News

Ferdinand Komentari Sikap Susi Usai Sorot Program Revolusi Mental Presiden Jokowi

Ferdinand Hutahaean menilai sikap Susi Pudjiastuti berubah setelah tidak menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan Susi. 


Ferdinand Komentari Sikap Susi Usai Sorot Program Revolusi Mental Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-24 ASEAN-Jepang secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu, (27/10/2021). (AKURAT.CO/BPMI-Setpres)

AKURAT.CO, Mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menilai sikap Susi Pudjiastuti berubah setelah tidak menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan Susi. 

Penilaian itu disampaikan Ferdinand setelah Susi menyorot program revolusi mental di era Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

"Perubahan politik seseorang itu wajar sebagai bagian dari dinamisnya politik yang dipengaruhi oleh pandangan politik seseorang," kata Ferdinand dalam akun Twitternya @FerdinandHean3, Jumat (12/11/2021).

Meski demikian, menurut Ferdinand yang dilakoni  Susi bukanlah tentang dinamisnya politik. Namun nuansanya dilandasi rasa sakit hati setelah tak menjabat sebagai menteri.

"Tapi yang dilakoni oleh @sudipudjiastuti bukanlah tentang dinamisnya politik, tapi nuansanya dilandasi rasa sakit hati setelah tak menjabat. Itu sikap menjijikkan," ucapnya.

Seperti diketahui, tanggapan Susi Pudjiastuti mengenai revolusi mental Presiden Jokowi ini dituangkan lewat akun Twitternya. Ini berawal saat mantan wartawan Tempo Farid Gaban memposting gambar poster yang berisi tulisan mengenai revolusi mental Presiden Jokowi. 

"Kita ini kan selalu bicara mengenai fisik dan ekonomi . Padahal, kekurangan besar kita character building. Oleh sebab itu saya sebut Revolusi Mental {Joko Widodo)." tulisan yang tertera di dalam poster bergambar wajah Jokowi yang diunggah Farid Gaban. 

Dalam keterangan postingannya itu, Farid Gaban menulis "Dulu saya terpukau dengan kata-kata ini. Kupikir serius." cuit Farid Gaban dalam keterangan foto poster tersebut. 

Cuitan Farid Gaban mendapat komentar dari Susi Pudjiastuti.  "Me too pak," tulis Susi Pudjiastuti menanggapi cuita Farid Gaban.[]