News

Febri Diansyah Sebut Ferdy Sambo Menyesal Terlalu Emosional

Febri Diansyah Sebut Ferdy Sambo Menyesal Terlalu Emosional
Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi mengikuti rekonstruksi kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Yosua Hutabarat di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta, Selasa (30/8/2022). Proses rekonstruksi atau reka ulang pembunuhan terhadap Brigadir J yang melibatkan 5 orang tersangka ini dilakukan sebanyak 74 adegan. AKURAT.CO/Endra Prakoso (Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Febri Diansyah mengatakan kliennya sangat menyesali perbuatannya itu. Mantan Juru Bicara KPK itu mengungkapkan pada saat kejadian kliennya tengah emosional. 

"Bahkan ada satu bagian yang disampaikan Pak Ferdy Sambo saat itu, bahwa Pak Ferdy Sambo menyesali berada dalam kondisi yang sangat emosional saat itu," kata Febri, dalam jumpa pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/9/2022). 

Febri menyampaikan bahwa kliennya siap bertanggungjawab atas perbuatannya yang mengakibatkan terbunuhnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. 

baca juga:

"Pak Ferdy Sambo menyanggupi dan bahkan menegaskan bahwa ia mengakui sejumlah perbuatan yang dilakukan, dan siap mempertanggungjawabkan perbuatannya melalui proses hukum yang objektif dan berimbang," kata Febri.

Diketahui, dalam kasus ini, Polri telah menetapkan lima orang tersangka yaitu Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal, Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, dan Kuat Ma'ruf. 

Kelima tersangka itu dijerat Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana subsider Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan juncto Pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun. []