News

FBI Pastikan Selebgram Gabby Petito Dibunuh, Keberadaan Tunangannya Masih Misterius

Sebelum menghilang, Brian Laundrie menolak berbicara kepada penyidik dan menyewa pengacara.


FBI Pastikan Selebgram Gabby Petito Dibunuh, Keberadaan Tunangannya Masih Misterius
Gabby Petito dan Brian Laundrie. (Instagram/gabspetito)

AKURAT.CO, Mayat yang ditemukan di taman nasional Wyoming, Amerika Serikat (AS), dipastikan sebagai Gabby Petito, selebgram penjelajah yang hilang saat berpetualang dengan tunangannya. Pernyataan tersebut diumumkan FBI pada Selasa (21/9). Koroner setempat pun memutuskan penyebab kematiannya adalah pembunuhan.

Dilansir dari Reuters, tragedi ini menggegerkan AS setelah keluarga Pepito melaporkannya hilang pada 11 September. Sepuluh hari sebelumnya, tunangannya, Brian Laundrie, pulang ke rumah setelah petualangan lintasnegara bagian tanpa gadis 22 tahun tersebut.

"Koroner Wilayah teton, Dr. Brent Blue, mengonfirmasi jenazah tersebut adalah Gabrielle Venora Petito, lahir tanggal 19 Maret 1999. Koroner Blue menetapkan bahwa kematiannya akibat pembunuhan. Penyebabnya masih menunggu hasil autopsi akhir," tutur kantor FBI Denver.

Mayat Petito ditemukan pada Minggu (19/9) di daerah terpencil Hutan Nasional Bridger-Teton, Wyoming barat. Sekitar 300 meter dari sana, pasangan tersebut merekam mobil van putih yang diparkir di sepanjang jalan setapak, dekat Spread Creek pada 27 Agustus malam.

View this post on Instagram

A post shared by Gabby (@gabspetito)

"FBI dan mitra kami tetap berdedikasi untuk memastikan siapa pun yang bertanggung jawab atau terlibat dalam kematian Petito mempertanggungjawabkan tindakan mereka," ujar Agen Khusus FBI Denver, Michael Schneider.

Laundrie pulang ke North Port, Florida, sendirian dengan mobil van tersebut pada 1 September. Sepuluh hari kemudian, keluarga Petito melaporkan putri mereka hilang.

Di sisi lain, Laundrie terakhir terlihat pada 14 September. Sebelum menghilang, ia menolak berbicara kepada penyidik dan menyewa seorang pengacara.

Menurut kepolisian North Porth, keluarga Laundrie melaporkannya hilang selama 3 hari pada Jumat (17/9). Sebelum menghilang, ia memberi tahu ingin mendaki sendirian di area hutan belantara Carlron Reserve seluas 24 ribu hektar di dekatnya.

Polisi dan agen FBI pun melanjutkan pencarian di sana dengan helikopter dan kendaraan segala medan. Namun, upaya itu dihentikan karena hari mulai gelap dan akan dilanjutkan pada Rabu (22/9).

Petito dan Laundrie meninggalkan negara bagian asalnya di New York pada akhir Juni atau awal Juli. Mereka menuju barat dengan mobil vannya untuk menjelajahi taman nasional AS. Perjalanan mereka didokumentasikan melalui media sosial.

View this post on Instagram

A post shared by Gabby (@gabspetito)

Saksi melihat Petito terakhir kali pada 24 Agustus saat ia meninggalkan hotel Salt Lake City. Ia mengunggah foto terakhir petualangannya di media sosial pada hari berikutnya. Keluarga Petito pun yakin putrinya sedang menuju Taman Nasional Grand Teton ketika mereka terakhir kali mendengar kabar darinya.

Pada Senin (20/9), para penyidik menggeledah rumah keluarga Laundrie. Mereka terlihat menaikkan kotak kardus ke dalam van dan menarik Ford Mustang perak.

Dalam surat perintah penggeledahan, penyidik mencantumkan pesan teks pada 27 Agustus yang konon dikirim oleh Petito kepada ibunya, Nicole Schmidt. Dalam pesan teks itu, Petito mengaku mendapat telepon dan pesan suara berulang dari 'Stan', kakek Petito.

Namun, ibunya merasa pesan itu janggal karena putrinya tidak pernah memanggil kakeknya dengan nama depannya. Pesan teks yang kedua pun tampak mencurigakan.

View this post on Instagram

A post shared by Gabby (@gabspetito)

Pekan lalu, kepolisian Moab, Utah, merilis kamera tubuh 2 petugas yang bertemu Petito dan Laundrie pada 12 Agustus. Dalam video itu, Petito terisak-isak saat menceritakan bertengkar dengan Laundrie dan terkadang menjadi perkelahian fisik. Petugas polisi tak menahan pasangan itu. Namun, mereka menyarankan agar keduanya bermalam secara terpisah, Petito di dalam van, sedangkan Laundrie di sebuah hotel. []