Tech

Family Pairing, Cara Baru Tiktok Memfilter Tontonan Anak

Family Pairing, Cara Baru Tiktok Memfilter Tontonan Anak
Logo TikTok (AKURAT.CO/Yusuf Tirtayasa)

AKURAT.CO Seiring pesatnya kemajuan teknologi, pola asuh orangtua terhadap anak tentu tak bisa dipukul rata menggunakan metode lama atau jadul. Dunia digital yang semakin canggih tentu menjadi tantangan bagi orang tua.

Seperti platform video kreatif, Tiktok, meskipun banyak yang mengunggah video menarik dan bermanfaat namun tak sedikit pula kreator yang meng-upload konten tak senonoh yang dapat terlihat oleh anak. Upaya mencegah hal tersebut, bertepatan dengan Hari Internet Aman Sedunia, TikTok bersama DQ Institute meluncurkan Toolkit Keamanan Keluarga TikTok.

Menurut hasil siaran pers yang diperoleh akurat.co, Toolkit berisi panduan dan tool bagi orangtua dalam memahami pengasuhan anak secara digital sebagai upaya menciptakan lingkungan siber aman dan ini sudah dapat diakses di Pusat Keamanan TikTok.

baca juga:

Bertemakan "Together for a Better Internet", TikTok turut menyerukan upaya bersama dalam menciptakan internet sebagai tempat yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna, terutama anak dan remaja.

Menurut Child Online Safety Index, 64% remaja Asia Tenggara pernah mengalami setidaknya satu risiko dunia maya, seperti perundungan maya, kontak berisiko, dan konten berisiko.

Berlandaskan hal tersebut, Yuhyun Park, pendiri DQ Institute mengatakan bahwa pentingnya memberdayakan orangtua melalui Toolkit Keamanan Keluarga. Melalui cara ini, pengasuhan digital yang sederhana dan praktis melalui tips-tips sangat mendukung aktivitas digital anak remaja lebih ramah dan bertanggungjawab.

Toolkit Keamanan Keluarga TikTok sendiri diketahui berisikan 10 tips tentang pengasuhan digital pada anak remaja yang mudah diterapkan oleh orang tua.

Selain itu, Toolkit ini juga memberikan panduan lengkap mengenai alat keamanan keluarga yang dapat digunakan oleh orangtua, termasuk cara penggunaan Pelibatan Keluarga (Family Pairing), fitur yang memungkinkan akun orangtua dan akun anak remaja terhubung sehingga aktivitas daring mereka dapat terkontrol dengan baik.

"Upaya dan komitmen kami dalam menciptakan lingkungan siber yang aman akan terus kami gaungkan demi kepentingan bersama. Perhatian kami kini berfokus pada pengembangan kebijakan, investasi teknologi, dan tim moderasi agar TikTok tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk seluruh penggunanya," kata Donny Eryastha, Head of Public Policy TikTok Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

Irma Fauzia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu