Putri Madarina

Bendahara Umum AFSI dan CEO Vestora
Ekonomi

Fintech Syariah Jadi Sumber Alternatif Investasi Bagi Generasi Muda, Ini Keuntungannya!

Fintech syariah adalah penyelenggara jasa keuangan berdasarkan prinsip syariah yang mempertemukan atau menghubungkan pemberi pembiaya


Fintech Syariah Jadi Sumber Alternatif Investasi Bagi Generasi Muda, Ini Keuntungannya!
Bendahara Umum AFSI dan CEO Vestora Putri Madarina (Dokumentasi Pribadi )

AKURAT.CO, Fintech syariah adalah penyelenggara jasa keuangan berdasarkan prinsip syariah yang mempertemukan atau menghubungkan pemberi pembiaya dengan penerima pembiayaan, dalam rangka melakukan pembiayaan melalui sistem elektronik dengan menggunakan jaringan internet.

Walaupun peran sebagai pembiaya dan pendanaan, tetapi fintech syariah juga bisa untuk berinvestasi bagi generasi muda.

Oleh karena itu, kita akan membahas lebih dalam lagi mengenai fintech syariah dan mengetahui seberapa jauh fintech syariah juga bisa menjadi sebuah alternatif untuk berinvestasi bagi generasi muda.

baca juga:

Adapun guna mendapatkan jawabannya, Akurat.co pun secara eksklusif telah berbincang-bincang dengan Bendahara Umum AFSI dan CEO Vestora Putri Madarina melalui live IG Akurat Talk. Yuk simak bersama ulasannya! 

Apa itu fintech syariah?

Itu sebenarnya sama, mungkin kan kita  sudah familiar dengan fintech-fintech lainnya, misalnya kita kalau bayar-bayar pakai aplikasi terus misalnya kita suka investasi menggunakan P2P Lending kita sebenarnya pada umumnya sama. Tetapi ini versi syariahnya, sebenernya sesimple itu aja sih.

Bagaimana perbedaan P2P Leanding dengan fintech syariah?

Jadi diserupa tapi tak sama, walaupun familiarnya sedikit tapi itu sebenarnya perbedaannya mendasar banget gitu antara fintech syariah dan fintech konvensional. Pastinya kalau fintech syariah pasti tidak ada riba di dalamnya, jadi misalkan contohnya kaya P2P Lending itu pakai akadnya bagi hasil.

Jadi atau akad yang paling sering bagi hasil jadi enggak ada riba, bisa profit sharing, bisa margin sharing. Banyak perusahaan fintech itu yang pengen supaya experience itu tetap sama, tetap sama-sama nyaman. Tapi sebenarnya dibelakang prosesnya sangat-sangat berbeda yang didepan belum tentu keliatan. Kurang lebih seperti itu.