Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Ekonomi Kuartal III Minus 2 Persen, Indonesia Dipastikan Resesi Tahun Ini?

Atikah Umiyani

Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

Ekonomi Kuartal III Minus 2 Persen, Indonesia Dipastikan Resesi Tahun Ini?

Direktur Eksekutif Core Indonesia, Mohammad Faisal pada saat Webinar Akurat yang bertemakan 'Resesi di Depan Mata: Indonesia Harus Apa', didukung oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Bank Mandiri, di Jakarta, Selasa (25/8/2020) | AKURAT.CO/Andoy

AKURAT.CO, Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menyatakan Indonesia berpeluang besar untuk masuk ke jurang resesi tahun ini. Hal itu didorong pertumbuhan ekonomi kuartal III Indonesia diprediksi minus 2 persen, sehingga untuk tahun 2020 ekonomi RI diramal minus 1,5 hingga 3 persen.

Direktur Eksekutif CORE Mohammad Faisal mengatakan dibandingkan resesi, baginya yang paling mengkhawatirkan adalah kondisi yang terjadi setelah kuartal III tersebut. Lantaran tingkat ketidakpastian yang pastinya masih tinggi.

"Karena konsen kita adalah resiko kedepan setelah itu gimana, seandainya perekonomian setelah kuartal III membaik tapi tngkat pertumbuhan sangat rendah dalm jangka waktu lama. Nah itu yang kita khawatirkan," ujarnya dalam Webinar Akurat yang bertemakan 'Resesi di Depan Mata: Indonesia Harus Apa', didukung oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Bank Mandiri, di Jakarta, Selasa (25/8/2020).

baca juga:

Oleh karena itu, Mohammad Faisal menerangkan diperlukan antisipasi untuk menghadapi kondisi tersebut. Sebab, meskipun Indonesia tidak masuk resesi namun dengan tingkat konsumsi yang rendah maka akan mempengaruhi sisi produksi.

"Artinya akan banyak orang yang menurun pendapatannya, mata pencaharian dan bisa menimbulkan permasalahan-permasalah sosial ini yang perlu diantisipasi kedepannya," imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan skenario terburuk pertumbuhan ekonomi Indonesia yang akan berada di kisaran 0 persen sampai minus 2 persen pada kuartal III 2020. Sementara untuk keseluruhan tahun ini, ekonomi Indonesia diperkirakan akan berada di kisaran minus 1,1 persen hingga positif 0,2 persen. Artinya, Indonesia akan masuk jurang resesi karena mengalami pertumbuhan negatif dalam dua kuartal berturut-turut.

Bendahara Negara itu, mengatakan proyeksi negatif muncul karena pemerintah melihat aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha yang mulai pulih sejak Juni 2020 rupanya belum cukup kuat untuk berlanjut di kuartal III.

Wanita yang akrab disapa Ani itu menuturkan, ada beberapa sektor usaha yang sudah berbalik positif. Namun tidak sedikit yang justru kembali negatif seperti masa pertengahan pandemi virus corona atau COVID-19 mewabah di dalam negeri.

"Kami melihat di kuartal III, down side-nya ternyata tetap menunjukkan suatu risiko yang nyata, jadi untuk kuartal III kami outlook-nya antara 0 persen hingga negatif 2 persen. Negatif 2 persen karena ada pergeseran dari pergerakan yang terlihat belum sangat solid, meskipun ada beberapa yang sudah positif," jelas Ani dalam konferensi pers virtual APBN KiTa, Selasa (25/8/2020).[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Ekonom: Rencana Pembentukan Bullion Bank Sebagai Kebijakan Gencarkan Pengelolaan Emas

Image

Ekonomi

Jokowi Yakin Ekonomi Bisa Pulih 5%, Kuncinya di Investasi

Image

Ekonomi

Menko Airlangga Yakin Target Pertumbuhan Ekonomi 5% Tercapai di 2021, Soalnya...

Image

Ekonomi

Jokowi: Target Pertumbuhan Ekonomi 5% Harus Betul-betul Tercapai!

