Olahraga

FIFA Sanksi India, Peluang PSM Terbuka di Piala AFC

Sanksi FIFA membuat PSM Makassar terhindar dari peluang berhadapan tim asal India, ATK Mohun Bagan, di Piala AFC.

FIFA Sanksi India, Peluang PSM Terbuka di Piala AFC
Federasi Sepakbola Internasional (FIFA). (FOTO/Teller Report)

AKURAT.CO, FIFA baru saja membuat kejutan dengan memberikan sanksi pembekuan kepada Federasi Sepak Bola India (AIFF) pada Selasa (16/08/22) lalu.

Keputusan FIFA menjatuhkan sanksi pembekuan untuk AIFF memberikan dampak kepada Timnas Indonesia dan klub peserta Liga 1 2022-2023, PSM Makassar.

Seperti diketahui, sanksi tegas FIFA kepada AIFF disebabkan karena adanya intervensi dari pemerintah India dalam proses pemilihan ketua umum federasi sepak bola negara tersebut.

baca juga:

Sebelum diberikan hukuman, Mahkamah Agung India sempat membubarkan pengurus AIFF pada Mei 2022. Mereka menunjuk Komite Administrator yang diisi tiga anggota untuk sementara waktu mengambil alih wewenang Komite Eksekutif AIFF.

Mahkamah Agung India kemudian meminta Komite Eksekutif AIFF untuk menggelar pemilihan sesuai jadwal yang diusulkan oleh Komite Administrator (CoA).

Intervensi dari pengadilan tinggi India terhadap AIFF itu jelas telah melanggar Statuta yang ditepatkan FIFA sebagai Federasi Sepak Bola Dunia.

Ada dua pasal yang dilanggar yakni Pasal 14 soal kewajiban anggota asosiasi dan Pasal 19 soal independensi asosiasi anggota FIFA.

Hukuman pembekuan ini jelas membuat fans sepak bola negara tersebut marah besar. Pasalnya, hukuman ini diberikan saat bertepatan HUT Kemerdekaan India ke-75 pada Selasa (16/08/22).

Sementara itu, hukuman FIFA kepada India ternyata memberikan dampak bagi PSM Makassar yang tengah bermain di Piala AFC 2022.

Tidak hanya itu, Timnas Indonesia juga terkena dampak karena India menjadi kandidat kuat calon lawan di pertandingan bertajuk FIFA Matchday, September 2022. 

PSM Makassar Diuntungkan di Piala AFC 2022

Salah satu klub peserta Liga 1 Indonesia 2022-2023, PSM Makassar mendapat keuntungan besar dengan kabar FIFA membekukan AIFF.

Bukan tanpa alasan, PSM Makassar saat ini menjadi salah satu wakil Indonesia di ajang Piala AFC 2022. Mereka telah mampu menembus final zona ASEAN dan dijadwalkan bersua Kuala Lumpur City FC pada 24 Agustus 2022.

Bila menang, pasukan Bernardo Tavares berhak mendapat tiket lolos ke semifinal interzona pada babak berikutnya.

Di semifinal interzona, wakil India bernama ATK Mohun Bagan bakal menjadi calon lawan Juku Eja. Namun dengan kabar pembekuan dari FIFA, ATK Mohun Bagan dipastikan didepak dari kompetisi di bawah naungan AFC.

Hal ini membuat PSM Makassar mendapatkan bye dan langsung melaju ke final interzona bila sukses mengalahkan Kuala Lumpur City FC.

Di final interzona Piala AFC 2022, PSM Makassar akan menghadapi salah satu di antara Eastern, Khujand, atau Sogdiana Jizzakh.

Timnas Indonesia Dapat Kerugian

Berbeda dengan PSM Makassar, Timnas Indonesia besutan Shin Tae-yong justru mendapat kerugian setelah India dibekukan oleh FIFA.

Pembekuan ini membuat AIFF dan Timnas India tidak akan bisa berpartisipasi di segala ajang sepak bola internasional di bawah naungan FIFA.

Padahal, Timnas Indonesia rencananya ingin memberikan undangan kepada India agar mau menjadi lawan tanding di duel bertajuk FIFA Matchday pada September 2022.

India dinilai menjadi lawan yang kemungkinan bisa dikalahkan oleh Witan Sulaeman dkk demi memperbaiki ranking FIFA.

Kemudian batalnya laga melawan India juga mempengaruhi persiapan Timnas Indonesia besutan Shin Tae-yong jelang menghadapi Piala Asia 2023.

"Ada tiga negara yang sudah jadi lawan tanding yaitu Curacao, rankingnya cukup bagus, kemudian berikutnya ada Hong Kong dan India," kata ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan beberapa waktu lalu.[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com