Olahraga

Finis di Peringkat Ketiga, Radoncic Tetap Puas dengan Performa Timnas U-19

Timnas U-19 finis ketiga setelah harus mengakui keunggulan dengan skor 2-0 dari Meksiko.


Finis di Peringkat Ketiga, Radoncic Tetap Puas dengan Performa Timnas U-19
Pelatih Tim Nasional Indonesia U-19, Dzenan Radoncic sedang memberikan instruksi kepada pemainnya. (TOURNOI MAURICE MARVELLO)

AKURAT.CO  Tim Nasional Indonesia U-19 gagal ke babak selanjutnya setelah dikalahkan Meksiko dengan skor 2-0. Meski harus puas finis ketiga, pelatih Dzenan Radoncic mengaku puas dengan penampilan timnya selama di Turnamen Toulon 2022.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stade de Lattre de Tassigny, Minggu (5/6/2022) malam WIB, dua gol Meksiko dicetak lewat penalti Santiago Munoz dan Jorge Ruvalcaba. Radoncic pun membeberkan penyebab gawang Timnas U-19 bisa kebobolan dua gol.

"Kami kebobolan karena kesalahan individu. Padahal, kami sudah bertahan dengan maksimal. Kami tidak membiarkan mereka menciptakan banyak peluang," kata Radoncic dalam wawancara setelah pertandingan dikutip dari Twitter @TourneiMRevello, Senin (6/6/2022).

baca juga:

"Saya rasa kami kebobolan karena kesalahan individu dan kekurangan konsentrasi. Maksud saya, para pemain mengalami kelelahan. Mereka bermain tiga laga dalam lima hari. Jadi, itu sangat menyulitkan untuk mereka."

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Meksiko. Mereka pantas untuk lolos. Mereka adalah tim yang bagus," sambungnya.

Dengan kekalahan tersebut, maka Timnas U-19 harus puas finis di peringkat ketiga setelah hanya mengumpulkan tiga poin dari tiga laga di Grup B. Radoncic mengaku puas dengan performa dan perkembangan yang dialami timnya.

"Saya tentu saja puas. Ini merupakan hasil yang besar untuk kami dan sepakbola asia juga. Kami datang dari negara sepakbola yang kecil. Jadi, para pemain mendapatkan pengalaman," katanya.

Tangan kanan Shin Tae-yong tersebut mengatakan bahwa turnamen ini menjadi batu loncatan agar bisa bermain lebih baik ketika menjadi tuan rumah di Piala Dunia U-20 2023 nanti.

"Tujuan kami untuk ikut turnamen ini adalah mendapatkan pengalaman melawan tim kuat dari Eropa, Amerika Selatan, dan Afrika. Jadi, kami bisa mempersiapkan diri untuk pertandingan Piala Dunia dan saya rasa para pemain melakukan pekerjaan yang bagus. Saya ikut senang dengan mereka karena mereka banyak belajar," lanjutnya.