Entertainment

Fico Fachriza Ajukan Permohonan Rehabilitasi, Polisi Masih Tunggu Keputusan Tim Assessment

Fico Fachriza sudah mengkonsumsi narkoba tersebut sejak 2016 silam


Fico Fachriza Ajukan Permohonan Rehabilitasi, Polisi Masih Tunggu Keputusan Tim Assessment
Aktor dan Komika Fico Fachriza (kedua kiri belakang) dihadirkan saat rilis kasus penyalahgunaan narkotika di Gedung Reserse Narkoba, Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (14/1/2022). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Komedian Fico Fachriza sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkotika. Penetapan status tersangka itu diberikan karena terbukti mengkonsumsi narkotika jenis tembakau sintetis yang ikut diamankan pada saat penangkapannya.

Setelah beberapa hari ditahan, Fico Fachriza resmi mengajukan permohonan rehabilitasi. Bahkan penyidik Direktorat Reserse Narkoba (Diresnarkoba) Polda Metro Jaya telah menerima permohonan tersebut.

Pengajuan permohonan rehabilitasi yang dilakukan Fico Fahriza itu dibenarkan oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mukti Juharsa. Mengenai hal itu, Mukti Juharsa mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) yang telah melakukan assessment terhadap Fico.

baca juga:

"Saat ini kami masih menunggu keputusan Tim Asesmen Terpadu (TAT) dari BNN, apakah diterima atau tidak pengajuannya ini," ujar Kombes Pol Mukti Juharsa saat dihubungi awak media, Kamis (20/1).

Kekinian, Fico Fahriza telah dipindahkan sementara waktu ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur. Dikatakan Mukti, kasus ini akan terus berlanjut meskipun permohonan rehabilitasi terhadap Fico Fachriza nantinya dikabulkan.

Adapun terkait pemasok narkotika jenis tembakau sintetis kepada Fico, hingga saat ini masih dikejar oleh pihak kepolisian. Mukti Juharsa memastikan akan mengusut tuntas kasus penyalahgunaan narkotika tersebut.

"Belum ditangkap, ini masih kami dalami," tukas Mukti Juharsa.

Sebagai informasi, kpolisian Polda Metro Jaya komedian Fico Fachriza terkait kasus penyalahgunaan narkotika pada Kamis (13/1) malam. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan bahwa Fico diamankan di wilayah Pancoran Mas Depok.

Penangkapan terhadap sang komedian itu dilakukan setelah pihak kepolisian mendapatkan laporan dari masyarakat tentang adanya penyalahgunaan narkotika.

"Pengungkapan ini berawal dari laporan yang kita terima terkait dugaan penggunaan narkotika tembakau sintetis terhadap yang bersangkutan, laporan yang masuk di dalam subdit 3 berdasarkan informasi masyarakat," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan beberapa waktu lalu.

Dari penangkapan itu polisi menemukan narkotika jenis tembakau sintetis dalam kotak rokok yang disembunyikan oleh Fico Fachriza. Kepada polisi, Fico mengaku dirinya mendapat barang tersebut dengan cara membeli di sosial media.

"Ketika dilakukan penggeledehan, tim menemukan satu bungkus rokok dan ditemukan didalamya ada tembakau sintetis 1,45 gram," jelas Endra Zulpan.

Lebih lanjut Endra Zulpan menjelaskan bahwa Fico Fachriza sudah mengkonsumsi narkoba tersebut sejak 2016 silam. Hal itu diakui Fico ketika kasusnya didalami oleh penyidik Polda Metro Jaya.

"Dari keterangan yang bersangkutan bahwa saudra FF (Fico Fachriza) ini sudah lama mengonsumsi narkotika jenis tembakau sintetis ini sejak tahun 2016," ungkap Endra Zulpan

Dalam kasus itu, penyidik menetapkan Fiko telah melanggar pasal 112 ayat undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Adapun ancaman hukumannya yaitu penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun.[]