News

Faktanya, Heru Copot Marullah Sudah Direstui Jokowi

Faktanya, Heru Copot Marullah Sudah Direstui Jokowi
Mantan Sekda DKI Marullah Mattali (ISTIMEWA)

AKURAT.CO  Dari segi aturan yang ada, keputusan Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mencopot Marullah Mattali dari jabatan Sekda DKI telah memenuhi syarat. Baik itu mengacu UU 10/2015 tentang Pilkada maupun PP 49/2008 tentang kewenangan Pj Kepala Daerah.

"Artinya kalau dari normatif terkait dengan UU yang mengatur soal Pilkada, PP soal kewenangan Pj itu terpenuhi syaratanya," kata papar otonomi daerah, Johermansyah Djohan, Rabu (7/12/2022). 

Dia menjelaskan, Heru terbukti telah meminta izin kepada pejabat yang berwenang yakni, Kemendagri maupun presiden. Bahkan diamini Jokowi dengan terbitnya Keputusan Presiden. 

baca juga:

"Kecuali kalau dia tidak meminta izin, misalnya dicopot Sekda lalu nonjob diangkat Pj Sekda tapi terus nggak ditaruh di mana-mana. Kalau begitu itu memang menyalahi aturan. Sekarang kan dia pakai izin," kata Johermansyah.  

Izin dari Kemendagri dan Presiden ini menjadi syarat mendasar yang harus dipenuhi Pj gubernur. Sebab, lanjut Johermansyah, Pj gubernur bukanlah pejabat pilihan rakyat, melainkan ditunjuk pemerintah pusat melalui Mendagri. 

"Mendagri lapor ke presiden lalu presiden mengizinkan lalu rapat di tim penilai akhir (TPA) di kantor presiden. Jadi presiden merestui. Jadi restu dari presiden pencopotan ini. Merestui dan menyetujui dia terbitkan Keppres," ujarnya. 

Jadi, kata dia, keputusan Heru mencopot Marullah sudah melalui persetujuan Presiden Jokowi selaku ketua TPA. Dengan begitu, keputusan Heru mencopot Marullah telah memenuhi unsur syarat formal. 

"Jadi sudah disetujui dan direstui oleh Presiden selaku Ketua TPA juga sebagai pejabat pembina kepegawaian nasional," ujarnya pula.[]