News

Fakta Tes Antigen Bekas di Bandara Kualanamu, Beropeasi dari 2020 Hingga Raup Keuntungan Rp 1,8 M

Sejumlah fakta berhasil diungkap terkait penggunaan tes antigen palsu, alias bekas di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (27/4).


AKURAT.CO  Sejumlah fakta berhasil diungkap terkait penggunaan tes antigen palsu, alias bekas di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (27/4).

Polda Sumatera Utara merilis penangkapan 5 tersangka berikut dengan peran dan modus yang dilakukan. 

1. 5 Pegawai kimia farma medan jadi tersangka

“Hasil penyidikan ini Polda Sumut menetapkan 5 orang tersangka tindak pidana di bidang kesehatan. PC, DP, SP, MR, DAN RN.”ungkap Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra, dalam rilisnya Kamis (29/04/2021). 

2. PT Kimia Farma tbk memecat oknum petugas

"Kimia Farma memecat para oknum petugas setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara dalam kasus penggunaan kembali Alat Rapid Test Antigen di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara," ujar PT Kimia Farma dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/4/2021).

3. Raup Keuntungan Rp 1,8 M dari Tes Antigen Bekas Polisi memperkirakan eks manajer Kimia Farma cs ditaksir meraup keuntungan mencapai Rp 1,8 miliar sejak 2020.

"Kita masih menghitung ini. Yang jelas kurang-lebih yang kita hitung kalau dari Desember 2020 kurang-lebih sementara perkiraan kita Rp 1,8 miliar sudah masuk kepada yang bersangkutan," kata Kapolda Sumut Irjen Panca Putra kepada wartawan, Jumat (30/4/2021).

4. Para tersangka terancam 10 tahun penjara.  Kelima tersangka dijerat Pasal 98 ayat (3) Jo pasal 196 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

Video Editor: Taufik Hidayatulloh

Tri Affandi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu