Entertainment

Fanny Febriana Ajak Netizen Jangan Baper di Medsos

Fanny Febriana Ajak Netizen Jangan Baper di Medsos
Aktris Fanny Fabriana saat dijumpai di Jakarta, Jumat (17/1/2020). Fanny Fabriana memutuskan berhijab pada Ramadan tahun 2019. Sebagai publik figur, hal itu tentu saja berpengaruh pada pekerjaannya. Namun, Fanny menegaskan, dirinya tak takut kehilangan pekerjaan akibat merubah penampilan. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Setiap orang bebas mengekspresikan diri di media sosial. Kebebasan yang kebablasan membuat mereka berpeluang melakukan hal-hal negatif, seperti hate speech, menyebarkan hoax, hingga FOMO (Fear of Missing Out) atau mengedepankan viral dibandingkan manfaat dalam membagikan sesuatu.

“Kalau sudah memutuskan untuk mencoba main media sosial, kita harus tahu, kuat mental, tidak boleh baperan, dan selalu berada di zona positif,” Kata Key Opinion Leader (KOL) dan Public Figure, Fanny Fabriana saat webinar Makin Cakap Digital 2022 belum lama ini.

Fanny melanjutkan bahwa ketika sering mendapat komentar di media sosial, seharusnya individu harus menginstropeksi diri atas apa saja yang sudah dilakukan dalam postingan.

baca juga:

Menurutnya kalau merasa tidak ada yang salah, tetap berpikir positif dan menganggap hal tersebut sebagai pelajaran saja.

Bagi Fanny, perbedaan pendapat itu memang ada dan hal itu suatu yang wajar. Menurutnya, setiap individu punya hak untuk menolak menanggapi komentar oranglain.

“Kalau ternyata komentar meresahkan, hapus saja. Sesimple itu. Kita harus tahu diri sendiri seperti apa selama bermedia sosial," jelasnya.

Fanny mengingatkan agar setiap orang jangan terjebak dalam komunikasi di media sosial.  Oleh sebab itu, Ia menyarankan agar individu menjadi lebih bijak dalam menanggapi suatu hal di media sosial.

Intinya, Fanny merasa tidak perlu marah pada komentar oranglain. Selain itu, Fanny menyarankan agar jangan mudah terpancing pada suatu topik perbincangan, yang sebetulnya itu adalah urusan oranglain.

"Media sosial tidak perlu dibawa ribet. Kita yang harus bisa bijak. Jangan biarkan media sosial yang mengatur kita,” jelas Fanny.[]