Image

Ekonomi

Jokowi: Investasi dan Lapangan Kerja Kunci Pendorong Ekonomi RI 2021

Image

Ekonomi

Ketua Banggar: Perlu Reorientasi Penopang Pertumbuhan Ekonomi

Image

Ekonomi

Menko Airlangga Mau Kebut Belanja Demi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Image

Ekonomi

Selamat dari Resesi, PDB China Diramal Naik 2 Kali Lipat Kalahkan AS

Image

Ekonomi

FOTO Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Berkisar 4,5-5,3 Persen

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

KKP Gandeng Pemprov Sulut Perkuat Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan

KKP menggandeng Pemprov Sulut untuk memperkuat pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di wilayah tersebut.

Image
Ekonomi

Mentan Dorong Pengembangan Agrowisata Buah di Berbagai Daerah

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mendorong pengembangan agrowisata buah di berbagai daerah dengan membudidayakan buah lokal.

Image
Ekonomi

Pupuk Indonesia Siapkan Stok Pupuk Bersubsidi 4 Kali Lipat di Sulawesi Selatan

Pupuk Indonesia memperkuat stok pupuk bersubsidi sebanyak 108.592 ton di gudang-gudang lini III di Provinsi Sulawesi Selatan.

Image
Ekonomi

Sentil Perbankan, Bahlil Minta Ekuitas 30% untuk Bangun Smelter

BKPM: Perbankan masih belum berpihak kepada pengusaha lokal yang bergerak di sektor pertambangan.

Image
Ekonomi

IGJ: Seruan Benci Produk Asing Tak Diiringi Kebijakan Konsisten

IGJ menilai pernyataan Presiden Joko Widodo soal Anti Produk Luar Negeri tak diiringi dengan bentuk aturan dan kebijakan yang konsisten.

Image
Ekonomi

Bendungan Sindang Heula Mampu Pasok Kebutuhan Air di Daerah Industri

Bendungan Sindang Heula mampu menyediakan kebutuhan air baku bagi daerah industri.

Image
Ekonomi

Menaker Ingin Tingkatkan Kompetensi SDM Industri Pengolahan Logam Berat

Kementerian Ketenagakerjaan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT IWIP).

Image
Ekonomi

Menaker Ida: Kalau BLK Cuma Lahirkan Pengangguran, Tutup Saja!

Menaker Ida Fauziyah mengingatkan pengelola Balai Latihan Kerja (BLK) di pusat dan daerah agar dapat menjawab kebutuhan tenaga kerja.

Image
Ekonomi

Menhub Tinjau Titik Lokasi Pembangunan Stasiun Jatake

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau titik lokasi rencana pembangunan Stasiun Kereta Api Jatake, Kabupaten Tangerang, Banten.

Image
Ekonomi

Sri Mulyani: Perkembangan Teknologi Beri Kesempatan Difabel Berkarya

Perkembangan teknologi digital yang pesat pada pandemi Covid-19 justru memberikan kesempatan kepada kaum tuli untuk berkarya dan bekerja.

terpopuler

  1. Ramai KLB Demokrat, Akun Anas Urbaningrum Bagikan Foto saat Makan Durian

  2. Polres Jakpus Tangkap Preman yang Kuasai Rumah Orang Lain di Kemayoran

  3. 6 Mobil SUV Mewah Cuma Rp70 Juta, Tampang Gahar dan Mesin Bandel

  4. Baru Diangkat oleh Militer, Duta Besar Myanmar untuk PBB Langsung Mengundurkan Diri

  5. Saking Malunya, SBY Sampai Minta Ampun ke Allah Karena Pernah Tunjuk Moeldoko Jadi Panglima TNI

  6. Pengamat Sebut KLB Demokrat untuk Muluskan Agenda Terselubung Moeldoko

  7. Program Warisan Jokowi-Ahok Telan Anggaran Besar, Wagub DKI: Rp5 T Hanya untuk Normalisasi Ciliwung

  8. Jualan Ikan Pakai Desain Caleg, Warganet: S3 Marketing!

  9. Kamala Harris Telepon Netanyahu, Bela Israel dari Tudingan Kejahatan Perang di Palestina

  10. Moeldoko Jadi Ketum Demokrat Versi KLB, Wanita Emas: Bagus!

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Anas Urbaningrum, Jabat Ketum Partai Demokrat hingga Terjerat Korupsi

Image
News

5 Fakta Menarik Said Aqil Siroj yang Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT KAI

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan