Olahraga

FIFA Buka Peluang Israel Jadi Tuan Rumah Piala Dunia

"Piala Dunia berikutnya setelah Qatar akan diselenggarakan oleh Kanada, Meksiko dan AS. Jadi mengapa tidak Israel?,” kata FIFA.


FIFA Buka Peluang Israel Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
Presiden FIFA, Gianni Infantino. (REUTERS/Yves Herman)

AKURAT.CO, Federasi sepak bola dunia atau FIFA dikabarkan membuka peluang bagi Israel untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia. Kabar itu diungkapkan langsung oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Presiden FIFA, Gianni Infantino melakukan kunjungan resmi pertama kalinya ke Israel. Kunjungan Infantino tersebut bertujuan untuk melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Israel, Naftali Bennett pada Selasa (12/10) malam waktu setempat.

Pertemuan itu juga dihadiri oleh mantan menteri keuangan Amerika Serikat (AS), Steven Mnuchin dan mantan duta besar AS untuk Israel, David Friedman, yang gala pertama lembaganya juga dihadiri oleh Infantino.

baca juga:

Dalam pertemuan mereka, Infantino membahas kemungkinan Israel menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2030 dengan beberapa tetangga Timur Tengah lain, salah satunya adalah Uni Emirat Arab (UEA).

Saat itu, Infantino ditanya tentang potensi dan kemungkinan Israel mengajukan tawaran untuk jadi tuan rumah saat Konferensi Pos Yerusalem Tahunan ke-10. Pria berusia 51 tahun itu pun menjawab bahwa hal tersebut bukanlah sesuatu yang mustahil.

Menurut Infantino, salah satu cara yang membuka jalan Israel jadi tuan rumah Piala Dunia adalah dengan normalisasi hubungan beberapa negara tetangga. 

Dijelaskan olehnya, normalisasi hubungan Israel dengan Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan dan Maroko, yang dikenal sebagai Kesepakatan Abraham dengan Amerika Serikat (AS) sebagai inisiator, dinilai bisa membantu Israel menggelar Piala Dunia.

"Kami telah berbicara banyak dalam beberapa bulan terakhir setelah UEA dan Israel menandatangani perjanjian normalisasi mereka. Jadi mungkin co-hosting adalah pilihan," kata Presiden FIFA, Gianni Infantino, dikutip dari The Jerusalem Post, Rabu (13/10).

"Piala Dunia berikutnya setelah Qatar akan diselenggarakan oleh Kanada, Meksiko dan Amerika Serikat - jelas tiga negara besar. Jadi mengapa tidak Israel?,” lanjutnya.

Menteri Olahraga dan Kebudayaan Israel, Chili Tropper yang turut hadir dalam pertemuan, menyambut baik pernyataan Infantino. Dia pun berharap ada ajang besar yang bisa digelar di negaranya.

"Keinginannya adalah membawa acara olahraga internasional besar ke Israel," kata Troper dikutip dari The Times of Israel.

Diketahui, Israel baru sekali tampil di Piala Dunia, yakni pada 1970. Ketika itu, mereka bermain mewakili konfederasi Asia atau AFC, sebelum terasingkan karena tak diakui berbagai konfederasi. Pada 1991, Israel akhirnya gabung UEFA.[]

Sumber: The Jerusalem Post & The Times of Israel