News

Fenomena Kematian Massal 2.500 Anjing Laut Kaspia di Rusia, Penyebabnya Masih Misterius

Fenomena Kematian Massal 2.500 Anjing Laut Kaspia di Rusia, Penyebabnya Masih Misterius
Populasi anjing laut di Laut Kaspia telah menyusut drastis selama beberapa dekade akibat perburuan berlebihan dan polusi industri. (Kementerian Sumber Daya Alam dan Ekologi Dagestan via BBC)

AKURAT.CO Sekitar 2.500 anjing laut telah ditemukan mati di pantai Laut Kaspia, Rusia selatan. Menurut otoritas, tak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang menyebabkan kematian mereka.

Dilansir dari BBC, awalnya dilaporkan sekitar 700 anjing laut telah mati. Namun, penyelidikan lebih lanjut mengungkap jumlahnya ternyata jauh lebih tinggi. Penghitungan pun terus berlanjut.

Anjing laut Kaspia telah diklasifikasikan sebagai hewan terancam punah dalam daftar merah Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) sejak 2008.

baca juga:

Menurut Zaur Gapizov, kepala Pusat Perlindungan Lingkungan Kaspia, anjing laut tersebut diduga mati sekitar 2 pekan lalu. Namun, tak ada bukti yang menunjukkan hewan laut itu dibunuh atau ditangkap dengan jaring ikan.

Menurut unggahan Kementerian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Wilayah Dagestan di Telegram, sejumlah besar bangkai telah ditemukan di antara muara 2 sungai, Sulak dan Shurinka.

Tim ahli telah mengumpulkan sampel dari bangkai tersebut dan alasan kematiannya akan ditetapkan ketika hasil laboratorium keluar.

Populasi anjing laut di Laut Kaspia telah menyusut drastis selama beberapa dekade akibat perburuan berlebihan dan polusi industri. Pusat Perlindungan Lingkungan Kaspia menyebut jumlahnya sekarang hanya 70 ribu, turun dari 1 juta lebih sekitar 1 abad yang lalu.[]