Lifestyle

Fantasi Seksual Berdasarkan Kepribadianmu

Kepribadian dapat menunjukkan tentang fantasi seksualmu


Fantasi Seksual Berdasarkan Kepribadianmu
Ilustrasi - Fantasi seksual berdasarkan kepribadian (UNSPLASH/ We-Vibe Toys)

AKURAT.CO Fantasi seksual dianggap sebagai hal normal. Melansir Insider, mereka yang memiliki fantasi seksual mengalami lebih sedikit kecemasan, dan memiliki rasa harga diri yang lebih besar.

Bahkan bertindak berdasarkan fantasi bersama pasangan bahkan dapat membantu membumbui hubungan kalian, meski ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. 

Namun, apakah kamu tahu bahwa fantasi seksual kamu bisa terlihat dari kepribadian dirimu?

baca juga:

Ya, psikolog Justin J. Lehmiller, Ph.D. menyebutkan bahwa kepribadianmu sangat memengaruhi fantasi-fantasimu, termasuk tentang seks. 

Berikut AKURAT.CO uraikan fantasi seksual berdasarkan kepribadian kamu, menurut buku Tell Me What You Want: The Science of Sexual Desire and How It Can Help You Improve Your Sex Life  oleh Justin Lehmiller, Jumat (14/1/2022) : 

Insecure

Orang yang merasa insecure atau tidak aman, cenderung tidak berfantasi tentang seks berkelompok dan nonmonogami.

Pasalnya, dia menganggap skenario tersebut mengancam. Tidak aman, dalam pengertian ini, berarti kamu membutuhkan banyak kepastian bahwa pasangannya mencintainya, dan khawatir akan ditinggalkan.

Kamu cenderung berfantasi tentang perbudakan/disiplin, dominasi/penundukan, sadisme/masokisme (BDSM), kebaruan seksual, dan romansa.

Intinya, pusat perhatian harus pada dirimu untuk meminimalkan perasaan terancam.

Selain itu, kamu mungki merasa sulit untuk menikmati seks, kecuali jika merasa diinginkan dan divalidasi.

Oleh karena itu, kamu mungkin secara aktif memasukkan konten emosional yang menenangkan dalam fantasi sebagai cara untuk membantu rileks dan mendapatkan mood.

Detail dan terorganisir

Kamu yang cenderung berorientasi pada detail dan terorganisir cenderung mentransfer hal tersebut ke fantasi seksualmu.

Ketelitian mungkin memiliki kaitan dengan lebih banyak fantasi baru, terutama yang menampilkan kondisi dan pengaturan baru.

Selain itu, perhatian terhadap detail tampaknya mengarahkan kamu untuk membangun fantasi yang rumit dan terencana, termasuk lokasi.

Pada saat yang sama, kamu tampaknya lebih kecil kemungkinannya untuk berfantasi tentang BDSM, tindakan tabu.

Pasalnya, orang yang teliti dan teroganisis cenderung menyukai dan mengikuti aturan.

Ekstrovert

Ekstroversi terkait dengan lebih banyak fantasi tentang seks berkelompok, serta lebih banyak fantasi tentang nonmonogami konsensual dan perselingkuhan.

Ini sama sekali tidak mengejutkan, karena kamu cenderung percaya diri secara sosial cenderung tidak terlalu terintimidasi oleh pemikiran untuk bertemu dan merayu pasangan baru.

Ekstrover juga cenderung memiliki lebih banyak fantasi baru, yang dapat dilihat sebagai gejala lain dari kecenderungan untuk terlibat dengan dunia di sekitarnya.

Ekstrovert cenderung tidak memiliki fantasi seksual yang tabu. Karena ekstrovert biasanya tidak memiliki masalah dalam menjalin hubungan, fantasi seksual yang tabu menjadi kurang menarik.

Ekstrover memiliki lebih sedikit fantasi tentang keintiman dan lebih banyak fantasi tentang perasaan divalidasi.

Secara khusus, fantasi ekstrover lebih cenderung berpusat pada peningkatan ego daripada mengembangkan hubungan emosional yang dalam.