Olahraga

Final BWF: Kejutan, Gregoria Tekuk Chen Yu Fei di Laga Pembuka

Final BWF: Kejutan, Gregoria Tekuk Chen Yu Fei di Laga Pembuka
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, ketika tampil menghadapi Chen Yu Fei di Bangkok, Thailand, Rabu (7/12). (PBSI)

AKURAT.CO, Gregoria Mariska Tunjung berhasil membuat kejutan besar di BWF World Tour Finals 2022. Pebulutangkis tunggal putri andalan Indonesia itu sukses mengalahkan unggulan pertama turnamen asal China, Chen Yu Fei, di laga pembuka fase penyisihan grup pada Rabu (7/12).

Bertanding di Nimibutr Arena, Bangkok, Thailand, Gregoria menunjukkan penampilan yang sangat mengagumkan. Pemain kelahiran Wonogiri, Jawa Tengah, itu secara luar biasa mengamankan gim pertama dengan skor telak 21-9.

Pada gim kedua, Gregoria sempat lengah dan membiarkan Yu Fei mengembangkan permainannya. Tak ayal, pemain jebolan PB Mutiara Cardinal Bandung itu lebih banyak di bawah tekanan hingga akhirnya kalah 14-21.

baca juga:

Gregoria kemudian memperbaiki permainannya kembali di gim penentuan. Meski awalnya masih tertekan dan tertinggal 5-8 dari Yu Fei, namun juara dunia junior 2017 itu bangkit untuk kemudian membalikkan keadaan menjadi 11-9.

Usai interval, Gregoria semakin percaya diri dan terus mengontrol permainan. Meski sempat mendapatkan perlawanan nyata dari Yu Fei, tapi ia akhirnya berhasil memenangi pertandingan dengan 21-17.

“Sangat senang karena bisa menang di pertandingan pertama World Tour Finals,” kata Gregoria Mariska dalam wawancara usai pertandingan.

Sejak awal, kata Gregoria, ia tidak memiliki target apapun. Ia hanya ingin tampil apik saat menghadapi Chen Yu Fei. 

"Jujur sebelum main saya tadi tidak punya target apapun kecuali untuk main bagus. Dan mungkin di gim pertama (menang 21-9) kepercayaan diri itu bisa didapat karena Yu Fei belum bisa berkembang permainannya jadi saya memanfaatkan dengan baik,” ucap dia

“Saya tidak memikirkan hasil terakhir, saya hanya melakukan apa saja yang perlu saya lakukan saya mencoba sebaik mungkin.”

Bagi Gregoria, ini merupakan kemenangan keduanya atas Yu Fei dalam enam bentrokan. Bahkan bisa dikatakan yang pertama di level senior mengingat satu-satunya kemenangan yang ia dapat sebelumnya terjadi di Kejuaraan Asia Junior 2016 lalu.

Walau terasa spesial, Gregoria enggan larut dalam euforia keberhasilan mengalahkan Yu Fei. Alih-alih merayakannya berlebihan, kekasih musisi Mikha Angelo memilih fokus untuk menatap laga berikutnya di grup A melawan An Se-young (Korea Selatan) dan Akane Yamaguchi (Jepang).

“Saya tak mau menganggap ini sesuatu yang luar biasa karena saya besok masih punya banyak pertandingan dengan An Se-young dan Yamaguchi. Jadi saya akan istirahat sebaik mungkin dan mempersiapkan selanjutnya dengan baik,” katanya.[]