10. Jokowi Serukan Benci Produk Asing, Tengku Zul: Untung Bukan Saya yang Bilang

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Anas Urbaningrum, Jabat Ketum Partai Demokrat hingga Terjerat Korupsi

Image
News

5 Fakta Menarik Said Aqil Siroj yang Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT KAI

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan