Olahraga

Ferarri Konfirmasi Kecelakaan yang Menimpa Leclerc Bukan Karena Masalah Throttle

Binotto menyebut kecelakaan tersebut adalah murni kesalahan Leclerc.

Ferarri Konfirmasi Kecelakaan yang Menimpa Leclerc Bukan Karena Masalah Throttle
Bos tim Scuderia Ferrari, Mattia Binotto (kiri) saat berbicara dengan Charles Leclerc (Ferrari)

AKURAT.CO, Scuderia Ferrari telah mengkonfirmasi bahwa kecelakaan yang dialami Charles Leclerc di Grand Prix Prancis 2022 akhir pekan kemarin adalah murni karena kesalahan Leclerc, dan bukan disebabkan oleh masalah throttle (pedal gas).

"Pertama, tidak ada masalah dengan throttle itu sendiri, tidak ada hubungannya dengan (seri) Australia. Apa yang terjadi adalah kesalahan Charles yang mungkin memang bisa terjadi," kata bos tim Ferrari, Mattia Binotto dikutip laman f1i.com.

Leclerc sejatinya mampu memimpin balapan atas saingannya, Max Verstappen di Sirkuit Paul Ricard sejak start. Sayang, di lap 18, Leclerc melebar di tikungan panjang Le Beausset yang mengakibatkan mobilnya menabrak tembok pembatas.

Kecelakaan tersebut diikuti oleh teriakan kemarahan yang dilontarkan Leclerc dari radio tim, menyesali kesalahannya yang memberikan pukulan besar bagi peluangnya mendapatkan gelar juara musim ini.

Dia mengatakan di radio tim bahwa dirinya tidak bisa melepaskan gas, yang menunjukkan bahwa kecelakaannya mungkin disebabkan oleh pengulangan masalah pedal gas yang dialaminya saat tampil di Austria.

Ternyata pesan itu salah diartikan. Apa yang sebenarnya dikatakan Leclerc adalah dia tidak bisa menyalahkan pedal gas, dalam upayanya untuk membalikkan mobil keluar dari penghalang ban.

"Apa yang Anda dengan di radio (tim) adalah tentang ketika dia berada di gigi mundur dan mencoba keluar dari penghalang," kata Binotto menjelaskan apa yang dialami Leclerc sebenarnya.

"Ada strategi, tanpa membahas semua rinciannya, yang berarti dia menginjak pedal gas, tetapi tidak merasakan torsi yang cukup dari mesin. Tidak ada yang salah."

Binotto juga menyebut bahwa masalah throttle yang dialami Leclerc pada Grand Prix Austria yang membahayakan kemenangannya di lap penutup balapan sebenarnya telah diselesaikan.