News

Flyover Tapal Kuda Bikin Macet, Pemprov Berencana Lakukan Pelebaran Jalan di Lenteng Agung

Macet itu dipicu keberadaaan jalan layang tapal kuda yang menjadi salah satu proyek kebanggaan Gubernur Anies Baswedan.


Flyover Tapal Kuda Bikin Macet, Pemprov Berencana Lakukan Pelebaran Jalan di Lenteng Agung
Foto udara pembangunan jalan layang tapal kuda ditagetkan rampung pada November 2020 di kawasan Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu (8/8/2020). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengaku bakal melakukan pelebaran Jalan Lenteng  Agung, Jakarta Selatan untuk mengurangi kemacetan di ruas jalan tersebut. Macet itu dipicu keberadaaan  jalan layang tapal kuda yang menjadi salah  satu proyek kebanggaan Gubernur Anies Baswedan.

"Sekarang terjadi kemacetan sedikit, ini dalam proses nanti akan dilebarkan ke depan," kata Ariza di Balai Kota DKI  Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (10/4/2021). 

Setelah melakukan pelebaran jalan membuka jalan layang itu  untuk umum, Ariza  yakni kemacetan di tempat ini perlahan  terurai. Lagi pula kata dia, pembangunan jalan  layang itu memang bertujuan mengurangi kemacetan di di kawasan Lenteng Agung dan Tanjung Barat yang sudah terjadi selama ini.

"Flyover tersebut dibuat untuk mengurangi macet, memang. Ini macet karena orang mau naik turun itu kan mengurangi kemacetan, sedikit saja. InsyaAllah setelah dilebarkan sebelah kiri kanan," ujarnya. 

Pernyataan Ariza yang mau melebarkan Jalan Lenteng Agung ini justru berbeda dengan Kepala Dinas Bina Marga  DKI Jakarta Hari Nugroho. Hari bilang tidak ada rencana itu. 

Menurut Hari, kemacetan yang terjadi sekarang ini sudah mendingan ketimbang sebelum pihaknya  membangun jalan layang itu. Dia  yakin  kemacetan  di kawasan ini bakal terurai ketika  jalan layang  ini sudah dibuka untuk umum. 

"Sebelum adanya flyover, kemacetan lebih parah. Sekarang sudah mengalir," kata Hari.

Adapun jalan layang ini sudah dua kali diuji coba, yang terakhir dilakukan pada 1 hingga 6 April 2021 lalu.  Pembukaan jalan layang ini sebetulnya sudah molor jauh dari target. Rencananya flyover ini dibuka untuk umum pada Maret 2021 lalu. Molornya peresmian jalan ini karena terkendala pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) untuk warga yang melintasi jalan layang ini. 

Dimana JPO itu mulanya tak bisa dibangun karena terhambat pembebasan lahan. Masalah itu sudah diselesaikan, dan fasilitas pejalan kaki itu kini mulai digenjot.[]

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu